Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut Bersama Drg. Soraya Al Yahya

100
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


A smile is the best makeup that can change your looks and your heart.

Mengawali tahun 2024 IWINA kali ini menggandeng Metro Assist menampilkan program bermanfaat bertemakan “Kesehatan Gigi dan Mulut” dengan menghadirkan Drg Soraya Al Yahya sebagai pembicara.

Acara dibuka oleh Emma Manurung yang melaksanakan tugasnya dengan sangat baik sebagai pembawa acara. Ibu Fanny Erlita Buana, Ketua DWP KJRI Sydney, yang selalu mendukung kegiatan IWINA dan organisasi kemasyarakatan, memberikan sambutan singkat sekaligus menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan.

Tampak hadir beberapa pengurus DWP KJRI Sydney, ibu Nina Madjid, ibu Vera juga ibu Linda dari Garuda Indonesia berbaur ditengah hadirin. Selanjutnya sambutan Ketua IWINA, ibu Weddy Rhamdeny Karnaelis  disusul pesan singkat menyambut bulan suci Ramadhan oleh ibu Aida  Uma Nguyen dan pembacaan doa oleh ibu Lili Suryana.

Kemudian tibalah acara yang ditunggu-tunggu. Selama sekitar lebih dari 1 jam, informasi seputar menjaga kebersihan dan kesehatan gigi  dipaparkan dalam bahasa Indonesia dengan menarik, jelas dan mudah dimengerti, sehingga  menambah pengetahuan berharga bagi yang hadir.  

Seperti diketahui perawatan gigi di Australia sangat mahal, apalagi bagi yang tidak memiliki asuransi kesehatan harus rela merogoh kantong lebih dalam.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Daripada Mengobati.

Menjaga kesehatan gigi sama pentingnya seperti menjaga kesehatan tubuh. Menyepelekan perawatan gigi bisa berakibat fatal bahkan menimbulkan aroma tidak sedap. Tidak dipungkiri perlunya perawatan gigi.

Everyone looks so much better when they smile.” Apalagi tersenyum  dengan gigi yang rapi, bersih merupakan salah satu faktor membuat seseorang percaya diri dan tampil lebih menarik. Interaksi aktif para hadirin dalam sesi tanya jawab membuat suasana seru. Banyak hal baru yang selama ini tidak kami ketahui.

Banyaknya permintaan yang masuk tidak saja dari anggota IWINA tapi juga dari ibu-ibu masyarakat Sydney lainnya, untuk merekam program-program bermanfaat seperti ini dan mengharapkan acararutin diadakan dengan mengundang pembicara-pembicara berbobot. IWINA selalu menerima masukan-masukan penting dan berusaha mewujudkan program bermutu sesuai misi visi IWINA, untuk menjadikan wanita mandiri, cerdas dan bermanfaat.

Selama ini masyarakat mengenal ibu Soraya sebagai pendamping setia Bapak Boy Dharmawan, Konsul Protokol/Konsuler di KJRI Sydney. Ia selalu memberikan dukungan kepada suami dalam melaksanakan tugas yang diemban, yang banyak menangani kasus yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia di Sydney, Adelaide dan Queensland. Ia rela melepas profesinya sebagai dokter gigi demi mendukung profesi suami tercinta.

Sosoknya juga sering kita jumpai dalam setiap acara Dharma Wanita Persatuan KJRI Sydney, serta sering ikut berpartisipasi di berbagai kelompok masyarakat Indonesia, baik keagamaan atau kedaerahan. Beliau sangat senang dapat berbagi ilmunya sebagai dokter gigi, gelar yang berhasil di genggam atas ketekunannya menuntut ilmu di universitas Trisakti pada tahun 1993.

Sydney Merupakan Posting ke 5. 

Beliau juga selalu bersyukur diberi kesempatan untuk bisa mendampingi suami dalam melaksanakan tugas-tugas negara sebagai Diplomat ke berbagai negara seperti Morocco, Tunisia, Qatar, Islamabad dan Sydney, sehingga menambah wawasan dan bisa mengenal budaya dan adat istiadat negara setempat.

Saya bertemu ibu Soraya di salah satu acara DWP di Wisma Indonesia  2 tahun lalu, saat itu beliau bersama suami baru saja tiba di Sydney mengawali tugasnya di KJRI Sydney. Ngobrol seru berbagi pengalaman, jalan, becanda serta ngopi bareng. Setelah itu kami sering bersama-sama menghadiri kegiatan kemasyarakatan dengan menggunakan transportasi umum atau dijemput teman-teman yang tinggalnya berdekatan.

2 tahun terasa singkat, karena tugas dan tanggung jawab suami yang mengharuskan kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat ini. Tapi bukan berarti ini akhir dari semuanya. Setiap pertemuan selalu ada perpisahan.  Dalam pertemuan singkat ini, begitu banyak kisah yang telah dirajut bersama. [IM]

Some Goodbye are not really the end of the story. But maybe beginning of new journey.

 


 

Bingkisan Buat Para Sahabat 

Bukan emas murni, bukan intan baiduri juga bukan tahta
Semua itu tidak ada pada diriku
Hanya puisi bersahaja yang dapat kupersembahkan
Atas persahabatan yang apa adanya.

Ku ingin melukiskan hidup diantara rintik gerimis hujan,
Badai gemuruh segalau hati 

Pelangi indah pun hadir mewarnai mengusik kelabu kelam

Ku ukir kekurangan tidak sempurna diri diatas pasir
Agar terhapus desiran ombak
Yang tersisa keindahan yang kita rajut bersama

Waktu begitu cepat terasa
Pertemuan, perpisahan adalah sepenggal sejarah
Bergulir bersama takdirnya
Baru kita awali lembaran cerita

Belum lagi kututup akhir cerita
Tentang kenangan bersama
Akan selalu kubisikan namamu sahabat
Diantara doa-doa ku

 

Oleh Yoen Yahya

 

 

 

 

Previous articleABSC Inc Menggelar Konferensi Media dan Makan Malam Promosikan Majalah EKONOMOS, Edisi 5, 2024
Next articleMinang Saiyo Cruise 2024 Dengan Kapal Berdinding Kaca Bella Vista