Guru: Masihkah Digugu dan Ditiru?

630
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Setiap orang memiliki sosok guru yang ia gugu (dipercaya) dan tiru. Biasanya, sosok ini adalah yang 
baik dan sabar. Namun, jika pertanyaan itu dilemparkan ke saya, jawabannya adalah yang jago mengajar! Iya, rata-rata, guru favorit saya adalah galak dan tegas, tapi bikin saya lebih mengerti. Nah, sebetulnya, jadi guru harus bisa ngapain saja, sih?

Pendidikan merupakan sektor yang paling penting dalam mempersiapkan setiap negara semakin maju di masa mendatang. Tak terkecuali Indonesia. Proyeksi Indonesia di bidang pendidikan adalah, setidaknya di tahun 2025, sebagai akhir dari RPJPN 2005-2025, masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang cerdas berdaya saing.

Untuk itu, sejak tahun 2003, pendidikan direvitalisasi dengan perubahan paradigma yang dianut, dari pendidikan sentralistik berbasis UU Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menjadi pendidikan yang demokratis di tahun 2003. 

Dan, salah satu bentuk keputusan strategisnya adalah memberi kepercayaan yang sangat besar pada guru untuk meningkatkan perbaikan mutu sekolah untuk perbaikan mutu pendidikan secara nasional. Untuk itu, pada tahun 2005, Indonesia mengundangkan UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

4 Kompetensi
Ditegaskan pada Pasal 10 ayat 1 UU Nomor 14 tahun 2005, bahwa guru harus memiliki empat kompetensi, yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. 

Inilah standar minimal seorang guru di Indonesia, khususnya guru-guru sekolah/madrasah formal, untuk menopang pelaksanaan tugas mereka dalam mengantarkan bangsa ke depan menjadi negara maju dengan mengandalkan kekuatan sumber daya manusia, lewat paradigma ekonomi berbasis pengetahuan.

Keempat kompetensi itu harus mereka peroleh melalui pendidikan dan dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang memberinya kewenangan untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik. Dalam melaksanakan tugasnya, pemerintah juga mempersiapkan tunjangan profesi, baik guru negeri maupun swasta. Salah satu yang harus dipersiapkan untuk menjadi calon guru, dan harus dimiliki oleh setiap guru yang bertugas di sekolah/madrasah, adalah kompetensi kepribadian, atau kecerdasan personal. 

Berkomitmen adalah Kepribadian
Kompetensi kepribadian menjadi syarat penting bagi setiap calon guru supaya bisa mengajar dengan baik. Kompetensi ini memang nggak diberikan ke siswa, tapi superpower-nya seorang guru dalam membimbing siswanya menjadi manusia cerdas. Guru yang pinter saja, mohon maaf, nggak terlalu bermanfaat jika tidak memiliki komitmen untuk mengajar dengan baik.

Meski demikian, kualifikasi ini nggak hanya seputar mengajar, membimbing, dan mendampingi para siswa. Maria Liakopoulou, peneliti dari Aristotle University of Thessaloniki Makedonomaxon, Yunani, menegaskan bahwa kompetensi kepribadian meliputi karakteristik yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugasnya, seperti profesional, analitis dan kritis, ekspektan, kepemimpinan, dan relasional.

Profesionalisme Guru
Seorang guru yang memiliki sifat profesional, biasanya memiliki komitmen untuk bekerja keras, memiliki rasa percaya diri yang baik, bisa dipercaya, dan menghargai orang lain. Salah satu hal yang amat penting dari sifat profesional adalah memiliki komitmen untuk bekerja keras untuk kemajuan sekolah. Mereka percaya terhadap tujuan-tujuan dan nilai-nilai organisasi.

Sifat profesional dalam kepribadian seorang guru akan terlihat dari sikap komitmennya terhadap pekerjaan dan institusi pendidikan tempat dia mengajar, yang ditandai dengan tiga indikator besar, yakni sangat mempercayai institusinya, sangat ingin memajukan institusi pendidikan tempat dia bekerja, dan dia akan sangat berkeinginan untuk terus mendedikasikan keahliannya di institusi tempat di bekerja.

Kemudian, sifat profesional dalam kepribadian seorang guru juga dapat dilihat dari rasa percaya diri, yang ditandai antara lain, memiliki motivasi yang kuat untuk berprestasi, memiliki emosi yang stabil, tidak meledak-ledak, bisa bekerjasama dengan orang lain, dan selalu mampu memberi jalan keluar untuk setiap persoalan yang dihadapi dalam kelompoknya. Kemudian seorang guru dengan kepribadian yang baik dan memiliki rasa percaya diri harus memperlihatkan cara berfikir yang selalu positif, selalu berkeinginan keras untuk memajukan institusi, siap menghadapi risiko, dan selalu sehat, ceria dan energetik.

Guru Harus Bisa Dikritik
Kita mungkin selalu berpikir bahwa guru adalah mahluk Tuhan yang selalu benar. Semakin lama mengajar, semakin tebal endapan ilmunya yang membuatnya menjadi sakti mandraguna. Mengritik guru adalah tindakan mempermalukan. Faktanya, guru juga manusia biasa yang bisa berbuat salah dan kalau malas, bisa “kalah ilmu” juga. Sebenarnya, jika saja seorang guru terbuka terhadap kritikan, ia akan lebih banyak belajar. Hal itu pasti “menular” pada siswa-siswanya yang mengembangkan karakter kritis-analis juga.

Sifat kritis dan mampu berfikir analitis sebagai wujud kepribadian saintifik seorang guru merupakan karakter yang dimiliki sebagai hasil proses pendidikan keguruan sebelum menjadi guru. Kemampuan berfikir analistis sangat diperlukan bagi setiap guru agar mampu mendorong para siswanya menjadi kritis, dan memiliki kemampuan berfikir analitis dalam pelajaran yang mereka pelajari.

Bagaimana para siswa akan menjadi cerdas dan memiliki kemampuan analisis yang baik jika gurunya sendiri tidak memiliki kemampuan berfikir analisis? Linda Elder and Richard Paul menjelaskan bahwa kualitas hidup dan apa-apa yang dihasilkan manusia akan sangat tergantung pada kualitas berpikir manusia.

Mencapai Target
Kalau kita berpikir hanya orang-orang marketing saja yang punya target, jelas keliru. Seorang guru harus memiliki sifat ekspektatif. Jelasnya, ia harus ekspektatif dalam tiga arah: dia bisa diharapkan oleh manajemen, orang tua siswa, dan para siswa itu sendiri. Apa sih targetnya? Pertama, jelas menghasilkan siswa yang cerdas dan bisa mendampingi seluruh siswanya belajar.

Kedua, dia juga harus memberi harapan pada para siswanya. Bahwa mereka bisa menjadi orang-orang hebat, tidak menduga negatif, dan tidak boleh memandang rendah siswanya. Ia juga tidak boleh sinis pada siswa karena lambat memahami pelajaran dan pada mereka yang nakal. Dampingi, sayangi, dan koreksi perilakunya.

Ketiga, dia harus menaruh harapan penuh pada profesinya sebagai guru, bahwa profesi guru adalah profesi terbaik bagi dirinya dan tidak boleh sinis dengan pekerjaannya. Ia harus yakin bahwa menjadi guru bukan pekerjaan orang susah.

Menjadi Manajer Kelas
Memiliki sifat manajerial dengan fleksibilitasnya dalam menghadapi para siswa dalam kelas adalah modal yang harus dimiliki seorang guru. Dia harus memiliki keahlian dalam perencanaan kelas, mengorganisasi kelas sejak hari pertama dia bertugas, cepat memulai kelas, melewati masa transisi dengan baik, dan memiliki kemampuan dalam mengatasi dua atau lebih aktivitas kelas dalam satu waktu yang sama.

Penggunaan waktu yang efisien dan konsisten juga sangat penting dikuasai, selain memiliki teknik untuk mengontrol kelas, dapat memelihara suasana tenang dalam belajar, dan tetap dapat menjaga siswa untuk tetap belajar menuju sukses. Semua itu harus bisa dipertanggungjawabkan pada kepala sekolah dan komite sekolah, sehingga tidak ada satu pihak pun yang merasa dirugikan dengan layanan guru profesional, dan bahkan semua pihak merasa puas dengan layanan pembelajarannya.

Guru (Harus) Gaul
Kompetensi kepribadian terakhir yang harus dimiliki seorang guru yang baik adalah kemampuan beradaptasi dengan lingkungannya. Untuk itu, dia harus mampu mengembangkan dua karakterisitik interaksi guru dengan lingkungannya melalui dua budaya, kolegiat dan kolaborasi. 

Kegiatan kolegiat bermakna interaksi guru dengan sesamanya baik dalam aspek intelektual, sosial, moral, emosional, dan bahkan mungkin dalam aspek politik atau kebersamaan dalam aktifitas organisasi profesi. Sedangkan kolaborasi lebih pada konteks kerjasama intelektual, saling membimbing dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran, evaluasi, dan berbagai aktivitas diskusi penyelesaian berbagai persoalan pekerjaan sebagai guru.

Dua karakter peribadian guru tersebut akan beririsan dengan kompetensi sosial, tapi masih lebih kuat sebagai kompetensi kepribadian, karena guru profesional harus mampu berinteraksi dan mengembangkan relasi sosialnya minimal dengan kolega guru dan tata usaha di sekolahnya, tidak boleh teralienasi dari lingkungannya. 

Bagaimana guru bisa berkomunikasi dengan orang tua siswa, jika berkepribadian sangat tertutup atau lebih suka menyendiri dan nggak suka berkomunikasi dengan orang lain, padahal perkembangan siswanya harus disampaikan pada orang tuanya, pada kepala sekolah, atau pada pada walinya. [IM]

 

Nah, kita sudah tahu apa saja kriteria yang wajib dimiliki seorang guru. Sekarang, yuk, kita tanya Sydneysiders Indo yang punya kenangan bagus/buruk dengan gurunya…

Marcella 

(Canteen Manager
Campsie Public School), Campsie 

Apa arti guru buat Anda? A teacher is a window to a child’s eyes to view and learn the endless possibilities of their life goal’s. Their are a mantor and a role model to their students.

Pernah kepingin jadi guru? No It is a tough job to handle other children who might have learning difficulties.

Tiga kriteria guru yang baik, menurut Anda, di zaman digital ini? To be a teacher you need to have a lot of patience, resilience and passionate.

 

1. Patients – understand that’s each and individual child (student) learn in a differently and in different time. A child might learn better watching using an app to learn their ABC or another child might learn better in class with sights and writing.

2. Resilience – to be able to thrive in difficult circumstances, are skilled in behavioural management and able to empathise with difficult students.

3. Passionate – a good teacher must be passionate in helping their students learning, they make them excited to learn.

Apa kenangan terbaik Anda tentang guru Anda?
In year 4 we read a book called The Lion and The Witch and The Wardrobe and I was really struggling to read and understand the words of the book so my teacher, Ms. Kate, has bought the video of the movie so that those who didn’t really understood the book would be able to view the contacts in a different way. At that age I really appreciate her by showing me that’s she understood my learning ability encouraged me to then read the book again.

Siapa guru favorit Anda dan mengapa dia menjadi favorit?
Miss Mobayed, Textile teacher year 11-12. She has always helped and pushed me to do more and do better as a result of her I then continue Design for Certificate 2 and Certificate 4 in Design. At the end of my Certificate 4 in Design we had to do a fashion show and design Looks of the Future. I have been struggling to get ideas and inspiration so I had gone back to my old high school and has asked Miss Mobayed to help me with the project. 

Even though I have already graduated year 12 and she has no obligation to help me but she gave me her own personal time after school to help me with some ideas and design the futuristic outfit for the fashion show. She surprised me by attending the end of year fashion show.

Raymond Hamilton

(Risk Management Consultant),
Bexley

Apa arti guru buat Anda? Guru adalah seseorang atau figur yang bisa mengarahkan sekalian memberikan inspirasi buat murid-muridnya di jaman sekarang ini. Kenapa saya menggunakan kata “mengarahkan”? 

Karena di jaman sekarang ini, ilmu pengetahuan sudah gampang didapatkan lewat internet. Maka dari itu, yang murid sebenarnya perlukan adalah pilihan-pilihan yang tepat. Itulah yang menjadi tugas dari seorang guru, berdasarkan pengalaman hidup, berusaha memberikan arahan kepada para murid supaya mereka bisa mengambil pilihan yang tepat dalam hidup.

Pernah kepingin jadi guru? Ya. Menurut saya, nasihat yang diberikan oleh seorang guru yang baik dan yang mengerti kebutuhan muridnya sungguh berharga dan berguna buat masa depan muridnya itu. Efek dan faedahnya bahkan bisa sampai ke generasi berikutnya.

Tiga kriteria guru yang baik, menurut Anda, di zaman digital ini? Ada banyak, sih. Diantaranya adalah seorang guru harus bisa menempatkan posisi dari sudut pandang mereka supaya bisa mengajar dengan efektif. Guru harus mengerti dan bisa sampaikan topik penjelasan dengan jelas. 

Contohnya adjusting the teaching style sesuai dengan level pengertian sang murid. Guru harus siap dengan material atau alat presentation yang cocok sebagai vehicle untuk menyampaikan pesan-pesan atau topik-topik pelajaran yang mau disampaikan. Ini supaya murid tidak merasa bosan dan bisa tetap fokus.

Apa kenangan terbaik Anda tentang guru Anda?  Beberapa perkataan yang berkesan atau berfaedah tetap membekas dalam hati. Walaupun lupa guru yang mana yang menyampaikannya, tapi kata-katanya yang bagus itu tidak akan pernah terlupakan.

Siapa guru favorit Anda dan mengapa dia menjadi favorit? Tidak ada. Yang ada adalah kata-kata atau nasihat-nasihat berguna yang keluar dari mulut atau ditulis oleh siapa pun. Itu akan selalu saya ingat dan saya lakukan walaupun itu asalnya dari seorang anak kecil.

Sharon

(Chef), Manly

Apa arti guru buat Anda? Orang yang mendidik dan mendorong kita agar menjadi lebih baik

Pernah kepingin jadi guru? Tidak, karena saya tau menjadi guru itu punya beban yang besar sekali. Tapi, saya sangat respek kepada para guru.

Tiga kriteria guru yang baik, menurut Anda di zaman digital ini Guru yang benar-benar peduli terhadap tumbuh dan kembang muridnya, mendidik murid-muridnya dengan bijak tanpa menggunakan cara kasar.

Apa kenangan terbaik Anda tentang guru Anda? Guru yang selalu ngajak murid-muridnya bercanda sehingga tidak bosan saat pelajaran berlangsung

Siapa guru favorit Anda dan mengapa dia menjadi favorit? Saya beruntung punya banyak guru yang asik jadi tidak bisa pilih satu saja.

Conny Wijono

(Ibu rumah tangga), Bexley

Apa arti guru buat Anda? Guru adalah pembimbing yang mengajarkan pengetahuan baru buat murid-muridnya. Guru itu digugu dan ditiru, digugu (Jawa) artinya dipercaya dan dipatuhi, ditiru artinya bisa dijadikan teladan.

Pernah kepingin jadi guru? Tidak pernah karena kurang bisa bersikap tegas dan kurang bisa mengajar dengan jelas.

Tiga kriteria guru yang baik, menurut Anda, di zaman digital ini
1. Harus bisa mengikuti perkembangan jaman digital
2. Harus bisa mengajar dengan jelas teori dan praktek
3. Sabar, perhatian dan memberi semangat pada murid untuk maju dan sukses.

Siapa guru favorit Anda dan mengapa dia menjadi favorit
Pak Iswara guru kimia waktu SMA, karena sabar, perhatian, dan bersikap seperti teman.

Previous articlePadukan Hiburan, Promosi Budaya Indonesia, Dan Konser Amal, Soundquriang 9 Berlangsung Meriah
Next articleRossa & Jaz: Bintang-Bintang Di Soundquriang