Natal Yang Mempersatukan

289
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Forum Gereja Indonesia Sydney (FGIS) tahun ini kembali mengadakan Kebaktian dan Perayaan Natal Bersama, dengan Thema “Natal Yang Mempersatukan”. Acara perayaan digelar pada hari Sabtu 3 Desember 2022, jam 5pm di Wesley Theatre, dan dihadiri lebih dari 500 orang. dari anak-anak kecil, remaja dan pemuda, juga 2nd generation dan generasi senior, para Pendeta dan Pemimpin Gereja Indonesia dan juga Masyarakat Kristiani Indonesia di Sydney.

Hadirat Tuhan dan sukacita Natal dirasakan sejak Pujian dan Penyembahan dinaikkan dan mengagungkan Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat dan Raja yang datang ke dunia ini untuk menebus dosa umat manusia. Semua yang melayani pada acara Natal kali ini adalah Hamba Tuhan (Pendeta) dari Team Praise and Worship, Ushers dan Team pelayanan lainnya, mengingatkan kita semua ditebus dan dipersatukan untuk melayaniNya.

Anak-anak kecil juga memberikan persembahan puji-pujian Christmas Carols dengan gaya yang lucu dan cute, antusias untuk menari dan memuji untuk menjadi terang dunia. Tidak ketinggalan para Hamba-hamba Tuhan bersama Istri, juga mempersembahkan Vocal group gabungan menyanyikan Pujian dari Mazmur 133 sebuah janji Tuhan dalam persatuan dimana berkatNya akan diperintahkan mengalir supaya kitab isa menjadi saluran berkatNya di mana Tuhan tempatkan di ladangNya.

Ps. Graham Roberts, Hamba Tuhan asal dari Brisbane yang juga pernah menjadi Missionary dan Melayani lama di Tanah Toraja, Sulawesi memberitakan pesan natal dengan Bahasa Indonesia yang begitu fasih, tentang “Terang Kristus Yang Mempersatukan” untuk kita belajar dari kehidupan Yesus yang datang ke dunia yang gelap dan menjadi Surya Fajar yang menerangi dan mempersatukan Bapa dengan AnakNya yang terhilang karena kasihNya dan rencanaNya yang mulia.

Pada saat moment penyalaan lilin dan Malam Kudus, puluhan Hamba-Hamba Tuhan juga para Emeritus Pastors maju ke depan dan bersatu berdoa dan rindu menjadi Terang Tuhan di tengah dunia yang gelap ini. 

Acara juga dihadiri oleh Bpk. Siswo Pramono sebagai Duta Besar RI yang berdomisili di Canberra. Dalam sambutannya beliau menceritakan sejarah perjuangan dan persatuan Republik Indonesia dan memberikan semangat dan apresiasi untuk Forum Gereja Indonesia di Sydney yang sudah menjalin persatuan diantara Gereja dan Masyarakat Indonesia di Sydney. Hadir juga Bpk. Vedi Kurnia Buana, Konjen RI Sydney yang menemani Bapak Dubes bersama keluarga, serta team dan staff KJRI Sydney. 

Acara ditutup dengan kata sambutan dari Ketua FGIS yang baru Pdt Yongky J. Santoso, yang juga meluncurkan Buku Sejarah Pelayanan Gereja-Gereja Indonesia di kota Sydney sejak lebih dari 25 tahun silam. Buku ini diharapkan bisa menjadi sebuah saksi dimana Tuhan berdaulat dan setia memanggil dan menyertai gerejaNya dari generasi ke generasi untuk menjadi berkat di bumi ini. 

Biarlah kita semua boleh terus bersatu dalam kasihNya, mengenalNya dan membagikan damaiNya kepada orang-orang di sekitar kita. Segenap Pengurus FGIS mengucapkan Terimakasih buat semua Team Panitia yang bekerja keras, juga kepada semua para Hamba Tuhan, sponsors dan semua jemaat yang mendukung acara ini.

Selamat Natal dan Tahun Baru 2023! Soli deo Gloria! [IM/YHP]

Previous articleGaruda Indonesia Membuka Kembali Penerbangan ke Melbourne
Next articleSkema Ekuitas Bersama NSW, Dikukuhkan Menjadi Hukum