10 Gejala Awal Demensia

112
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Secara umum, demensia merupakan suatu kondisi yang dapat mengganggu kemampuan seseorang dalam mengingat, memproses informasi, dan berbicara. Indikator awalnya bisa mencakup masalah ingatan jangka pendek dan pencarian kata. Meskipun gejala demensia dapat bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasarinya, beberapa gejala utama merupakan indikator awal umum dari kondisi ini.

Masalah pada ingatan bukan berarti kamu mengidap demensia. Namun, jika gejalanya sudah mengganggu kehidupan sehari-hari, kamu harus segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis tepat. Demensia dapat menyebabkan gangguan yang memengaruhi memori, kemampuan penalaran, dan pemecahan masalah, kemampuan bahasa, komunikasi, serta fokus. 

Bergantung pada penyebabnya, jika dokter mendiagnosis demensia sejak dini, pengobatan dapat membantu memperlambat penurunan kognitif. Nah, berikut 10 gejala awal demensia yang paling umum.

1. Perubahan memori jangka pendek
Memiliki masalah dengan ingatan bisa menjadi gejala awal demensia. Perubahannya seringkali tidak kentara dan cenderung melibatkan memori jangka pendek. Pasien demensia mungkin dapat mengingat peristiwa yang terjadi bertahun-tahun lalu, tetapi tidak dapat mengingat apa yang mereka makan saat sarapan.

Mengutip Healthline, seseorang dengan demensia mungkin mengalami perubahan lain dalam ingatan jangka pendeknya, seperti:

• Lupa tempat mereka meletakkan barang
• Kesulitan mengingat mengapa mereka memasuki ruangan tertentu
• Lupa apa yang seharusnya mereka lakukan pada hari tertentu
• Kesulitan menyelesaikan tugas, seperti lupa mematikan oven setelah memasak

2. Sulit menemukan kata yang tepat saat berkomunikasi
Gejala awal demensia lainnya adalah kesulitan mengkomunikasikan pikiran. Mereka mungkin sukar menjelaskan sesuatu atau menemukan kata-kata yang tepat untuk mengekspresikan diri. Umumnya, mereka berhenti di tengah kalimat dan tidak tahu bagaimana melanjutkannya. Berbicara dengan pasien demensia adalah sebuah tantangan, mungkin diperlukan waktu lebih lama bagi mereka untuk mengungkapkan pikiran atau perasaannya.

3. Perubahan suasana hati
Perubahan suasana hati juga umum terjadi pada demensia. Jika mengidap demensia, kamu mungkin tidak menyadari kondisi ini. Depresi, misalnya, sering terjadi pada tahap awal demensia. Seseorang dengan demensia mungkin juga tampak lebih takut atau cemas dibandingkan sebelumnya. Mereka mungkin mudah marah jika rutinitas sehari-hari berubah, atau jika mereka berada dalam situasi yang tidak biasa. Seiring dengan perubahan suasana hati, kepribadian kamu mungkin juga akan berubah.

4. Apatis
Apatis adalah gejala umum pada demensia dini. Mereka mungkin kehilangan minat pada hobi atau aktivitas yang dulu mereka sukai. Mereka mungkin juga tidak ingin keluar rumah atau bersenang-senang lagi. Pasien demensia kerap kali kehilangan minat untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga. Secara emosional juga tampak datar.  

5. Kesulitan menyelesaikan tugas
Pergeseran dalam kemampuan menyelesaikan tugas sehari-hari adalah kemungkinan indikator awal demensia. Hal ini biasanya dimulai dengan kesulitan melakukan tugas yang lebih kompleks, seperti melacak tagihan dan keuangan. Selain menyelesaikan tugas-tugas yang sudah biasa, pasien demensia mungkin merasa sulit mempelajari hal-hal baru atau mengikuti rutinitas baru.

6. Merasa bingung
Seseorang dengan demensia tahap awal mungkin sering mengalami kebingungan, sulit mengingat wajah, mengetahui hari atau bulan, serta tak menyadari di mana mereka berada. Kebingungan dapat terjadi karena sejumlah alasan dan berlaku untuk berbagai situasi. Misalnya, mereka mungkin salah meletakkan kunci mobil, lupa apa yang akan terjadi selanjutnya, atau kesulitan mengingat seseorang yang baru saja mereka temui.

7. Kesulitan mengikuti alur cerita
Kesulitan mengikuti alur cerita adalah gejala awal klasik demensia. Mereka sering kali lupa arti kata yang didengarnya atau sulit mengikuti percakapan atau acara TV yang sedang ditonton.

8. Gagal dalam menentukan arah
Indera seseorang terhadap arah dan orientasi spasial dapat mulai memburuk seiring dengan timbulnya demensia. Mereka mungkin mengalami kesulitan mengenali landmark dan lupa bagaimana menuju ke tempat-tempat yang dulunya mereka kenal. Mungkin juga menjadi lebih sulit untuk mengikuti serangkaian petunjuk dan langkah demi langkah.

9. Pengulangan
Orang dengan demensia mungkin selalu mengulangi tugas sehari-hari, seperti bercukur atau mandi, dan mungkin mengumpulkan barang secara obsesif. Mereka juga sering mengulangi pertanyaan yang sama dalam percakapan atau menceritakan kisah serupa lebih dari satu kali.

10. Kesulitan beradaptasi
Bagi seseorang yang mengidap demensia tahap awal, kondisi ini dapat menimbulkan rasa takut.
Tiba-tiba, mereka tidak dapat mengingat orang yang mereka kenal atau mengikuti apa yang dikatakan orang lain. Mereka bahkan tidak dapat mengingat alasan mereka pergi ke toko dan mungkin tersesat dalam perjalanan pulang. Kesulitan beradaptasi terhadap perubahan juga merupakan gejala khas demensia dini. [IM]

Previous articleDessert Hunting In Sydney CBD
Next articleMakanan Sehat = Umur Panjang?