TEROBOSAN PROMOSI INDONESIA YANG INOVATIF DAN KREATIF

120
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Penandatanganan Memorandum of Understanding ITPC-UTS

Pada tanggal 15 Juni 2021 lalu, Kementrian Perdagangan Indonesia yang diwakili oleh Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) menjalin kerjasama berbasis edukasi dengan University of Technology Sydney. Hal ini merupakan tindak lanjut “obrolan” kasual Direktur ITPC, Ayu Siti Fatimah, dengan Profesor Lesley Harbon, Head of School, Faculty of Arts and Social Sciences, University of Technology Sydney.

Para pejabat tinggi kedua belah pihak tampak memenuhi undangan penandatangan yang bertempat di kantor baru ITPC, yaitu di gedung Macquarie Place yang terletak di kawasan strategis Circular Quay. Dari pihak Republik Indonesia, tampak Duta Besar Indonesia untuk Australia, Kristiarto Legowo, dan jajarannya, Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk New South Wales, Queensland, dan South Australia, Heru Subolo, dan jajarannya, dan Direktur ITPC Sydney Ayu Siti Maryam.

Sedangkan dari pihak University of Technology Sydney, hadir Iain Watt, Deputy Vice Chancellor, Profesor Alan Davison Mossop, Dean of Design, Arhitecture and Building,
dan Profesor Lesley Harbon, Head of School Faculty of Arts and Social Sciences,
School of International Studies and Education, beserta para jajaran terkait.

Acara ini sendiri adalah puncak dari kerjasama yang terkait promosi produk Indonesia dan menjadi terobosan yang inovatif dan kreatif, buah kerja keras ITPC yang dikomandoi Ibu Ayu Siti Fatimah. Beliau mencari cara untuk menyiasati pandemik yang berkepanjangan yang berpengaruh pada aktivitas-aktivitas promosi produk Indonesia. Tidak tinggal diam berpangku tangan, Ibu Ayu merasa perlu “menjemput bola”. Dan, gayung pun bersambut. Pihak University of Technology Sydney menyambut gembira ide-ide brilian yang digulirkan ITPC.

Adapun ide tersebut adalah dibukanya dua mata kuliah baru yang berkaitan dengan promosi produk Indonesia, yaitu Indonesia Design Studio, baik untuk jurusan Design maupun Global Studies. Keduanya menyediakan program magang di ITPC yang membuka kesempatan bagi para mahasiswa UTS untuk mengenal dan memelajari produk-produk Tanah Air, sekaligus bertatap muka–secara virtual–dengan para produsen di Tanah Air.

Tepat pukul 13.05 waktu Sydney, acara dimulai. Dipandu dengan hangat oleh Kestity Pringgoharjono yang juga memiliki peran penting atas terjadinya kerjasama ini, penandatanganan MoU berlangsung lancar, setelah kedua belah pihak memberikan
kata sambutan. Disaksikan secara virtual oleh Wakil Menteri Perdagangan Bapak Jerry Sambuaga, penandatangan MoU ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Bapak Didi Sumedi, dari pihak Indonesia, dan Mr. Iain Watt, dari pihak Australia.

Acara dilanjutkan dengan berfoto dan saling menukar cinderamata, serta melanjutkan minum kopi yang diseduh oleh Aslan Coffee. [IM]

Previous articleDorong Pemulihan Pariwisata Bali, KJRI Sydney Fasilitasi Peluncuran Aplikasi “Tour By Me”
Next articleYuuuk Gowes Bersama IWINA – Yoen yahya