Tommee Balukea And His New Found Passion

332
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Tommee Balukea, adalah seorang musisi kelahiran Indonesia yang sudah tinggal
di Sydney selama kurang lebih 30 tahun. Tommee lahir di kota Bima, di sebelah timur pulau Sumbawa di propinsi NTB. Kedua kakeknya berasal dari Pulau Roti (orang Rote)
di propinsi NTT dan kedua neneknya berasal dari Bima (Dou Mbojo).

“Saya tinggal di pulau kelahiran saya (Sumbawa) sampai berumur 10 tahun.
Sesudah itu, keluarga kami pindah ke Bali. Sekolah di Bali banyak memperkenalkan
saya ke dunia seni. Di Bali jugalah, awal tumbuhnya kegemaran dan ketertarikan
saya terhadap musik”, ceritanya.

Yuk, kita kenal dengan Tommee Balukea lebih jauh.

Apa, sih, passion-nya Tommee?
Ini suatu pertanyaan yang menarik. Passion, bahasa Indonesianya apa, ya?
Sudah dari dulu sekali saya mencari jawaban ini. Mohon, kalau ada yang tahu, tolong dibagi jawabannya, ya. Bagaimanapun juga, saya akan coba menjawab pertanyaan
ini dengan pengertian passion di dalam bahasa Inggris, ya.

Saya sendiri, saat ini, baru sekali menemukan passion saya. Setelah sekian lama berkecimpung di dalam dunia ini (bermusik), rupanya membutuhkan waktu yang lama
juga untuk meyakinkan saya bahwa ini adalah passion saya. Di awal, saya pikir bermusik itu hanya suatu kegemaran, atau iseng-iseng untuk hiburan. Ternyata, lama-lama, saya rasakan bahwa ini adalah passion saya.

Musik telah memberikan saya kehidupan yang jauh dari impian saya. Membawa saya ke tempat yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, dan manggung di tempat-tempat yang tidak pernah saya impikan sekalipun. Dan juga, musik yang mengangkat saya ketika saya jatuh, merangkul saya ketika saya susah, menghibur saya ketika saya kesepian, dan masih banyak lagi pengalaman lainnya, yang membuat saya percaya bahwa passion saya (sebenarnya) adalah musik.

Lewat musik saya mendapat kesempatan bermain di festival-festival besar di Australia, seperti Woodfoord, WOMAD, Blues Fest. Juga, banyak lagi festival lainnya, baik di Australia, Jepang, Eropa, dan Kanada. Lewat festival tersebut, saya mendapat kesempatan untuk kenal dengan pemusik dari negeri lain, yang tentunya banyak dari mereka adalah idola saya.

Boleh ceritakan beberapa karya favourite Tommee dan inspirasi di baliknya?
Sudah ratusan lagu yang saya ciptakan, dan kebanyakan terinspirasi dari kehidupan, dengan alam dan mahluk di dalamnya. Lagu-lagu yang saya ciptakan ada yang dalam bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Bima (nggahi Mbojo).

Saya sudah released tujuh album, yang semua lagunya adalah ciptaan saya.
Sejauh ini, setiap album yang sudah saya published memiliki warna dan suasana sendiri. Misalnya, dengan album yang terbaru saya Follow The Wind, album ini terinspirasi dari musik keroncong dari Indonesia.

Agar tidak disalahpahami, album ini bukan album musik keroncong. Album ini adalah album yang terinspirasi dari musik keroncong. Lagu-lagu dalam album ini banyak menggambarkan kehidupan di pulau, dari suara alat musik hingga iramanya, bahkan sampai suasana pantai dengan perahu layarnya, bisa saya rasakan dalam album ini.

Indonesia adalah negara kepulauan. Jadi, di mana saja kita di Indonesia,
kita sedang berada di pulau. Ini musik pulau.

Sekarang ini, saya sedang mempromosikan proyek album baru saya Oleh Oleh
Dari Seberang. Proyek album ini saya buat untuk membantu anak-anak yatim piatu. Semua hasil dari penjualan musik dari proyek album ini akan saya sumbangkan.
Semoga para pembaca INDOMEDIA mau ikut membantu untuk mempromosikan
proyek ini, karena lebih banyak yang membeli album ini, lebih banyak lagi anak-anak yatim piatu yang bisa kita bantu.

Nah, untuk pertanyaan karya favorit? Hmmm, buat saya semuanya favorit,
karena setiap lagu yang saya ciptakan akan punya koneksi tersendiri dengan
jiwa dan kehidupan saya. Dengan kata lain, setiap lagu punya napas sendiri.

Ada pesan-pesan bagi pembaca yang ingin berkarya dalam bidang ini juga?
Tidak semua orang diberikan bakat dan kesempatan untuk berkarya musik. Jika ada dari kita yang beruntung dan dianugerahkan bakat ini, berkarya dan nikmatilah. Buat saya, berkarya itu adalah satu wadah di mana saya bisa menuangkan perasaan dan pemikiran saya lewat keindahan suara musik. Bakat untuk bermusik adalah satu anugerah buat saya, yang akan selalu saya syukuri.

Kalau ingin lihat karya-karya Tommee lainnya di mana saja?
Kalau ingin melihat klip-klip video terbaru saya bisa ke link ini:
https://m.youtube.com/channel/UCGkdqh9t-FhN5B0SFPDMNlQ

Kalau ada yang ingin streaming ataupun downloading musik-musik saya,
lewat spotify, atau Apple music, bisa klik link ini: https://spoti.fi/32dnB7b. [IM]

Previous articleMengapa Pendidikan Harus Tetap Menjadi Prioritas Utama Pasca Covid-19
Next articleUmur Hanyalah Angka: Upaya-Upaya Menuju Forever Young