Antonius Auwyang: Si Tukang Insinyur Yang Melanglang Di Dunia Bisnis

151
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

 

Refleksi dalam “me time” ternyata sangat penting dalam memimpin sebuah perusahaan internasional. Mari kita ikuti perjalanan putra Papua yang sukses membangun perusahaan di Australia.

Tity, begitu sapaan akrab Antonius Auwyang oleh rekan-rekan sejawatnya, lahir di Jayapura, Papua, tahun 1970. Masih muda sekali untuk pengusaha yang sudah memiliki perusahaan jasa ekspor impor yang sukses. Berasal dari keluarga besar (anak ke delapan dari sembilan bersaudara), Tity besar dengan kompetisi tinggi dan situasi keluarga yang hangat. Saat ini, pria 51 tahun ini adalah ayah dua anak berusia 21 tahun dan 15 tahun dan istri dari Nani Halim. Indomedia mendapat kesempatan mewawancarai Tity untuk mendapatkan tips-tipsnya yang inspiratif dalam membangun dan menjalankan perusahaan multinasional. Yuk!

Kapan Anda memulai bisnis di Australia dan mengapa?
Saya mendirikan company tahun 1999 dan perusahaannya mulai beroperasi tahun 2004. Saya melihat masih ada peluang untuk me-supply makanan dan minuman di market Australia.

Bagaimana Anda menemukan nama bagi perusahan Anda?
Namanya diberikan oleh papa saya karena kita juga punya toko P & D di Jayapura. Namanya Toko Sony.

Apakah sebelumnya Anda memiliki pengalaman di pasar dan industri yang Anda geluti saat ini?
Saya tidak mempunyai pengalaman di bidang yang saya jalankan sendiri. Background saya adalah seorang professional engineering. Saya mencoba memberanikan diri dengan memulai usaha ini karena semua pendekatan yang saya pakai bermetode analytical thinking, proses berpikir yang saya miliki sebagai seorang engineer. Sambil berjalan belajar, banyak juga hal-hal baru yang saya pelajari.

Apakah sebelumnya sudah ada bisnis di Indonesia?
Saya tidak mempunyai usaha atau bisnis di Indonesia. Saya berangkat hanya sebagai seorang professional engineer, yaitu Site Manager untuk Pantai Indah Kapuk, Jakarta, dan Construction Manager untuk Kota Baru Parahyangan di Bandung.

Apa misi Anda saat memulai bisnis ini?
Our mission: bringing the good quality food products from reputable suppliers to cater the need of authentic Asian grocery lines accessible, affordable, and high-quality products. Ini sesuai dengan our company tagline, yaitu “Delivering Excellence”.

Jasa atau produk apa sajakah yang Anda tawarkan?
Perusahaan saya bergerak dalam bidang importasi barang-barang makanan dan minuman dari Indonesia. Perusahaan kami adalah distributor tunggal and distributor dari beberapa pabrik ternama di Indonesia. Kami mewakili sekitar 23 pabrik yang well known di Indonesia. Untuk jasa atau produk yang kami tawarkan bisa dilihat di website kami www.sonytrading.com.au, http://facebook.com/sonytrading, dan http://instagram.com/sonytrading_nsw

Bagaimana Anda melihat peluang dan potensi produk-produk Indonesia di pasar Australia untuk tahun-tahun ke depan?
Peluangnya sangat besar sekali karena masih banyak produk-produk Indonesia yang bagus untuk dapat dipromosikan di Australia.

Melihat peluang-peluang dan potensi besar ini, kami mempunyai kantor di setiap negara bagian Australia: Darwin, Brisbane, Melbourne, Adelaide, dan Perth. Tujuannya supaya produk-produk Indonesia bisa tersebar dengan merata di Australia.

Our customer adalah Woolworths Supermarkets, Coles Supermarket, IGA Supermarket, all leading Asian supermarket inAustralia.

Kami juga sudah menjadikan Australia sebagai hub trading dengan negara-negara pasifik dan New Zealand. Perusahaan kami telah mengekspor produk-produk Indonesia ke negara pasifik dan New Zealand.

Apa kesulitan produk Indonesia – yang Anda amati – untuk memasuki pasar Australia?
Untuk dapat memasuki pasar Australia, produk Indonesia harus memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah Australia. Untuk makanan dan minuman, peraturan Australia sangat ketat sehingga harus bisa dipenuhi. Kesulitan yang kami temui dari produk Indonesia biasanya dari segi packaging dan ingredients-nya yang belum memenuhi standar Australia, sehingga masih perlu bimbingan dari importir semacam perusahaan saya.

Perubahan-perubahan apa sajakah yang telah Anda buat dalam menentukan strategi bisnis Anda?
Perubahan yang telah kami lakukan adalah dengan membuka diri untuk inovasi produk dari segi kualitas and packaging-nya. Juga selalu melakukan inovasi produk yang disesuaikan dengan tren pasar, dan juga doing marketing product with social media.

Apa keunikan perusahaan Anda?
Sesuai dengan tagline company “Delivering Excellence”, kami tetap berinovasi dalam produk dan juga menyesuaikan produk dengan tren pasar yang ada sekarang.

“Delivering Excellence” juga membuat kami untuk membawa barang-barang yang berkualitas dalam mutu and packaging. Yang juga menjadi keunikan kami adalah bisa mencapai “acceptable and affordable” sehingga menjadikan produk-produk Indonesia bisa lebih berkancah di Australia.

Berapa jam dalam sehari Anda sibuk bekerja?
Saya bekerja sehari kurang lebih 10 jam.

Apa company’s goals Anda?
Our goal is: becoming the leader of importer and exporter which bring only good quality products for our customers.

Bagaimana Anda memaknai kesuksesan yang perusahaan raih sejauh ini?
Kesuksesan perusahan kami turut didukung oleh tim yang kuat dan juga kesamaan visi. Selain itu, dapat memperluas jangkuan penjualan dan pendistribusian produk juga menyumbang faktor kesuksesan. Contohnya, kami bisa memasukkan produk-produk Indonesia ke supermarket-supermarket besar Australia, seperti Coles dan Woolworths. Lalu, faktor lainnya adalah memperluas daerah distribusi ke New Zealand and pacific countries. Dan, faktor kesuksesan berikutnya adalah bisa menjadikan Australia sebagai hub untuk New Zealand and pacific countries.

Selain di bisnis ini, apakah ada bidang bisnis lain yang digeluti?
Karena background saya adalah engineer, saya juga berbisnis di property and business trading house.

Apa plan expansion untuk lima tahun ke depan?
Kami sudah mempunyai rencana bisnis jangka panjang lima tahun untuk perusahaan kami, yaitu secara khusus memajukan produk-produk Indonesia, dan juga membesarkan pasar dan daerah distribusi.

Nah, sekarang, soal kehidupan pribadi Anda. Apa yang Anda ingat tentang masa kecil Anda?
Orangtua saya memiliki toko P&D di Jayapura. Sejak usia 10 sampai 15 tahun, saya  disuruh menjaga toko. Tapi, seringnya, sih, saya lari karena nggak mau jaga toko. Soalnya, saya masih ingin main-main sama teman. Meskipun begitu saya tetap menjaga toko juga setiap harinya

Apa arti keluarga untuk Anda?
Keluarga bagi saya adalah yang paling penting dalam hidup ini. Soalnya, semua keberhasilan kita, baik itu karier atau kehidupan, datangnya dari keluarga pertama kali.

Bagaimana Anda menghabiskan waktu ‘me time’?
Saya biasanya menggunakan waktu “me time” di malam hari, setelah selesai kerja, dengan cara nonton atau mendengarkan musik. Setahun sekali, saya pergi retreat ke sebuah tempat yang sunyi, sendiri saja, untuk merenungkan apa saja yang sudah dikerjakan dan juga set-up new goal or formation.

Bagaimana Anda menghabiskan waktu bersama keluarga?
Saya sering menghabiskan waktu dengan keluarga dengan menonton bareng, makan malam di luar, dan juga travelling overseas.

Apa makanan kesukaan Anda? Apakah Anda memiliki hobi? Kalau ya, apa saja?
Makanan kesukaan saya adalah nasi kuning komplit atau nasi bungkus komplit. Hobi saya morning walk, travelling, dan food adventure. Dulu, saya suka main badminton tapi sekarang sudah tidak main lagi.

Apa ukuran kesuksesan buat Anda?
Kesuksesan bagi saya adalah kalau kita bisa membantu orang lain menjadi maju dan juga hidup bisa menjadi berkat bagi orang lain.

Sebagai diaspora Indonesia yang sukses di luar negeri/Australia, apakah ada keinginan atau adakah sesuatu yang sudah Anda lakukan buat Indonesia?
Saya sudah melakukan export ready program untuk UKM dan UMKM. Juga, saya sudah membina dan melakukan eksport barang-barang UMKM atau UKM ke pasar Australia, dan juga memasarkannya ke supermarket di Australia. Saya memberikan pengalaman saya kepada mereka sebagai pelaku bisnis di Australia kepada rekan-rekan pebisnis di Indonesia agar bisa termotivasi juga.

Siapakah guru/pahlawan atau panutan Anda?
Bekas bos saya di Indonesia pas waktu saya kerja di Engineering. Beliau mengajarkan saya bagaimana berpikir sebagai seorang professional and juga manage documentation and managing time well

Tiga kata yang mendeskripsikan diri Anda?
Self determination, innovation thinking, and never give up. [IM]

Previous articleUNTUK INDONESIAKU
Next articleAyam Goreng 99