Karya Seniman Diaspora Indonesia di Maitland Regional Art Gallery (MRAG) Australia

498
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Sebuah acara kesenian menarik “A Little Pot Luck Party Pai Ti Kong with the Ghosts (Double-Happiness)” diselenggarakan di Maitland Regional Art Gallery (MRAG) NSW Australia pada 27 Januari 2023 lalu.

Acara ini dipersembahkan untuk merayakan karya seniman diaspora Indonesia – Jayanto Tan yang dipamerkan hingga Maret mendatang. Para undangan yang hadir tampak berpakaian rapi dan menarik, dan berbagi resep ‘secret’ favorit masakan family, sembari menyaksikan Jayanto Tan menyuguhkan atraksi pembuatan kue Lamington Pandan yang sarat makna budaya dan sejarah.

Setelah pembakaran dupa sebagai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyuguhan Yusheng sebagai penanda perayaan Imlek. Sesudah itu Jayanto Tan menyeriterakan petualangan asyiknya di balik proses penciptaan karya-karya seninya.

Menurut Jayanto Tan, karya seninya terinspirasi oleh tradisi keluarga, aneka ritual makanan sehari-hari dan ide-ide keberagaman di Indonesia. Karya keramik warna-warni yang ditampilkannya tampak mengundang keingintahuan dan menjadi inspirasi.

Apalagi pengunjung juga diberi kesempatan mengikuti workshop pembuatan jajanan pasar dari air clay warna warni sambil menikmati suguhan makanan multikultural khas Australia, unik dan lezat, yang dihidangkan oleh penyelenggara.

Yang membuat acara menjadi lebih menarik yaitu adanya kolaborasi antara Jayanto Tan dengan beberapa seniman diaspora Indonesia lainnya dan seniman setempat.

Selain Yusheng yang disiapkan oleh seniman keramik Pinky Machmud, musik keroncong oleh Siti Suharti (Kartika Suharto) dan Suharto juga disuguhkan. Ditambah lagi dengan penyair Indonesia Iskandar Nugraha yang membacakan puisi berjudul “Pandan Lamingtons”, baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.

Dengan kostum unik dan penuh warna, para hadirin menikmati suasana spesial diiringi alunan lagu-lagu Indonesia serta sentuhan kehangatan khas kebhinekaan yang universal. Tidaklah berlebihan bila acara kesenian ini telah mempresentasikan kekhasan budaya Indonesia yang patut diketahui oleh khalayak masyarakat Australia sebagai hubungan persahabatan.

Selain beberapa undangan yang langsung menyatakan kegembiraannya, Anne McLaughlin, sang kurator dari acara ‘Gallery After Hours’ juga menyatakan kepuasannya atas acara publik yang sukses tersebut. Harapannya, acara serupa bisa lebih banyak diselenggarakan lagi di masa-masa mendatang. [IM]

Text: Iskandar Nugraha | Photos: Leighsa Cox

—————————————————————————————————-

Acara ‘Free Art January Gallery After Hours’ ini disponsori oleh Maitland Regional Art Gallery, Education Partner Cleverpatch and MRAG Members.

Pameran keramik Jayanto berlangsung sampai 12 Maret 2023.

Ikutilah karya seni Jayanto Tan, di Instagram @jayanto_art

Previous articleJadwal Penerbangan Baru Garuda Indonesia Ke/Dari Australia
Next articleMalam Penghargaan Komunitas dan Jalan-Jalan Sejarah dalam rangka Hari Australia 2023