Hadiri Misa Natal, Konjen RI Sydney Serukan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan

102
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

“Mari jadikan perayaan Natal kali ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, menerima dan menghormati perbedaan, serta saling berempati dan menebarkan kasih sayang kepada sesama,” demikian disampaikan Konsul Jenderal RI Sydney, Vedi Kurnia Buana, dalam sambutannya pada acara Misa Natal yang diselenggarakan Catholic Indonesian Community (CIC) di St. Mary’s Cathedral, Sydney (26/12/2021). Pesan Konjen Vedi tersebut selaras dengan tema Natal Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tahun 2021 yang menekankan “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan.”

Mewakili para Koordinator CIC Sydney, Edy Rusli dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya bahwa meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19, Misa Natal pada tahun ini dapat terselenggara. Sementara itu, Ketua Panitia Misa Natal CIC, Bram Budiman, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak sehingga Misa Natal CIC tahun 2021 dapat berjalan dengan lancar.

Misa Natal CIC dipimpin oleh Romo Petrus Suroto selaku Chaplain CIC Sydney dan dihadiri sekitar 500 umat Katolik Indonesia di Sydney dan sekitarnya. Acara yang berlangsung selama sekitar 1,5 jam ini berlangsung secara khidmat dan tertib, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Acara Misa Natal tahun ini sudah sangat dinantikan umat Katolik Indonesia di Sydney. Hal tersebut menyusul tidak adanya perayaan Natal pada tahun 2020 karena kebijakan restriksi terkait pandemi Covid-19 yang diberlakukan pemerintah setempat.

Meskipun diselenggarakan di tengah situasi sulit pandemi Covid-19, para panitia mampu berkreasi menghadirkan kentalnya nuansa Indonesia selama Misa. Para panitia mengenakan berbagai pakaian tradisional Indonesia, di antaranya pakaian tradisional Jawa, Sunda, Kalimantan, Batak, dan Bali. Alat musik tradisional angklung juga dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu pujian. “Pakaian tradisional dan nuansa ke-Indonesia-an sengaja dihadirkan untuk merefleksikan keberagaman dan kemajemukan Indonesia,” ujar Bram.

Pada kesempatan terpisah, acara perayaan Natal juga diselenggarakan oleh Warga Kristen Indonesia (WKI) di Brisbane (18/12/2021). Acara yang dihadiri ratusan umat Kristiani di Brisbane dan sekitarnya berlangsung secara khidmat. Mewakili Konjen RI Sydney, Wita Purnamasari, selaku Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KJRI Sydney, menyampaikan bahwa perayaan Natal WKI ini istimewa karena dihadiri oleh umat Kristen dan Katolik. Hal tersebut menggambarkan kerukunan dan kekompakan umat Kristiani yang menjadi modal penting, terutama dalam menghadapi situasi sulit pandemi Covid-19. [IM]

Previous articleDiaspora Indonesia di Brisbane Raih Penghargaan Hassan Wirajuda Pelindungan Award
Next articleNani’s Food Truck, Truk Makanan Indonesia yang Digemari di Australia