Minum Wine Yang Benar

90
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Wine adalah minuman yang sudah menjadi bagian penting dari sebagian besar dunia sejak ribuan tahun lalu. Tapi, fermentasi buah anggur ini punya nama dan cara minum yang berbeda-beda di tiap negara. Di Indonesia, minum wine adalah satu aktivitas yang juga jadi gaya hidup kekinian. Minuman yang biasa dikonsumsi untuk menghangatkan badan ini, sekarang mudah ditemui di restoran, lounge, atau tempat jamuan lainnya. Bagi masyarakat modern wine menjadi pilihan minuman saat menyantap hidangan di restoran mewah ataupun restoran berkonsep fine dining. Supaya tak terlihat aneh, yuk ketahui cara meminumnya yang tepat.

1. Pilih gelas khusus
Ada alasan mengapa minum wine harus menggunakan gelas bertangkai dan menggelembung di atasnya. Gelas balon akan membantu mengeluarkan aroma asli dari wine. Luas permukaannya yang lebih besar akan memerangkap aroma di dalam gelas sehingga lebih mudah terhirup oleh hidung. Dengan bantuan gelas ini, ketiga indera tersebut akan terbantu dalam menganalisa wine.

2. Pegang tangkai gelas
Gelas wine pada umumnya terdiri tiga bagian yaitu wadah (bowl), tangkai (stem), dan kaki (foot). Dari cara memegang gelas saja, bisa terlihat apakah seseorang amatir atau profesional. Mereka yang ingin tampak gaya memegang gelas wine dengan telapak menghadap atas, tangan seperti ‘membungkus’ bagian bawah wadah gelas. Tangkai gelas dijepit jari telunjuk dan jari tengah.

3. Memutar gelas
Salah satu cara menikmati wine adalah dengan memutar-mutar gelas agar aromanya lebih keluar. Dengan cara ini kita juga bisa melihat apakah body wine full di mana cairan turun dengan lambat/kental atau light dimana cairan turun dengan cepat/encer. Cairan wine atau wine leg yang turun dengan lambat menandakan kandungan alkoholnya tinggi dan rasa wine-nya lebih kering.

4. Menghirup aroma wine
Hirup aroma wine dengan memasukkan hidung ke dalam gelas. Terutama gelas red wine, biasanya berukuran besar, sengaja dirancang agar kita dapat menghirup aromanya. Aroma sangat menentukan persepsi rasa. Makanya, menghirup aroma terlebih dahulu sebelum menyesapnya akan membuat citarasa wine terasa optimal.

5. Cara Minum
Langkah terakhir cara menikmati wine adalah meminumnya, sesap wine secara perlahan. Jangan langsung meneguknya seperti minum air biasa, apalagi menenggaknya dengan cepat seperti minum minuman keras dalam shot glass. Minum sedikit demi sedikit, putar-putar wine dalam mulut selama beberapa detik setelah itu baru telan. [IM]

Please follow and like us:
error