Long Beach

220
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Beautiful Beaches, Relaxing Views, And Some Surprise Discoveries

Bulan lalu, aku menulis tentang liburan aku ke Thredbo bersama keluargaku. Setelah Thredbo, kami memutuskan untuk pulang ke Sydney melewati South Coast, dan berhenti di Long Beach untuk lanjut berlibur di sana selama beberapa hari. Beda banget, ya, dari Snowy Mountains ke pantai! Hehehe. Namun, nggak kalah serunya, sih, apalagi ketika menemukan banyak hal-hal menarik di kota-kota sekitarnya! 

What is it like?

Long Beach adalah sebuah coastal town di pinggir pantai yang amat sangat indah. Kami tinggal di AirBnb, sebuah townhouse dengan tiga kamar dan dua tingkat. Pada siang hari, kami bisa melihat pantai dari floor-to-ceiling windows di lantai kedua. Rumahnya sendiri hanya 5 menit jalan kaki dari pantai.

Pantai di Long Beach sangat luas! Pasirnya putih lembut, airnya jernih biru. Dan, belum lagi ada driftwood dan sisa kapal tua yang menepi di pantai. Menarik banget, apalagi karena nggak ada penjelasan juga, jadi kami hanya bisa heran dan membayangkan apa yang telah terjadi.

Karena persinggahan ini menjadi tahap kedua dari liburan yang sama dengan Thredbo, sejujurnya,
aku nggak menyangka bakal jalan-jalan di pantai, apalagi karena masih di tengah-tengah musim dingin. Tetapi, di sekitar pantai, akibat teriknya matahari dan pasir yang menyerap kehangatan dari matahari, di sekitar pantai malah lumayan panas. Aku jadi nggak tahan pengen main di air, sampai ujung jeans aku basah kuyup haha…

Aku dan kedua sepupuku juga asyik memungut kerang yang sangat indah. Dari warna ungu sampai hijau, semuanya menarik perhatian! Saking serunya, kami memungut lumayan banyak, dan akhirnya memutuskan untuk mengembalikan beberapa yang kami nggak mau bawa pulang. Aku berpikir, mungkin kalau kebanyakan, aku bisa membuat sebuah karya seni dan menjualnya.

Namun, aku menemukan sesuatu hal yang menarik! Di Australia, kalau nggak punya licence,
kita nggak boleh menjual apa pun yang ditemukan di pantai! Dan lebih dari itu, juga tidak diperbolehkan untuk mengambil kerang secara berlebihan – dan di beberapa pantai tertentu,
ada beberapa tipe kerang yang tidak boleh diambil sama sekali!

Ternyata, alasannya adalah untuk melindungi ekosistem pantai-pantai itu, karena ada beberapa kerang-kerang yang sangat diperlukan untuk memelihara ekosistem yang sehat akibat mineral yang ada di dalamnya atau karena ada tipe-tipe kepiting pertapa yang memerlukannya untuk dijadikan sebuah rumah. Menarik, ya! Tetapi, juga jadi hati-hati, ya, lain kali ingin mengoleksi kerang dari pantai-pantai Australia! 

Di antara perumahan dan pantai terdapat banyak walking trail yang bisa dijelajahi. Ketika menjajal salah satu walking trail di sana, tiba-tiba aku seperti masuk ke sebuah dunia fantasi, di mana kanopi pohon-pohon melengkung di atas kepala dan terkadang bahkan perlu menunduk biar nggak menabrak cabang-cabang pohon. 

Di sekitarnya juga ada banyak tanaman lainnya yang kami belum pernah lihat, bunga-bunga warna-warni dan daun-daun yang unik. Kami juga melihat aneka burung yang lucu dan bahkan kadang terlihat agak prasejarah… Dan, itu aja belum sampai masuk ke hutan benaran yang melingkari area kami. 

Kami juga melihat banyak kangguru yang suka keluar pada malam hari! Mereka sering makan rumput di sekitar perumahan, dan pada pagi hari, ketika kami jalan-jalan di belakang rumah, harus hati-hati untuk tidak terinjak droppings mereka. Tanteku senang sekali bisa melihat kangguru kecil begitu dekat, dan kami menjadi heran – apakah mereka tidak punya makanan yang cukup di hutan sekitar rumah? Nggak tahu juga, deh… 

Batemans Bay

Walaupun pemandangan sangat indah di sekitar Long Beach, ternyata nggak banyak restoran di sekitarnya. Jadi, pada hari pertama di sana, kami memutuskan untuk nyetir ke Batemans Bay untuk mencari makan. Kami mencoba sebuah restoran di samping wharf, dan makanannya enak juga! Aku mencoba pasta seafood, dan yang lain mencoba aneka burger dan steak yang ternyata sesuai selera juga. Lalu, kami jalan-jalan sekitar restoran. Sekali lagi, pemandangannya luar biasa indah. Meski demikian kotanya lumayan kecil, dan bukanlah sebuah kota untuk turis, jadi kami tidak menemukan toko-toko yang menarik.

Narooma: Australia Rock & Seal Point

Jujur, aku lebih suka Narooma, walaupun jaraknya lebih jauh dan harus nyetir sekitar 1 jam. Awalnya, kami hanya ke sana karena keluargaku ingin melihat sunday markets yang ada. Aku pikir, sayang banget kalau nyetir jauh-jauh hanya untuk melihat pasar mingguan–dan ternyata nggak seseru pasar-pasar mingguan yang ada di Sydney. Jadi, aku cari-cari di Google  hal-hal yang menarik di Narooma. Ternyata ada!

Salah satunya adalah Australia Rock, sebuah lubang di bebatuan besar yang berbentuk seperti negara Australia! Definitely a photo spot! Pertama, aku hanya berpose di depannya, karena lubangnya sendiri sekitar 3-4 meter di atas permukaan, dan sepertinya untuk memanjat dari belakang harus melewati pasir basah dan genangan laut yang dangkal. Aku hanya pakai sneakers jadi nggak mau berbasah-basahan.

Setelah memberi turis-turis lain giliran mereka untuk berfoto, aku melihat bahwa ada pasangan muda yang berhasil memanjat dari belakang – dan yang perempuan pun mengenakan dress, tetapi sukses mendaki batuan besar itu. Namanya suka foto, aku jadi pengen coba juga. Jadilah aku mencoba mengikuti rute mereka, dan tentu aja, walaupun agak curam, ada banyak celah-celah untuk pegangan! Seru banget akhirnya bisa foto di dalam lubang yang berbentuk Australia!

Even better than that, highlight di Narooma bagiku adalah Seal Point! Di sini, banyak anjing laut berjemur di batu-batu di bawah kami, dan sesekali mereka terjun ke air dan bermain-main bersama. I’m a huge animal-lover so this was the best part of the trip!

Rasanya bisa seharian mengamati mereka dan nggak membosankan! Jumlah mereka pun banyak banget, ada yang besar, ada yang lebih kecil. Walaupun mereka sering tiduran bersama, kadang mereka bisa agak teritorial juga. Seorang anak kecil yang berani dan penasaran mulai memanjat turun untuk mendekati para anjing laut, sampai salah satu dari mereka menggonggongi anak itu!

Ternyata di sebuah pulau dekat Seal Point ada yang namanya Montague Island, yang di musim yang lebih hangat, kita bisa menyelam dengan anjing laut! Montague Island juga merupakan tempat anjing laut mencari pasangan dan membesarkan anak-anak mereka. Saat breeding season, bisa sampai sejuta anjing laut di sekitar area ini! Wah, aku harus kembali untuk melihatnya!

Overall, kalau ingin berlibur ke sebuah tempat yang sepi dan tenang, tetapi juga cukup dekat dengan hal-hal yang menarik dan nggak keberatan untuk nyetir selama 4 jam dari Sydney, Long Beach adalah tempat yang cocok! Apalagi kalau dikunjungi pada musim semi atau musim panas! Wah, lebih indah lagi dan bisa menikmati lebih banyak lagi! [IM]

Previous articleBeberes Tanpa Kewalahan
Next articleBebas Kerja Atau Kebebasan Dari Kerja?