Duta Besar RI Silaturrahmi dengan Pemelajar BIPA di Canberra

355
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Peminat pelajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah Australia mengalami penurunan. Namun demikian, bukan berarti minat belajar bahasa Indonesia juga menurun di kalangan masyarakat Australia. Saat ini, di berbagai kota di Australia diselenggarakan kelas-kelas bahasa Indonesia untuk orang dewasa, termasuk di Canberra.

Kelas bahasa Indonesia untuk orang dewasa di Canberra diselenggarakan oleh Australia Indonesia Association (AIA) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra. Peminat kelas bahasa Indonesia untuk orang dewasa ini cukup banyak. Mereka berasal dari kalangan profesional, pelaku bisnis, pegawai pemerintahan maupun masyarakat umum di Canberra.

Untuk memberikan apresiasi kepada para pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk orang dewasa di Canberra, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Australia dan Republik Vanuatu, DR. Siswo Pramono, menyelenggarakan acara silaturrahmi dan makan malam bersama pada Senin (3/04/2023). Kegiatan yang berlangsung di Wisma Indonesia Canberra ini dihadiri oleh 30 orang pemelajar bahasa Indonesia untuk orang dewasa.

Duta Besar RI memberikan sambutan

Dalam sambutannya Dubes Siswo menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada para pemelajar bahasa Indonesia untuk semangat dan konsistensinya dalam mempelajari bahasa Indonesia. Dubes juga berharap para pemelajar bisa turut mempromosikan bahasa Indonesia ke masyarakat Australia serta ke siswa-siswa sekolah.

“Kami membaca data bahwasanya minat pelajar Australia di sekolah untuk belajar bahasa Indonesia mengalami penurunan. Di sisi lain, banyak juga sekolah yang kekurangan guru bahasa Indonesia. Oleh karena itu kami terus berusaha mempromosikan bahasa Indonesia kepada siswa di sekolah-sekolah serta berusaha membantu sekolah yang kekurangan guru dengan pengiriman guru bantu”, jelas Siswo.

Sementara Presiden AIA, Bapak Les Boag, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada KBRI Canberra untuk dukungan yang terus diberikan selama ini, baik untuk kegiatan-kegiatan AIA secara umum maupun kegiatan pembelajaran BIPA. Kerja sama antara AIA dan KBRI menurut Pak Les sangat berarti bagi penguatan hubungan antar masyarakat Indonesia dan Australia.

Presiden AIA memberikan sambutan

“Kami memang tidak bisa banyak membantu dalam peningkatan jumlah pelajar bahasa Indonesia di sekolah, namun kami selalu berusaha maksimal untuk memperbanyak jumlah pemelajar bahasa Indonesia dari kalangan orang dewasa. Dan kami akan terus melakukan yang terbaik untuk mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia di kalangan masyarakat Australia, khususnya di Canberra”, ungkap Pak Les.

Senada dengan Dubes, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib mengungkapkan bahwa KBRI sudah melaksanakan berbagai program untuk mempromosikan bahasa Indonesia di sekolah maupun universitas Australia. “kami secara rutin melaksanakan Indonesia Goes To School, Ambassador Goes To Campus, roadshow budaya ke sekolah dan kampus, serta mengundang guru dan kepala sekolah dalam expo budaya Indonesia. Sementara untuk promosi bahasa Indonesia ke masyarakat, kami bekerjasama dengan AIA, khususnya di Canberra”, jelas Najib.

Para pemelajar BIPA untuk orang dewasa mengaku senang belajar bahasa Indonesia karena adanya kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang-orang Indonesia. Salah seorang pemelajar BIPA, Will, yang merupakan pegawai di salah satu instansi pemerintah di Canberra mengungkapkan bahwa dirinya sudah lima tahun belajar bahasa Indonesia. Dirinya mengaku senang bisa belajar bahasa Indonesia karena sangat berguna dalam pekerjaannya yang berhubungan dengan orang Indonesia.

Sementara pemelajar BIPA yang lain, Emily yang merupakan seorang pengusaha mengaku sering keliling Indonesia. Emily tertarik belajar bahasa Indonesia agar bisa berkomunikasi secara langsung dengan orang Indonesia saat melakukan kunjungan-kunjungan bisnis maupun liburan ke Indonesia.

Acara silaturrahmi Dubes RI dengan pemelajar BIPA untuk orang dewasa di Canberra berlangsung hangat. Para pemelajar disuguhkan hidangan khas Indonesia seperti rendang, soto ayam, sate padang, martabak dan lain-lain. Selain itu para tamu juga dihibur dengan penampilan okulele dan lagu-lagu Indonesia. [IM]

Previous articleGOOD FRIDAY MIRACLE HEALING SERVICE
Next articleGelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1444 Hijriyah