Galang Dana Sambil Bernostalgia

73
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Meski diwarnai dengan merebaknya isu virus Corona, acara Nostalgia Dinner yang diadakan di Grand Ballroom Epping Club pada hari Sabtu 14 Maret 2020 berjalan lancar dan sukses.

Sejak pukul 6 sore area lobby grand ballroom Epping Club sudah disesaki oleh para tamu yang hadir. Sembari menunggu banyak yang mengambil kesempatan untuk berfoto bersama. Yang sedikit berbeda kali ini, suasana di ruangan tidak banyak diramaikan dengan acara cipika-cipiki, bahkan terlihat beberapa orang melakukan fist bump sebagai alternatif bersalaman yang memang tidak direkomendasikan saat ini.

Sekitar pukul 6.30pm pintu grand ballroom dibuka, dan para tamu mengambil tempat masing-masing. Terlihat malam itu hadir tamu-tamu penting seperti Duta Besar Indonesia untuk Australia Bapak Y. Kristiarto S. Legowo dan Konsul General RI Sydney Bapak Heru Subolo, Brain surgeon dan founder dari Charlier Teo Foundation, Professor Charlie Teo AM. serta perwakilan dari berbagai komunitas Indonesia.

Malam penggalangan dana untuk bushfire di Australia yang diinisiasi oleh Paguyuban Priyangan Sydney dan Indonesian Diaspora Network (IDN-NSW) ini menghadirkan dua bintang tamu penyanyi Nur Afni Octavia dan Christine Pandjaitan yang melantunkan lagu-lagu nostalgia dan menghibur para tamu dengan lagu-lagu andalan mereka. Ditampilkan pula pada malam itu peragaan fashion show Batik Tulis.

Selain dua bintang tamu yang telah disebutkan, ternyata malam itu tampil lagi seorang bintang tamu kejutan yaitu Dubes Kristiarto S. Legowo yang melantunkan lagu dengan suara merdunya. Usai membawakan satu lagu, beliau didapuk oleh penonton untuk tetap bernyanyi. Lagu kedua usai, dan para tamu pun masih belum puas. Akhirnya beliau menutup penampilannya dengan lagu ‘Yue liang dai biao wo de xin’ atau yang lebih dikenal dengan Ni Wen Wo Ai Ni. Kali ini beliau berduet dengan Christine Pandjaitan.

Dalam sambutannya, Dubes Kristiarto S. Legowo juga menyampaikan terima kasih untuk semua inisiatif yang dilakukan oleh komunitas Indonesia dalam menunjukkan rasa solidaritas dan perhatian atas musibah kebakaran hutan yang menimpa masyarakat Australia. Tak lupa beliau juga mengingatkan semua yang hadir untuk tidak pernah berhenti mendukung Indonesia.

“Garuda di dadaku, Indonesia di hatiku”, ujar Dubes Kristiarto S. Legowo dengan penuh keyakinan. [IM]

Please follow and like us:
error