KBRI Canberra Laksanakan Kegiatan Pembagian Bantuan Sembako Tahap II bagi WNI

66
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Canberra – Seperti dialami banyak negara lainnya di dunia, Australia hingga kini masih berstatus Public Health Emergency untuk wilayah Australian Capital Territory (ACT) dan menerapkan pembatasan sosial (social distancing) bagi penduduknya. Meskipun demikian, Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah menyampaikan rencana pelonggaran aturan (easing restrictions) yang akan dilakukan secara bertahap.

Meskipun keadaan di Australia sudah semakin membaik dengan jumlah pasien terinfeksi coronavirus yang menurun, beberapa pertokoan, restoran, dan bisnis belum dapat kembali beroperasi normal seratus persen. Hal tersebut juga turut dirasakan oleh WNI di Australia yang belum dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa.

Oleh karena itu KBRI Canberra kembali mengadakan program pembagian bantuan sembako tahap 2 yang berlangsung selama dua hari yakni pada tanggal 12-13 Mei di KBRI Canberra. Pembagian ini merupakan tahapan lanjutan dari program tahap pertama yang telah dilaksanakan pada pertengahan April 2020 lalu.

Sejumlah 80 paket sembako berisi kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, telur, mie instan, makanan kaleng, gula, dan biskuit telah dibagikan. Penerima bantuan mayoritas merupakan mahasiswa Indonesia yang sedang bersekolah di berbagai universitas di Canberra serta WNI yang terdampak kehilangan pekerjaannya, akibat pandemi COVID-19 juga menjadi sasaran bantuan dari KBRI.

 

Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Y. Kristiarto S. Legowo menyatakan bahwa selama situasi pembatasan di Australia masih berlangsung dan WNI yang tinggal di sana masih terdampak, Perwakilan RI di Australia akan terus melakukan perlindungan dalam menjangkau mereka yang membutuhkan. “Kami tidak ingin WNI di Australia merasa sendirian. Saat ini kita semua sedang diuji dan solidaritas sesama WNI harus tetap kita bangun. Yakinlah bahwa negara hadir melalui Perwakilan RI di berbagai belahan dunia dan akan selalu terdepan dalam melindungi WNI di manapun berada dan dalam kondisi apapun” ungkap Dubes Kristiarto.

Suasana bulan Ramadan di Australia yang biasanya penuh kebersamaan dan menjadi kesempatan untuk saling silaturahmi, kini harus dilalui dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mengurangi penyebaran virus dan saling menjaga satu sama lain. Bantuan yang diberikan oleh KBRI diharapkan dapat meringankan beban dan meningkatkan semangat kebersamaan serta optimisme WNI di Australia. [IM/KBRI Canberra]

 

Please follow and like us:
error