Pagelaran Kolintang di Opera House

205
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Pagelaran Musik Kolintang yang dipersembahkan oleh grup Kolintang Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Indonesia pada Rabu, 9 November 2016 di Opera House Sydney sangat memukau masyarakat yang menonton baik Australia maupun Indonesia. Ini dapat dilihat meskipun tiga jam acara berlangsung para audience tetap tidak terlihat beranjak dari kursinya.

Penampilan para pemain Kolintang yang membawakan instrumen bambu itu benar-benar sempurna. Para pemain yang terdiri dari 7 orang, yakni Joice Tambaritji, Rama Wowor, Julius Mantiri, Andreas Farijan, John Parengkuan, Nicolaas Kaunang-Runtuwene dan Johan Kainde adalah para pelatih Kolintang juga.

Lebih dari dua puluh lagu Indonesia dari Minahasa sampai Papua ditampilkan, ditambah juga penampilan fashion show batik koleksi dari Iwan Tirta yang dikoordinir oleh Peragawati kenamaan Enny Sukamto.

Turut menyaksikan acara pagelaran Kolintang bersejarah ini Dubes RI untuk Australia dan Vanuatu H. Nadjib Riphat Kesoema dan isteri, Staf KJRI Sydney dan Ketua berbagai organisasi masyarakat di Sydney serta undangan masyarakat Australia. (Julindra)

———————————————————————–
PINKAN KOMISARIAT AUSTRALIA

Ketua Pembina PINKAN Indonesia Lis Purnomo Yusgiantoro
serta Ketua PINKAN Indonesia Anie Rachmat Sudibjo telah melantik Pengurus PINKAN Komisariat Australia pada Selasa, 8 November 2016 lalu.

Susunan pengurus adalah sebagai berikut:
Penasehat: Lucky Kalonta & Indra Rondonuwu
Ketua: Fransisca Pandi-Komimbin
Ketua I: Pretty F. Rompas
Ketua II: Pdt. Olivia Cook-Rondonuwu
Ketua III: Billie Sumampouw
Ketua IV: Anneke Turner
Sekretaris: Geraldine Kalonta
Wakil: Debby Rumengan
Bendahara: Tetty Hutagalung

Bidang-bidang:
Organisasi: Julie Rondonuwu-Umboh
Advokasi: Conny Rotinsulu
Kajian: Petrus Antonius Usmani
Promosi/Humas: Yorry Lengkong, Imelda Enjoras (Perth), Mia Lee-Taulu (Sydney), Roy Rotty, Vini Rotty, Join Kullit
Sosial/Media: Annaly Tuesday
Sumber Daya Insan/ Diklat: Dian Sumolang, Roy Sondakh Leuwir dan Reintje Jack Saerang

Please follow and like us: