Halal Bihalal Idulfitri 1445 H KJRI Sydney, Konjen RI Ajak Diaspora Perkuat Tali Silaturahmi dan Persatuan

549
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Sydney – Konsul Jenderal RI di Sydney, Vedi Kurnia Buana mengajak semua pihak mengenyampingkan perbedaan yang ada. Bulan Syawal, menurut dia, momen yang sangat baik untuk merekatkan persaudaraan antar sesama.

“Di bulan spesial ini, kita lupakan perbedaan-perbedaan. Kita cari kesamaan dan hal-hal positif yang menjadikan kita manusia yang lebih baik ,” katanya dalam acara halal bihalal dan silaturahmi Idulfitri 1445 Hijriah bersama masyarakat, diaspora Indonesia, di Wisma Indonesia, Sydney, Rabu, 10 April 2024.

Pak Vedi, sapaan akrab Konjen RI menyebut pesan utama dan terpenting dalam halal bilhalal dan silaturahmi tersebut adalah memperkokoh persatuan, meski kita berada di negeri orang. “Melupakan perbedaan dan fokus mencari persamaan, adalah kunci utama untuk memelihara persatuan dan saling menguatkan.” ungkap Vedi.

Konjen Vedi juga menggunakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1445 H, dan mohon dibukakan pintu maaf.

Acara halal bihalal KJRI Sydney, selain dihadiri oleh seluruh staf KJRI, masyarakat dan diaspora Indonesia, dihadiri juga oleh mitra kerja KJRI, perwakilan negara sahabat khususnya negara ASEAN dan organisasi kemasyarakatan setempat di NSW antara lain Australia Indonesia Association (AIA) dan Darul Fatwa Australia.

Salah satu masyarakat Indonesia yang hadir dalam acara halal bihalal ini mengatakan bahwa tradisi wajib selama Lebaran di Sydney adalah tetap melaksanakan salat Eid bersama keluarga dan teman-teman. “Alhamdulillah, KJRI Sydney kembali menyelenggarakan halal bihalal pada momen Idulfitri kali ini dengan masyarakat dan diaspora Indonesia. jadi tentu tidak kami lewatkan” ungkapnya.

Sebagaimana perayaan Idulfitri di tanah air, KJRI Sydney pada halal bihalal kali ini juga menyajikan berbagai kuliner khas Nusantara antara lain bakso, ketupat sayur, rendang dan opor ayam, sebuah momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia di perantauan.

Muhammad Atif, mahasiswa semestar akhir di Sydney jurusan Aviasi mengatakan bahwa hadir di tengah masyarakat Indonesia pada halal bihalal ini dirinya merasa seperti berada di tengah keluarga sendiri. “Iya, interaksi kami sesama undangan sangat nyaman dan menyenangkan.” ujarnya. Acara halal bihalal yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.00 AEST ini dihadiri oleh kurang lebih 700 orang dan berlangsung dengan hangat dan penuh keakraban akrab. [IM]

Previous articleKhutbah Idulfitri 1445 H, di Sydney, Australia: Puasa membentuk Pribadi yang Taqwa
Next articleMicro Mirrorless