Dina Aryanti “Asuransi Bukan Sensasi”

464
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Inilah dunia pengelola risiko dan pengendali solusi yang membuat kita berpikir.
Manuver bernyali, ‘banting stir’ dari industri aviasi ke asuransi. Jelas bukan sensasi!

Meskipun kita semua telah hidup berdampingan dengan Covid-19 dan melaksanakan rentetan vaksinasi, namun kisah pilu masa pandemi menjadi memori yang tidak mudah dihapus. Sayangnya, setelah pencabutan pembatasan, sebagian orang masih ‘concern’ terhadap Covid-19 dan sebagian lagi cenderung mengabaikan protokol kesehatan. Padahal menurut Dina, seharusnya kita bisa lebih melek dan siap memproteksi diri setelah melewati guncangan yang cukup mengganggu selama
2 tahun belakangan ini.

Sebagai praktisi asuransi yang handal, Dina dikenal sebagai pribadi yang cukup intens dalam memberikan kampanye seputar gaya hidup sehat. Ibu dua anak ini bahkan dikatakan hampir tidak pernah gagal dalam membina komunikasi dengan siapapun. Tutur kata yang terjalin rapih dan bahasa tubuh yang efektif memudahkan beragam pendekatan yang dilakukan senantiasa berjalan lancar. Mantan pramugari ini selalu berusaha memelihara dan mempertahankan kepercayaan lingkungan terdekat terhadap produk asuransi.

Dina menyampaikan bahwa semua aksi yang dilakukan selama ini adalah untuk membantu orang banyak dan hal tersebut telah dibuktikan berulangkali melalui penangangan pertanggungan asuransi yang diselesaikan dengan sempurna. “Berbagai nasabah kami punya beragam cerita di masa pandemi dan ada perasaan lega ketika mengetahui mereka jauh lebih siap sejak memiliki asuransi lengkap untuk menutupi biaya perawatan dalam jumlah yang besar. Yang tadinya mereka percaya akhirnya berbalik dengan proses alami,” tutur penggemar tanaman hias ini.

Dengan mengantongi masa bakti berkarier yang cukup panjang di industri asuransi, Dina tentunya punya kepekaan dalam menganalisa generasi Millennial dan Zillenial terhadap investasi dalam format asuransi.

“Generasi Milenial yang bekerja aktif jauh lebih memiliki animo atas produk asuransi dibanding Generasi Z yang masih menginduk kepada fasilitas yang disiapkan oleh orangtua. Namun statistik pertumbuhan nasabah secara keseluruhan menunjukkan grafik kenaikan yang ideal di 2 tahun terakhir”, terang Senior Business Partner di Allianz Indonesia ini.

Pengalaman dalam menangani  kehidupan beraneka nasabah memberikan kejernihan atas pilihan asuransi yang paling tepat bagi  pasangan baru masa kini. 

“Saya sangat menyarankan agar setiap pasangan memiliki asuransi Kesehatan dan Jiwa. Keduanya mutlak dan saling berkaitan dan tidak boleh pincang, ini seperti tangan kiri dan kanan. Dengan memprioritaskan kedua jenis asuransi tersebut sebagai pondasi, paling tidak kita bisa tenang dalam menjalani kehidupan yang tidak bisa dikarang ini,“ lanjut Dina yang menggemari olahraga angkat besi. [IM]

Penulis: Aldo Sianturi

Previous articleSoundquriang 9: Land of Wonders
Next articleTetap Semangat, Ceria Dan Bahagia Di Usia 95 Tahun