Sisi Lain Alim Lim, Pengacara Runner-Up Kompetisi Mercedes Benz

63
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Pada tanggal 28 April 2024, Mercedes Benz Club NSW mengadakan kompetisi kendaraan klasik di 47 O’ Riordan Street, Alexandria. Acara ini terbuka untuk umum dan menarik perhatian banyak penggemar mobil, termasuk pengunjung yang ingin mengenal lebih jauh seputar kendaraan bermerek keren dan mewah ini.

Kompetisi tahunan yang diadakan oleh Mercedes Benz Club NSW ini menampilkan kendaraan klasik Mercedes-Benz yang dinilai oleh para juri. Mercedes Benz Club NSW, yang didirikan pada tahun 1971, kini telah memiliki 2800 anggota dari berbagai kalangan.

Di antara peserta kompetisi, terdapat nama Alim Lim, seorang pengacara yang namanya tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Di tengah kesibukan sehari-harinya menangani berbagai kasus hukum, ia masih menyisihkan waktu untuk hobinya pada kendaraan beroda empat. 

Alim adalah anggota dari Mercedes Benz Club NSW dan berpartisipasi dalam kompetisi kali ini dengan menampilkan koleksi Mercedes Benz tahun 1989 berwarna maroon. Alim berhasil menyabet posisi juara Runner-Up dalam kompetisi tersebut.

Perjalanan Alim dalam dunia otomotif dimulai pada tahun 1989 ketika Om Djoni, sahabat ayahnya, membeli Mercedes Benz seri W126 model 300 SEL dan tinggal bersama keluarga Alim di Australia. Alim yang saat itu masih remaja terpesona oleh mobil tersebut dan bercita-cita memiliki satu untuk dirinya sendiri.

Setelah menyelesaikan studinya dan menjadi pengacara, Alim tetap memiliki impian untuk memiliki Mercedes Benz yang diinginkannya. Pada tahun 2021, Alim menemukan iklan penjualan Mercedes Benz long wheelbase warna maroon impiannya dari seorang penjual di Tasmania. Dengan bantuan teman yang juga merupakan kliennya, Efendi, Alim berhasil membeli dan mengirimkan mobil tersebut ke Melbourne. Dari Melbourne, ‘mainan baru’nya itu masih harus menempuh perjalanan darat sejauh 1500 km ke Sydney.

Kondisi mobil masih sangat terawat baik karena si penjual adalah seorang pemilik boutique Hotel yang hanya memakai mobil tersebut untuk antar jemput tamu ke airport.  Dengan bantuan teman-temannya yang ahli dalam perbaikan mesin Mercedes Benz, serta proses men-cat ulang dengan ceramic coating, kendaraan ini menjadi sempurna untuk mengikuti kompetisi dan membawa Alim berhasil meraih posisi Runner-Up.

Di garasi Alim terdapat koleksi lain mobil Mercedes Benz yang terawat baik, termasuk model S Class dan EQ. Alim berharap dapat menjadi juara pada kompetisi tahun depan. [IM]

“All our dreams can come true, if we have the courage and perseverance to pursue them.”

Oleh: Yoen Yahya

Previous articleIman Membuat Kita Mengerti
Next articlePeluncuran Resmi EKONOMOS Edisi 5 di Gala Dinner Tahunan ABSC Inc.