Penyebab Emfisema Yang Dapat Merusak Paru-Paru

17
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Belakangan ini terdengar istilah efisema sebagai penyakit yang perlu diwaspadai.
Penderita penyakit ini akan mengalami sesak napas. Apabila dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, penderita sangat mungkin mengidap bronkitis yang telah kronis. Bronkitis kronis merupakan peradangan yang terjadi pada saluran udara menuju paru-paru. Tak heran penderita akan batuk terus-menerus.

Bronkitis kronis dan emfisema merupakan suatu kondisi yang dapat menimbulkan paru obstruktif kronik (PPOK). Pada emfisema, kondisi kantong udara yang ada di paru-paru telah rusak. Emfisema terjadi apabila kerusakan kecil yang terjadi pada lapisan kantong udara di paru-paru tidak segera diperbaiki.

Dengan panjangnya perjalanan, kerusakan paru-paru tersebut akan semakin parah. Sehingga kerusakan semakin meluas hingga terjadi antar kantong udara. Dampaknya, udara terjebak di dalam kantong jaringan yang telah rusak. Udara tidak bisa lagi mengalir dengan lancar. Tes pengukuran kinerja paru-paru biasanya dilakukan pada penderita emfisema.

Penyebab emfisema bisa terjadi karena tubuh kekurangan protein alpha-1 antitrypsin (AAT), diperparah dengan pola hidup dan kondisi lingkungan yang kurang sehat.
Merokok menjadi penyebab utama dari penyakit emfisema. Baik perokok aktif maupun pasif memiliki kemungkinan terkena emfisema. Hanya saja kemungkinan lebih besar
akan diidap oleh perokok aktif.

Terpapar polusi udara dalam jangka waktu lama juga dapat menimbulkan penyakit yang serius ini. Penyakit ini memang belum ada obatnya, tapi bisa dicegah dengan berhenti merokok dan menggunakan masker saat berada di lingkungan yang kurang sehat. [IM]

Please follow and like us:
error