5 Makanan Tinggi Lemak Yang Bermanfaat Berjuta

333
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Banyak orang menganggap lemak makanan harus dihindari karena diklaim jadi penyebab utama penyakit jantung. Pun demikian, para peneliti menemukan bahwa lemak sebenarnya dapat memberikan sejumlah manfaat. Namun, perlu dicatat bahwa American Heart Association merekomendasikan agar lemak jenuh dibatasi kurang dari 10% dari total asupan kalori.

Meskipun beberapa lemak jenuh–seperti yang ditemukan dalam produk susu–mungkin tidak memiliki efek negatif yang sama seperti lemak jenuh yang ditemukan dalam daging merah, tapi makanan berlemak mungkin menawarkan manfaat dibandingkan makanan rendah lemak atau bebas lemak. Makanan itu biasanya lebih sedikit diproses serta lebih rendah gula dan karbohidrat.

Tanpa panjang lebar, berikut lima makanan tinggi lemak yang sangat bergizi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

1. Alpukat

Meskipun sebagian besar buah-buahan mengandung karbohidrat, alpukat punya banyak lemak. Faktanya, alpukat mengandung sekitar 80% lemak berdasarkan kalori, menjadikannya lebih tinggi lemak dibandingkan kebanyakan makanan hewani. Alpukat juga merupakan salah satu sumber potasium terbaik dalam makanan, menyediakan 15% dari Nilai Harian (daily value/DV) per porsi 5 ons (150 gram).

Selain itu, alpukat mengandung senyawa antioksidan. Mengutip Healthline, sebuah penelitian yang melibatkan 45 pria dan wanita menemukan bahwa mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari selama lima minggu memiliki efek menguntungkan pada kolesterol partisipan. Buah unik ini juga merupakan sumber serat yang baik, di mana menawarkan banyak manfaat bagi pencernaan, kesehatan jantung, dan pengelolaan berat badan.

2. Keju

Keju ternyata bergizi tinggi, meskipun reputasinya buruk. Makanan ini mengandung sumber kalsium, vitamin B12, fosfor, selenium, dan nutrisi lainnya. Keju juga kaya protein, dengan satu ons (28 gram) keju mengandung 6 gram protein, hampir sama dengan segelas susu. Keju, seperti produk susu tinggi lemak lainnya, juga tampaknya tidak meningkatkan risiko penyakit jantung dibandingkan dengan produk susu rendah lemak–seperti yang diperkirakan sebelumnya.

3. Cokelat Hitam

Cokelat hitam atau dark chocolate adalah makanan bergizi yang disamarkan sebagai suguhan lezat. Ini sangat tinggi lemak, menyumbang sekitar 65% kalori. Penting untuk memilih cokelat hitam dengan setidaknya 70% kakao, karena varietas lain memiliki tambahan gula yang lebih tinggi dan lebih rendah nutrisi.

Selain itu, coklat hitam mengandung serat dan beberapa nutrisi penting, termasuk zat besi dan magnesium, yang mungkin sulit dipenuhi oleh sebagian orang. Kudapan ini juga mengandung antioksidan seperti resveratrol, antioksidan yang sama yang memberi manfaat kesehatan pada anggur merah dan epicatechin, yang mungkin memiliki sifat anti-penuaan dan meningkatkan kinerja tubuh.

4. Telur Utuh

Telur utuh dulunya dianggap tidak sehat karena bagian kuningnya dinilai tinggi kolesterol dan lemak. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa kolesterol dalam telur tidak berdampak negatif terhadap kolesterol dalam darah, setidaknya tidak pada sebagian besar orang. Selain itu, telur padat nutrisi, mengandung beragam vitamin dan juga mineral. Salah satu contohnya adalah kolin, nutrisi yang penting untuk kesehatan otak dan saraf.

Satu butir telur utuh (50 gram) menyediakan 27% DV kolin. Telur juga merupakan makanan yang ramah bagi kamu yang tengah menjalani program penurunan berat badan. Telur tinggi protein, yang dapat membantu kamu tetap kenyang di antara waktu makan dan mengurangi kelebihan kalori.
Untuk diketahui, telur bisa menjadi tambahan yang sehat untuk diet apa pun.

5. Ikan Berlemak

Ikan berlemak secara luas dianggap sebagai salah satu sumber protein hewani paling bergizi yang tersedia. Ini termasuk ikan seperti salmon, trout, ikan teri, mackerel, sarden, dan herring. Ikan ini kaya akan asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung, protein berkualitas tinggi, serta berbagai vitamin dan mineral.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan berlemak secara teratur dapat meningkatkan fungsi kognitif, membantu mengatur kadar gula darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung. 

Jika kamu tidak bisa (atau tidak) makan ikan, mengonsumsi suplemen minyak ikan mungkin bermanfaat. Minyak hati ikan cod adalah yang terbaik, di mana mengandung semua omega-3 yang kamu butuhkan dan banyak vitamin D. [IM]

Previous articleCheap Eats In Chatswood
Next articlePelantikan Pimpinan Ranting Istimewa Aisyiyah NSW