Silaturahmi dan Halal Bihalal Bersama IWINA

60
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445H, seperti tahun-tahun sebelumnya masyarakat Indonesia yang bergabung dalam berbagai organisasi pun sibuk mengadakan Halal Bihalal disamping open house yang dilakukan secara individu, dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalani shaum/puasa Ramadhan.

Kegiatan Halal Bihalal menyambung Silaturahmi seperti dalam Hadist Nabi Muhammad SAW, “Barang siapa ingin dilapangkan  pintu rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah menyambung Silaturahmi.” 

IWINA, organisasi wanita muslimah Indonesia di Sydney tahun ini menginjak usia 5 tahun. Kiprahnya sudah banyak dikenal dan diakui oleh masyarakat Indonesia, dan tidak ketinggalan ikut menggelar acara yang ditunggu-tunggu oleh anggotanya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ketua dan pengurus sudah mempersiapkan program setelah mendapat konfirmasi gedung yang available dan memutuskan hari dan tempat acara. Maka disepakati tanggal 28 April 2024 bertempat di Punchbowl Community Centre, 44 Rossmore Avenue,  Punchbowl.

Kesan professional dirasakan sejak para undangan tiba, disambut panitia penerima tamu, Rina dan Hasrat, yang selain mendata nama undangan juga membagikan minuman dan snack.Gedung sudah tersusun rapi, sound system, banner, slide semua dipersiapkan dan ditangani oleh para wanita.

Dekorasi cantik buah tangan Rini Dedi menambah semarak suasana yang sudah dipenuhi undangan yang berjumlah lebih dari 200 orang. Bagi yang muda-muda juga bisa lesehan dan relax di tikar yang disediakan. Juga tersedia photo booth di pintu masuk.

Selain itu, ada juga mini bazaar yang menampilkan berbagai stall seperti Human Initiative, IWINA, Salad Master Healthy Cookware, Fenedeera Fashion, Sibling Groceries Shop, Saung Enin dan Dela Mpek2 Palembang serta sister Icha dengan stall Supplement British Propolis/skin care Belgie Pro.

Acara resmi dibuka oleh MC yang tidak asing lagi, Emma Manurung, dilanjutkan dengan Tilawah dan Sari Tilawah oleh ustadzah Elvayeni yang membacakan ayat Quraisy. Gedung menjadi hening dan sunyi, semua hadirin terbawa dan terpukau oleh suaranya yang sangat merdu.

Surat Quraisy memaparkan perjalanan Suku Quraisy yang memiliki kebiasaan bepergian pada musim dingin ke Yaman dan musim panas ke Syam untuk berdagang.  Ibu Fanny Erlita Buana, ketua Dharma Wanita Persatuan KJRI Sydney yang selalu memberikan dukungan kepada IWINA tampak hadir didampingi ibu Rizky Nazar dan ibu Lini Putubaya dari awal acara hingga selesai.

Dalam sambutannya, Ibu Fanny menyampaikan tentang pentingnya menjaga silaturahmi, apalagi dirantau yang jauh dari keluarga. 

Tausiah oleh Ustadzah Funi Suharini dengan tema “Nikmat Aman & Makanan, Nikmat yang Sering Terlupakan. 

Tausiah yang mengingatkan betapa beruntungnya kita yang berada di Australia.  Tanpa kekurangan, baik dari segi kenyamanan dan makanan, dibandingkan dengan saudara-saudara kita di negara yang sedang dalam peperangan. Slide yang ditampilkan membuka mata dan hati untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah. 

Ibu Weddy Rhamdeny Karnalies, ketua IWINA, menutup acara resmi dengan sambutannya yang begitu bersemangat. Beliau mengingatkan pentingnya melibatkan generasi muda agar tidak melupakan asal usulnya. Dan disinilah tugas IWINA untuk merangkul anak-anak menjadi generasi penerus walau lahir dan dibesarkan di Australia.

Selanjutnya, acara hiburan diambil alih oleh Devy Nasar dengan yel-yelnya yang membuat suasana ramai meriah. Disela-sela hiburan tidak lupa IWINA mengadakan kuis dengan berbagai hadiah keren dari para sponsor. 

Faizah Said tampil mempesona membawakan beberapa lagu (nasyeed) yang diikuti semua hadirin, diawali dengan shalawat yang ditampilkan oleh sister Lina Mahmud.

Semua acara berjalan lancar dan memuaskan. Satu hal yang patut dicontoh adalah kerjasama yang kuat dari berbagai bidang. Saat makan siang, tidak ada antrian panjang. Begitu rapi penanganannya. Sesi konsumsi selain sibuk di dapur juga mengantar makanan ke masing-masing tamu. Selain menghemat waktu, hadirin juga bisa tetap duduk sambil mengikuti acara yang sedang berjalan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama.

Silaturahmi itu meluaskan pikiran dan memperkaya sudut pandang, dan salah satu dari sekian banyak pintu rezeki. Tak banyak kata terucap, namun hati saling terikat dalam silaturahmi. [IM]

– Oleh Yoen Yahya 

Previous articleDon’t Miss Out: Acara-Acara Yang Jangan Sampai Lolos Dari Pantauan!
Next articleAkhiri Sunat Perempuan Melalui Diskusi, Refleksi dan Pidato Inspiratif