Acara Tempo Doeloe

294
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

“Apa sih Tempo Doeloe?”

“Kenapa aku harus ikut Tempo Doeloe?”

“Memangnya ada apa aja sih di Tempo Doeloe?”

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin bermunculan di benak kalian saat mendengar ‘Tempo Doeloe’. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Tempo Doeloe mengadakan sesi tanya jawab dengan Project Manager Tempo Doeloe 2023, Samuel Alamsjah. Yuk kita simak!

Bagaimana Sam menjelaskan ‘Tempo Doeloe’ untuk publik yang belum tahu tentang acaranya?

Kalau kamu pernah bertanya-tanya,

“Kira-kira street food Indonesia kalau dibawa ke Aussie bakal kayak gimana ya?”

Nah, Tempo Doeloe-lah jawabannya! Di Tempo Doeloe, kamu bisa melihat dan mencoba banyak makanan khas Indonesia yang kalian rindukan! Jajanan ringan yang kalian rindukan mungkin sering kalian pesan secara online di malam hari akan ada di Tempo Doeloe. Nggak cuma itu, kalian juga bisa melihat atraksi dan penampilan menarik, termasuk games Indonesia yang bakal seru banget kalau dimainkan bersama teman-teman kalian!

Memangnya kenapa sih,  orang-orang harus datang ke Tempo Doeloe tahun ini?

Karena ini adalah tahun pertama diadakannya Tempo Doeloe, kamu akan menjadi salah satu orang pertama yang dapat merasakan sekilas kuliner dan budaya jajanan tanah air kita. Bagi kalian yang rindu dengan Indonesia, terutama kulinernya yang enak-enak dan beragam, wajib sih untuk datang ke Tempo Doeloe! Jangan sampai ketinggalan ya, acaranya di tanggal 4 Mei 2023! Bring your friends and let’s have fun together in Tempo Doeloe!

Hal apa yang paling menantang dalam mengorganisir Tempo Doeloe untuk pertama kalinya?

Tempo Doeloe adalah salah satu proyek kami yang tertunda selama beberapa tahun karena pembatasan COVID-19. Tentu banyak ekspektasi untuk menghadirkan budaya street food Indonesia di Melbourne. Menurut saya, menemukan konsep festival dan mitra bisnis Indonesia yang tepat adalah sesuatu yang harus kami perhatikan lebih dalam.

Dalam pikiran dan harapan Sam, apa hasil yang diinginkan dari Tempo Doeloe tahun ini?

Happy people, happy stomach, and happy vibes. That’s all I’m wishing for our event debut! [IM]

Previous articleSalat Eid bersama ribuan muslim asal Indonesia, Konjen RI Sydney ajak pertebal persatuan dan toleransi
Next articleStartup Indonesia “Privy” Lebarkan Sayap ke Negeri Kanguru