LEMBAH CANTIK DI ANTELOPE CANYON

1935
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Arizona terkenal di kalangan mancanegara berkat Grand Canyon, ngarai yang tercatat sebagai satu dari Seven Natural Wonders of the World. Memang jika mendengar kata ngarai, yang terbayangkan dalam pikiran kita biasanya adalah Grand Canyon. Padahal, selain Grand Canyon, masih ada ngarai lain yang tak kalah memukau dan menuai decak kagum. Salah satunya adalah Antelope Canyon.

Ngarai Antelope atau Antelope Canyon adalah sebuah ngarai terkenal yang berada di Page, Coconino County, Arizona, Amerika Serikat. Daerah ngarai ini masuk ke dalam kompleks Navajo Indian Reservation, yang merupakan daerah penampungan terbesar untuk suku Indian Dine dari Amerika Utara, yang juga disebut Navaho atau Navajo. Antelope Canyon merupakan sebuah lukisan alami yang sangat indah hasil dari proses erosi batuan pasir Navajo, oleh angin dan air selama ribuan tahun, khususnya akibat banjir bandang dan kemudian juga karena proses sub-aerial.

Air hujan, terutama pada musim muson, mengalir ke cekungan memanjang yang terletak di atas bagian celah ngarai, kemudian mengalir semakin cepat sembari mengangkut butiran-butiran pasir yang dilewatinya saat mengalir ke dalam lorong-lorong yang sempit. Seiring berjalannya waktu, lorong-lorong tersebut semakin terkikis, yang menyebabkan lorong tersebut semakin dalam dan juga menghaluskan tepian-tepian lorong sehingga menimbulkan kesan “mengalir” pada batuan.

Penduduk Navajo membagi tebing-tebing serta lereng-lereng fantastis tersebut dengan nama Antelope Canyon Atas (The Crack) dan Antelope Canyon Bawah (The Corkscrew). Setiap bagian wilayahnya memiliki corak pahatan batu yang berbeda-beda dan yang pasti bisa membuat siapa saja terkagum-kagum. Antelope Canyon Atas memiliki sebutan tersendiri bagi penduduk setempat yakni “Tse’ bighanilini” yang artinya, tempat dimana air mengalir melalui bebatuan. Antelope bagian ini berada 4000 kaki di atas sungai, dengan dinding bebatuan yang menjulang setinggi 120 kaki.

Sementara Antelope Canyon Bawah disebut dengan “Hasdestwazi” yang berarti bebatuan spiral. Meski bersuhu panas sepanjang hari, Antelope Canyon juga tidak jarang mengalami badai ataupun banjir. Dari peristiwa alam yang terjadi berkali-kali inilah pasir-pasir tersebut terbawa sedikit demi sedikit hingga membentuk dinding batu berliku seperti sekarang ini. Dinding-dinding vertikal Antelope Canyon mampu mengubah warna dari pantulan sinar matahari.

Hal ini merupakan campuran dari paparan sinar dan bayangan ngarai yang membuat Antelope Canyon sangat cantik dan begitu berkesan bagi banyak wisatawan. Warna oranye dan merah pada dinding-dinding ngarai yang cantik mampu menarik orang-orang tidak hanya dari Amerika Serikat tapi juga dari seluruh dunia untuk melakukan perjalanan, mendaki ke sini serta berkemah demi melihat pemandangan di tempat wisata ini secara langsung.

Di saat musim panas, kita dapat melihat pancaran sinar matahari menerobos masuk melewati celah-celah yang membentuk pancaran sinar matahari cantik di tengah remang-remangnya lorong bebatuan pasir tersebut. Penduduk di sana menyebut momen seperti ini sebagai “A God speaking from on high”.

Please follow and like us:
error