Kebiasaan keuangan yang akan membuat kreditur ketakutan

412
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Kita semua tahu bahwa perilaku keuangan yang baik akan memudahkan mendapatkan pinjaman rumah. Tapi tahukah Kamu bahwa ada kebiasaan belanja umum yang mungkin Kamu miliki yang merupakan tanda bahaya bagi pemberi pinjaman?

Manajemen keuangan yang cerdas dan mengurangi pengeluaran dapat membantu aplikasi pinjaman rumah Kamu. Itu bukan rahasia.

Tetapi pengeluaran untuk gaya hidup yang terukur dapat menambah sedikit nikmat dalam hidup. Bagaimanapun juga kita adalah manusia. Dan pemberi pinjaman akan melihat ini seperti biasa.

Namun, ada kebiasaan belanja dan jenis transaksi tertentu yang bisa menjadi tanda bahaya bagi pemberi pinjaman. Dan ini dapat menghalangi peluang Kamu untuk mendapatkan persetujuan pinjaman rumah.

Mari simak daftar kebiasaan belanja kami yang berpotensi bermasalah di bawah ini; menghindarinya mungkin akan membuat perbedaan besar saat Kamu mengajukan pinjaman rumah berikutnya.

Transaksi PayPal

Tidak ada yang salah dengan menggunakan PayPal. Ini sering kali merupakan cara yang nyaman dan aman untuk melakukan pembelian online.

Tetapi banyak biaya yang mungkin diteliti oleh pemberi pinjaman, seperti perjudian online, dan kejahatan lain yang tidak dapat disebutkan, menggunakan PayPal dengan deskriptor yang tidak jelas.

Ini membuatnya lebih mudah untuk menyembunyikan kebiasaan belanja yang mungkin tidak ingin diketahui oleh beberapa orang.

Dan bahkan jika pengeluaran PayPal Kamu biasa-biasa saja, jika deskripsinya tidak jelas, pemberi pinjaman mungkin masih akan curiga.

Pembelian melalui rekening bank di sisi lain memudahkan pemberi pinjaman untuk melihat kebiasaan belanja Kamu saat menilai aplikasi Kamu.

Beli sekarang, bayar kemudian

Mungkin kamu tergoda untuk menggunakan layanan beli sekarang, bayar nanti (BNPL) untuk berfoya-foya membeli pakaian baru dan membiarkan Kamu yang di masa depan untuk membayar tagihannya.

Meskipun layanan BNPL bukan merupakan produk kredit tradisional, namun tetap dapat mempengaruhi skor kredit Kamu.

Itu karena ketika Kamu mengajukan permohonan untuk layanan BNPL, ada kemungkinan hal itu dicatat sebagai permohonan kredit pada laporan kredit Kamu – dan permohonan ini dapat memengaruhi skor kredit Kamu.

Lebih parahnya lagi, beberapa angsuran yang terlewatkan dan transaksi itu tidak sebagus kelihatannya – layanan BNPL dapat melaporkan kepada biro kredit bahwa Kamu telah gagal membayar, sehingga meninggalkan kesan yang tidak baik pada laporan kredit Kamu.

Last but not least, Otoritas Regulasi Prudential Australia (APRA) baru-baru ini mengubah kerangka kerjanya untuk memasukkan utang BNPL dalam pelaporan rasio utang terhadap pendapatan (DTI).

Dan DTI yang tinggi dapat mengurangi kapasitas pinjaman rumah Kamu, atau bahkan berakhir dengan penolakan.

Terlalu sering mengambil tabungan

Memiliki tabungan reguler yang terkunci, tidak tersentuh, dan menghasilkan bunga… yah, itu bisa membuat pemberi pinjaman tersenyum saat menilai aplikasi hipotek Kamu.

Tapi seperti yang kita semua tahu, hidup penuh lika liku. Pengeluaran tak terduga mungkin muncul dan mengharuskan Kamu merogoh tabungan Kamu.

Ini bukan berarti kiamat saat mengajukan hipotek, tetapi mengambil terlalu banyak dari celengan Kamu mungkin membuat pemberi pinjaman berpikir bahwa Kamu tidak dapat menyisihkan uang atau mengatur anggaran

Hal ini dapat membuat pemberi pinjaman percaya bahwa Kamu akan kesusahan untuk bisa melakukan pembayaran rutin.

Kartu kredit department stores

Banyak toko akan memikat Kamu dengan fasilitas mewah sebagai imbalan untuk mengambil kartu kredit mereka. Namun seringkali, perhatikan saat periode bebas-bunganya sudah selesai, suku bunganya betul-betul sampah.

Satu atau dua pembayaran yang terlupakan bisa benar-benar merugikan Kamu.

Selain itu, pemberi pinjaman mungkin beranggapan memiliki banyak kartu toko sebagai “memancing kredit” – mendapatkan kredit dari tempat yang berbeda dapat membuat Kamu terlihat seperti putus asa mencari uang.

Dan setiap kali Kamu mengajukan kartu kredit toko, laporan kredit Kamu di-ping, yang seperti disebutkan sebelumnya, dapat merusak skor Kamu secara keseluruhan.

Penarikan besar dan sering di ATM

Beberapa orang masih lebih suka menggunakan uang tunai, dan itu tidak masalah. Namun perlu diingat bahwa di mata pemberi pinjaman, hal itu mungkin membuat kebiasaan belanja Kamu sulit dilacak.

Pemberi pinjaman mungkin mempertanyakan penarikan Kamu. Jika Kamu memiliki penjelasan yang wajar, dan dengan beberapa dokumentasi pendukung, penarikan tunai kemungkinan besar tidak akan berdampak negatif pada aplikasi Kamu.

Namun, perlu diingat bahwa menarik beberapa ratus dolar setiap Jumat malam di pom bensin lokal atau ATM bottle-o bukanlah tampilan yang bagus.

Rapikan semua dokumen kamu

Tidak ada yang menyukai penolakan.

Tapi jangan takut karena kami ahli dalam membantu dan membentuk keuangan kamu untuk aplikasi hipotek yang mulus.

Jadi, jika Kamu berpikir untuk membeli tetapi khawatir tentang bagaimana beberapa transaksi atau kebiasaan uang Kamu baru-baru ini mungkin terlihat oleh pemberi pinjaman, hubungi broker anda atau Kami hari ini sehingga kami dapat membantu Anda untuk mulai memuluskan semuanya.

By: David Ruslie Sutantyo  I  Twelve Grains Capital

Previous articleTantangan Ibu Masa Kini
Next articleKomunitas yang beragam didorong untuk menjalani pemeriksaan HIV selama pekan tes