Jalan-Jalan Ke Macquarie University

38
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Semester pertama kebanyakan universitas sudah berlalu dan semester kedua telah tiba. Namun, kampus yang biasanya dipenuhi mahasiswa itu kini terlihat sepi. Beberapa kelas masih diadakan secara temu muka, tetapi kebanyakan kini pindah daring (online). Tapi, bukan berarti aktivitas berhenti selama pandemi ini, lho. Ternyata, sudah ada beberapa perubahan, termasuk dibukanya gedung baru yang bagus. Jadi, aku mau ajak kalian keliling kampusku tercinta, kali ini sebagai alumni dari Macquarie University.

Kampus utama Macquarie University terletak sekitar 16 kilometer dari CBD dan termasuk di suburb Macquarie Park. Lahan universitas ketiga di Sydney ini sebelumnya merupakan perkebunan buah peach, taman, dan peternakan. Dirancang oleh seorang arsitek bernama Walter Abraham, lahan ini diubah menjadi kampus yang tetap menjaga keasriannya. Meski seraya berjalannya waktu dengan dibangunnya gedung-gedung baru berkurang pula kehijauannya.

Looks Can Be… Menipu!
Jangan tertipu dengan kumpulan gedung pertama yang kalian lihat, kampus ini sebenarnya luas sekali. Dari ujung ke ujung mungkin bisa hampir setengah jam jalan kaki… kurang lebih. Di lahan seluas 126 hektar ini ada juga Maqcuarie University Hospital, Sports and Aquatic Centre, Macquarie Incubator, residential college, tempat penitipan anak, beberapa museum kecil, dan bahkan sebuah tempat mengamati bintang. Macquarie University menjadi universitas pertama di Australia yang memiliki dan mengoperasikan sebuah fasilitas medis pribadi di tahun 2010. Selain itu, gedung yang cukup baru dengan arsitektur menarik adalah Macquarie University Incubator, yang merupakan co-working research space untuk mengembangkan ide-ide yang bisa dikomersialkan.

Nah, sekarang aku mau berbagi beberapa spot kesukaanku di kampus ini. Pertama adalah gedung E7B atau 12 Wally’s Walk, di mana terdapat beberapa spot belajar yang cukup sepi dan di lantai paling atasnya ada teras yang menghadap ke lahan perpohonan dan danau Macquarie University. Lalu, aku juga suka gedung MUSE, gedung yang ditujukan untuk menjadi tempat belajar bagi mahasiswa. Meski seringkali berisik, tapi rasanya cukup nyaman. Untuk yang perlu ketenangan, Macquarie University Library juga menyediakan tempat belajar yang lebih tenang beserta ribuan buku dan study help yang bisa diakses para siswa.

Yuk, ke Wallys Walk
Selanjutnya bukan ruangan, tapi merupakan jalan Wallys Walk. Jalan yang disebut sebagai “tulang punggung” Macquarie ini menjalur melintasi kampus. Di musim semi, pohon-pohonnya begitu hijau dan rimbun memberikan keteduhan bagi para pejalan kaki. Di musim gugur, daun-daun yang merah berguguran dan menyajikan karpet indah bagi para pelajar. Ah, indahnya… Kemudian adalah gedung Y3A atau Faculty of Arts yang terletak di samping Incubator. Gedung ini letaknya jauh dari gedung-gedung lain, tapi ruangan-ruangannya menarik. Ada studio tari, Macbook lab, dan kafe yang enak. Kalau sedang ujian dan ruang-ruang belajar penuh, biasanya masih ada ruang di gedung ini. Mungkin karena letaknya jauh kali, ya… bikin orang mager ke sana!

Yummy Spots
Di kampus ini tentunya ada berbagai kafe dan tempat makan. Kantin utama letaknya di seberang perpustakaan, Campus Common. Katanya, sih, tempat ini sementara saja sambil menunggu gedung lain dibangun. Tapi, kalau dilihat, keren juga, sih, tempatnya. Dengan kontainer-kontainer, fairy lights, dan pohon-pohon yang ada, tempatnya jadi terasa urban banget. Di sini, aku paling suka crab claw di konter sushi, lalu Uncle Lee Chinese food yang jadi kesukaan banyak mahasiswa Indonesia. Selain itu, kafe yang di gedung Faculty of Arts tadi juga enak dan ada juga Piccolo Kafe di Australian Hearing Hub yang menyediakan makanan yang cukup enak dan minuman-minuman menarik seperti Nutella Bomb!

Terakhir, mari kita mengunjungi gedung terbaru di kampus ini, yaitu di 25 Wallys Walk. Gedung baru ini terlihat modern. Secara desain serupa dengan gedung-gedung yang baru di renovasi. Di sini, terletak Australian History Museum, yang akan dibuka kembali pertengahan tahun ini. Menariknya, gedung ini memiliki bagian-bagian yang terasa seperti outdoor tapi beratap. Jadi, bisa tetap diduduki di kala hujan. Lalu, di lantai paling atasnya ada taman kecil dengan kursi-kursi dan meja. Gedung ini kebanyakan dimanfaatkan untuk staf dan ada beberapa area yang khusus untuk staf. Tapi, aku menyelinap sedikit dan melihat dapur dan beberapa spot ‘belajar’ yang terlihat nyaman.

Terima kasih telah membaca dan mengikuti perjalanan All Things Local ke Macquarie University! Jika kalian ingin melihat video campus tur MQ Univeristy, boleh juga melihat video yang aku buat akhir tahun lalu di hari terakhirku (kelas terakhir bachelor huhuhu): https://youtu.be/ogg1t51l4Ik atau search saja isneezetoo di youtube. [IM]

Please follow and like us:
error