Cara Mengenali Gejala Serangan Jantung

196
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Cara Mengenali Gejala Serangan Jantung
Mungkin kebanyakan dari kita menyadari bahwa nyeri dada adalah salah satu dari banyak kemungkinan gejala serangan jantung. Mengetahui gejala-gejala lain dan apa yang harus dilakukan jika gejala tersebut muncul dapat menyelamatkan nyawa diri sendiri atau orang yang kita cintai.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat atau berkurang secara signifikan. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan jantung. Maka dari itu, menanggapi gejala serangan jantung dengan cepat sangat penting untuk meminimalkan komplikasi dan masalah jantung jangka panjang.

Semakin kamu sadar akan beberapa gejala umum dan bahkan beberapa gejala serangan jantung yang kurang umum, akan kian baik pula dalam mendapatkan pengobatan untuk diri sendiri atau orang lain yang mungkin mengalami serangan jantung serius. Untuk lebih jelasnya, berikut cara mengenali gejala serangan jantung dengan lebih mendalam.

Tanda dan Gejala Umum
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (The Centers for Disease Control and Prevention/CDC) melaporkan bahwa nyeri dada atau ketidaknyamanan muncul pada sebagian besar serangan jantung, tetapi beberapa gejala lain mungkin juga muncul. Perlu dicatat bahwa gejala serangan jantung cenderung tidak khas atau berbeda pada populasi tertentu termasuk wanita, orang lanjut usia,
dan pasien diabetes melitus.

Jika kamu termasuk salah satu dari kelompok ini, diskusikan dengan dokter tentang gejala yang mungkin unik pada diri kamu. Meskipun nyeri atau ketidaknyamanan dada sering terjadi, sifat ketidaknyamanan ini bervariasi. Hal ini mungkin dialami sebagai sensasi tertekan, diremas, atau sebagai rasa sakit yang menusuk (seringkali di sisi kiri dada). Nyeri dada akibat serangan jantung
bisa menjadi semakin buruk, atau mungkin datang dan pergi.

Di bawah ini adalah indikasi umum lainnya dari serangan jantung:
• Keringat dingin
• Sakit kepala ringan, lemah, atau pingsan
• Sesak napas, terkadang mendahului nyeri dada atau terjadi bersamaan dengan nyeri dada
• Nyeri tubuh bagian atas, termasuk nyeri yang menjalar ke leher hingga rahang serta nyeri
di punggung, bahu, dan lengan

Meskipun nyeri lengan kiri lebih sering dikaitkan dengan gejala serangan jantung, kamu bisa merasakan nyeri hanya di lengan kanan atau di kedua lengan. Demikian pula, kamu mungkin merasakan nyeri di salah satu atau kedua bahu saat serangan jantung. Beberapa orang juga melaporkan bahwa mereka memiliki firasat samar akan malapetaka yang akan datang sebelum
gejala serangan jantung lainnya muncul atau ketika gejala mulai berkembang.

Pada Wanita
Wanita dengan penyakit jantung mungkin mengalami gejala serangan jantung yang khas, seperti nyeri dada, meskipun dalam banyak kasus, gejalanya kurang terlihat. Mengutip Healthline, wanita sering kali memiliki gejala yang lebih halus yang mungkin tidak selalu menandakan serangan jantung. Demikian menurut American Heart Association. 

Beberapa gejala tersebut antara lain:
• Mual dan muntah
• Jantung berdebar
• Sesak napas
• Nyeri punggung atas atau rahang

Pada Orang Dewasa yang Lebih Tua
Sentakan nyeri dada yang tiba-tiba mungkin merupakan tanda pasti bahwa serangan jantung sedang terjadi. Namun bagi banyak orang lanjut usia, gejala lain mungkin lebih membingungkan. Misalnya, orang lanjut usia yang kehabisan napas saat menaiki tangga atau melakukan pekerjaan berat mungkin menganggap gejala seperti sesak napas sebagai keluhan terkait usia, bukan sebagai gejala serangan jantung. Jika kamu atau orangtua kamu sedang beristirahat dan mulai kesulitan bernapas, segera hubungi layanan kesehatan terdekat atau kontak darurat.

Pada Pasien Diabetes
Pasien diabetes lebih mungkin terkena penyakit jantung dan pada usia yang lebih muda dibandingkan mereka yang tidak menderita diabetes. Itu karena glukosa darah tinggi akibat diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol jantung. Jika kamu mengalami diabetes yang memengaruhi beberapa saraf di dada, timbulnya nyeri dada yang tampaknya ringan mungkin menyembunyikan masalah yang lebih serius, seperti serangan jantung. 

Gejala tipikal mungkin termasuk:
• Berkeringat dingin tanpa alasan
• Merasa sangat lelah tanpa alasan
• Sakit perut
• Sesak napas meski tidak beraktivitas

Sebagai catatan, jika kamu telah didiagnosis dan sedang dirawat karena penyakit jantung, dokter dapat memberi tahu kamu tentang gejala serangan jantung yang perlu diwaspadai sehingga kamu bisa bersiap jika hal itu terjadi. Gejala yang kamu alami selama serangan jantung mungkin lebih intens dibandingkan gejala awal yang mendasari diagnosis penyakit jantung. Itu termasuk kondisi seperti angina atau sesak napas saat beraktivitas. [IM]

Previous articleBagaimana Antibiotik Bekerja Dalam Tubuh?
Next articleIndonesia By The Harbour – Saturday 25th November – Circular Quay