Sexercise Dan Manfaatnya

101
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Siapa sangka kalau seks adalah kegiatan yang memerlukan stamina prima? Sexercise adalah latihan untuk meningkatkan performa dan fungsi seksual, yang membuat akivitas seksual lebih memuaskan. Selain tubuh pun jadi sehat dan bugar. Satu olahraga, dua manfaat sekaligus. Cuan!

Pelatih para bintang terkenal Jason Rosell menciptakan istilah “sexercise”, dan menggunakannya untuk menamai serangkaian latihan untuk meningkatkan performa seksual seseorang.

Latihan ini disusun karena fisik yang bugar dapat memengaruhi seksualitas dengan cara kegiatan seks lebih mudah dan lebih nyaman, mengurangi risiko disfungsi ereksi, masalah kegairahan, dan membantu orang merasa lebih percaya diri dengan tubuhnya. Latihan ini juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit menahun, seperti diabetes, yang dapat menyebabkan masalah seksual.

Banyak olahraga bisa membantu kita memperoleh kebugaran tubuh, tapi yang benar-benar meningkatkan vitalitas seks ternyata nggak banyak. 

Manfaat Kegiatan Seksual untuk Kesehatan

1. Kesehatan jantung yang lebih baik
Seks dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan cara menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian di tahun 2020 menemukan bahwa, setelah terkena serangan jantung, kegiatan seksual yang dilakukan lebih dari seminggu sekali mengurangi tingkat kematian hingga 27%.

2. Sistem imun yang lebih sehat
Seks yang dilakukan teratur dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi risiko infeksi dan terhindari dari penyakit-penyakit tertentu.

3. Kesehatan emosi yang lebih baik
Seks dapat mengurangi risiko depresi dan kecemasan.

4. Meningkatkan percaya diri
Seks yang memuaskan dan menyenangkan dapat membuat orang merasa lebih baik pada diri sendiri.

5. Hubungan yang sehat
Jalinan yang kuat dan sehat dapat meningkatkan kualitas hubungan itu sendiri.

6. Tidur berkualitas
Pada beberapa orang, seks dapat membantu orang untuk tertidur lebih cepat–setelah melakukannya, tentu saja.

7. Mengelola stres
Seks dapat menjadi alat “self-care” yang sesuai dalam membantu meredakan stres.

Yang perlu dicatat adalah bahwa kegiatan seks itu sendiri tidak selalu meningkatkan kesehatan. Seks yang dipaksakan, sakit, atau tidak menyenangkan dapat menyebabkan tekanan emosi, luka fisik, dan masalah kesehatan lainnya.

Manfaat Kebugaran untuk Performa Seks

Latihan olahraga dapat meningkatkan performa seksual dalam banyak cara:

1. Mengurangi disfungsi ereksi: Pria yang berolahraga secara teratur – khususnya aerobik
(lari atau jalan), dapat mengurangi gangguan makan. Sebuah analisa meta 2017 menemukan manfaat optimal dengan melakukan olahraga aerobik berintesitas sedang-tinggi.

2. Melawan efek samping antidepresan tertentu yang memengaruhi libido: Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa olahraga sebelum seks dapat meningkatkan kegairahan dan fungsi seksual secara menyeluruh.

3. Olahraga dapat mengurangi risiko kondisi medis menahun: Penyakit kronis dapat menganggu performa seksual. Contohnya, diabetes berkaitan dengan disfungsi ereksi, gangguan kegairahan, dan isu-isu seksual lainnya.

4. Meningkatkan fungsi seksual: Beberapa olahraga dapat menguatkan otot-otot pelvis, yang digunakan saat bercinta. Latihan Kegel membantu mendapatkan orgasme lebih mudah dan mencegah mengompol, dan tidak bisa menahan kencing.

5. Meningkatkan daya tahan dan kekuatan: Keduanya sangat membantu kita melakukan berbagai gaya “akrobatik” lebih mudah dalam berhubunga seks. daya tahan tinggi membantu kita tidak mudah lelah saat sesi-sesi seks yang puaaaaaaanjang.

Olahraganya Apa Saja, Nih? 

1. Aerobik: Meningkatkan denyut jantung, latihan ini membantu kita menjaga berat badan sehat, memperbaiki tekanan darah, meningkatkan kebugaran fisik secara keseluruhan, dan membantu disfungsi ereksi, dan performa seks secara keseluruhan.

2. Berenang: Latihan intensif dengan low-impact untuk mereka yang memiliki nyeri persendian atau otot.

3. Jalan kaki: latihan ideal buat pemula atau mereka yang kesulitan melakukan gerakan-gerakan yang sulit atau intens.

5. Olahraga Aerobik Intens: lari, jogging, lompat tali, skiing, atau olahraga alat.

6. Olahraga Pelvis: menguatkan otot bawah pelvis (kelompok otot yang menopang kandung kemih. Otot-otot ini berkontraksi saat orgasme). Contohnya: Kegel.

7. Latihan beban dan fleksibilitas: meningkatkan kekuatan dan kelenturan tubuh yang bisa saja dibutuhkan saat berhubungan seksual. Males banget kan, kalau tiba-tiba kram saat lagi asyik-asyiknya… 

8. Yoga dan pilates: keduanya fokus memperbaiki kelenturan dan fungsi gerakan.

9. Angkat beban: meningkatkan kekuatan beberapa otot atau kelompok otot.
Jangan mimpi bisa pamer angkat-angkat si dia kalau nggak biasa angkat dumbel.

Oke, selamat bercinta, eh berolahraga! [IM]

Previous articleLeica M11
Next articleHURSTVILLE, Sydney’s Real Chinatown