Mempersiapkan Diri Untuk Karier Masa Depan. Keterampilan Abad Ke-21

53
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Para mahasiswa masa kini menghadapi dunia kerja yang berubah dengan cepat. Dalam video YouTube-nya yang tersebar luas, Did You Know, pemikir bidang bisnis internasional dan teknologi terkenal, Profesor Jose Esteves menyatakan, “Kita sedang mempersiapkan para mahasiswa untuk pekerjaan yang masih belum ada, menggunakan teknologi yang masih belum diciptakan, untuk memecahkan masalah yang bahkan masih belum kita ketahui apa masalahnya.”

Pemikiran baru untuk dunia kerja di masa depan
Universitas-universitas ternama sedang menanamkan keterampilan seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi ke dalam program-programnya; memberikan mahasiswa perangkat agar tetap menjadi pemikir yang fleksibel dan tangkas (baik dalam bisnis, sains, TI, teknik maupun disiplin ilmu lain). 

Keterampilan belajar dan inovasi
Dunia kerja di abad ke-21 akan menuntut fokus pada kreativitas, pemikiran kritis, dan kemampuan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi. Hal-hal tersebut adalah keterampilan tenaga kerja yang tangkas dan dapat beradaptasi, mampu bertahan menghadapi gangguan dan tantangan teknologi baru yang tidak terelakkan. Seperti yang disebutkan dalam sebuah artikel di majalah Forbes baru-baru ini, para pekerja akan harus terus membarui pengetahuan mereka. Jadi jika ada satu keterampilan yang paling menonjol dibandingkan yang lain, barangkali keterampilan itu adalah kemampuan untuk belajar – lulus untuk masuk ke dalam angkatan kerja abad ke-21 hanyalah permulaan perjalanan hidup kita.

Pentingnya bahasa Inggris yang baik
Bahasa Inggris adalah bahasa resmi di 53 negara, digunakan oleh sekitar 400 juta orang di seluruh dunia. Bahasa ini adalah bahasa Internet dan dunia digital. Sebagai bahasa kedua yang paling umum di dunia, bahasa ini juga merupakan bahasa bisnis dominan di dunia. Penelitian dari seluruh dunia menunjukkan bahwa komunikasi bisnis tingkat internasional biasanya dilakukan dalam bahasa Inggris – jadi, keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang kuat akan meningkatkan karier global.

Para lulusan sukses di dunia kerja saat ini
Para lulusan UTS adalah bukti hidup bahwa pendekatan pengajaran dan pembelajaran abad ke-21 ini menawarkan perangkat yang dibutuhkan untuk sukses di dunia kerja saat ini.

Lulusan Sains dan Teknologi Informasi, Aryabimo Harfandi, berasal dari Indonesia, adalah Kepala Program Manajemen Pemasaran dan Portofolio di Axiata, salah satu grup telekomunikasi ternama di Asia, memulai studinya di UTS Insearch (jalur menuju program-program studi UTS). “Mereka tidak hanya mengajari Anda mata kuliah. Mereka juga berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.”

‘Most Employable Students Award’ tahun 2019
Pada tahun 2019, UTS merupakan pemenang bersama ‘Most Employable Students Award’ atau ‘Penghargaan untuk Para Mahasiswa Paling Siap Kerja’ (mendapat kehormatan ini bersama dengan Monash University di Melbourne).

Untuk menanggapi penghargaan ini, Profesor Shirley Alexander mengatakan hal ini tentang pembelajaran di UTS: “Pembelajaran di UTS menghubungkan teori ke praktik dengan memastikan bahwa setiap mahasiswa berkesempatan untuk melakukan magang atau pengalaman kerja serupa, dengan kurikulum yang menyertakan peluang-peluang untuk mengembangkan kemampuan yang disebut sebagai kemampuan penting untuk masa depan dunia kerja oleh para pemberi kerja – yakni, keterampilan komunikasi yang baik, kemampuan untuk bekerja dalam tim, pemikiran kritis, dan pemecahan masalah. UTS hanya dapat mencapai hasil-hasil ini dengan mempertahankan hubungan erat dengan industri dan kami sangat berterima kasih kepada mereka untuk keterlibatan mereka yang erat di dalam segala aspek perancangan, penyampaian dan penilaian kurikulum.” [IM]

Please follow and like us:
error
Loading...