R U OK – Reach US

386
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Musim semi di Sydney, taman-taman kota memberikan warna-warni bunga yang indah dan pohon-pohon hijau yang memberikan kesejukan untuk warga Sydney.

Dan musim semi adalah waktu yang cocok untuk mengadakan acara piknik kecil bersama untuk bersosialisasi dengan komunitas. Acara piknik diadakan di Georges River Council area, tepatnya di Hogben Park, Kogarah pada hari Sabtu, 9 September 2023.


Acara piknik yang bertajuk, “R U OK – Reach Us” adalah untuk merayakan hari R U OK yang jatuh pada hari Kamis, 14 September 2023, sekaligus memperkenalkan sejumlah Indonesian Mental Health First Aiders, Hurstville Headspace, serta mendengarkan presentasi dari kandidat PhD Fakultas Psikologi UNSW. Perayaan ini didedikasikan untuk menginspirasi semua orang dari berbagai latar belakang untuk secara teratur, perduli dan bertanya dengan sungguh-sungguh kepada teman atau keluarga: R U OK?

Tujuan acara ini untuk menciptakan hubungan yang bermakna, mendukung kesejahteraan batin, kesehatan mental dan menghapus stigma di komunitas. Stigma adalah ketika seseorang memandang kita secara negatif karena penyakit mental kita.

Acara yang tidak dipungut biaya ini diselenggarakan oleh lima wanita Indonesia yang telah mendapatkan pelatihan Mental Health First Aid selama dua hari di Sydney, dan lulus ujian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi sebagai mental health first aider di Australia. Mereka ingin menjalankan duty of care, menginspirasi dan memberdayakan orang untuk saling perduli dalam kesehatan mental.

Ibu Anita Rochaniasih selaku project manager dan Master of Ceremonies (MC), membuka acara tersebut dengan memberikan sekilas latar belakang mengenai mental health first aider, dan memperkenalkan satu persatu Mental Health First Aiders (MHFAiders) Indonesia, yaitu: Ibu Andi C Dwipasatya, Ibu Farida Bolano, Ibu Herlinah, Ibu Yusran Sipala dan Ibu Anita Rochaniasih.

Dalam acara tersebut, MC juga memperkenalkan Hurstville/Miranda Headspace, yang diwakilkan oleh ibu Amy Lloyd. Ibu Amy menyebutkan kesehatan mental yang baik sama pentingnya dengan kesehatan fisik yang baik dalam hal kesejahteraan diri. Headspace adalah national youth mental health foundation yang didanai oleh pemerintah Australia, dibawah departmen Kesehatan. Headspace membantu kesehatan mental generasi muda berusia 12-25 tahun, namun Headspace juga tetap bisa membantu jika usia kita sudah melebihi 25 tahun.

Ibu Ratih Arruum Listiyandini, PhD candidate UNSW School of Psychology, memberikan presentasi yang berjudul “Mengelola Stress dan Menjaga Kesejahteraan Diri” (“Managing Stress and Maintaining Well Being”). Ibu Ratih yang baru tiba dari Amsterdam terlihat segar dan semangat membagikan ilmunya. Untuk mengelola stress diantaranya adalah dengan istirahat atau tidur yang cukup,
dan makan makanan yang bergizi. Kita tetap boleh makan KFC sesekali jika itu bisa membuat mood kita menjadi happy. Selain presentasi yang baik, ibu Ratih juga memberikan kesempatan ke hadirin untuk bertanya.

Sebagai ungkapan tanda terima kasih dari Indonesian MHFAiders, Ibu Farida memberikan karangan bunga dan Ibu Herlinah memberikan kartu ucapan terima kasih kepada kedua pembicara (Ibu Ratih dan Ibu Amy), yang telah memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat.

Pertemuan kecil ini dihadiri sekitar 22 orang dari berbagai komunitas seperti Indonesia, Korea, Bangladesh, dan Cina. Ibu Andi memberikan makanan Indonesia secara merata kepada semua yang hadir. Acara diakhiri dengan berbagai permainan yang seru yang diikuti oleh para hadirin. Ibu Yusran secara antusias dan ceria mengatur permainan yang mengundang gelak tawa bersama.

Semua kegiatan dan acara Indonesia mental health first aider bisa dilihat di Facebook page ID 105337785966334, Mental Health First Aiders – MHFA.

Jika Anda memerlukan professional health, Anda bisa mendatangi local GP atau cabang headspace, atau bisa menghubungi:

  • Headspace di 1800 650 890 atau eheadspace.org.au
  • Beyond Blue di 1300 22 46 36
  • Lifeline di 13 11 14
  • Kids Helpline di 1800 551 800
  • MensLine Australia di 1300 789 978
  • Support Act di 1800 959 500
  • Suicide Call Back Service di 1300 659 467
  • 1800 RESPECT di 1800 737 732
  • PANDA di 1300 726 306

[IM]

Previous articleGelar Lokakarya Penanganan KDRT Di Adelaide, KJRI Sydney Terus Tingkatkan Upaya Pelindungan WNI
Next articleResepsi Hut Ke-78 RI, KJRI Sydney Tingkatkan Diplomasi Ekonomi