Monash University, Universitas Asing Pertama Hadir di Indonesia

61
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia, tanggal 14 April lalu meresmikan universitas asing pertama di Indonesia, yang berbasis di BSD City, Barat Daya Jakarta.

Kelompok mahasiswa pertama telah memulai studi mereka di Monash University, Indonesia pada tahun 2021, dimulai di bidang yang berfokus pada masa depan seperti Data Science, Business Innovation, Urban Design dan Public Policy.

Pada tahun 2022, kampus pascasarjana juga akan menyambut para pemimpin masa depan yang berbakat ke dua program baru – Master of Public Health dan Master of Cyber Security – di samping yang telah ditawarkan saat ini. Pendaftaran mahasiswa PhD di semua bidang program juga akan dimulai tahun ini. 

Pada tahun pertama beroperasi, Monash University, Indonesia telah menjalin kerjasama strategis dengan industri, universitas lokal dan pemerintah, diarahkan untuk mendukung pembangunan sosial, teknologi dan ekonomi Indonesia.

Kemitraan tersebut antara lain:

• Bekerja sama dengan Tokopedia, Monash menghadirkan kolaborasi riset berdampak tinggi pada pembelajaran mesin dan perkiraan permintaan.

• Bekerja sama dengan Traveloka, Monash memberikan kesempatan pelatihan bagi dosen universitas di Indonesia yang berupaya mendukung target Indonesia untuk mencapai sembilan juta talenta digital pada tahun 2035.

• Monash telah bermitra dengan Bank Mandiri untuk memberikan pelatihan lanjutan bagi kelompok pemimpin baru dalam ilmu data dan inovasi bisnis.

• Sejalan dengan ini, Monash secara aktif membangun kemitraan dengan berbagai universitas di Indonesia, dimulai di provinsi Banten, di mana Monash telah membentuk kolaborasi dinamis dengan UNTIRTA, yang menampilkan karya penelitian bersama tentang pengembangan masyarakat dan ekowisata.

Menteri Makarim secara resmi menyambut Monash University ke Indonesia. “Saya senang kampus Monash University Indonesia telah membuka peluang yang lebih luas untuk pendidikan berkualitas, setelah dimulai pada tahun 2021 sebagai universitas milik asing pertama di Indonesia,” kata Makarim.

“Monash University, Indonesia akan memainkan peran penting dalam upaya kami untuk mengembangkan sistem pendidikan yang lebih relevan dan tangguh, serta untuk memastikan mahasiswa dapat berkembang dalam angkatan kerja yang terus berubah. Monash University, Indonesia adalah platform masa depan di mana koneksi baru yang vital akan terbentuk, ide dan penelitian baru dipelopori, dan pemimpin masa depan lahir.”

Presiden dan Wakil Rektor Monash University Profesor Margaret Gardner AC mengatakan Monash akan berperan aktif dalam ekosistem pendidikan tinggi Indonesia.

“Pendirian Monash University, Indonesia adalah realisasi dari pidato Presiden Widodo kepada Parlemen Australia pada tahun 2020. Saya senang bahwa dua tahun kemudian, dan dalam pandemi, kami berada di sini hari ini, secara pribadi, untuk secara resmi membuka kampus ini,” kata Profesor Gardner.

“Saya dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Pemerintah Indonesia atas dukungannya yang berkelanjutan. Kampus Monash Indonesia sedang dalam perjalanan untuk menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk masa depan sektor pendidikan tinggi Indonesia, dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan sosial, ekonomi, dan teknologi Indonesia. Saya menantikan masa depan di mana pertumbuhan kampus ini memperdalam hubungan antara kedua negara kita.”

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Ibu Penny Williams, mengatakan “Saya senang melihat universitas Australia kelas dunia seperti Monash secara resmi membuka kampus di Indonesia, membawa peluang baru untuk penelitian berdampak tinggi dan memperluas penawaran akademik,” kata Duta Besar Williams.

“Sebagai universitas asing pertama yang didirikan di Indonesia, Monash membuka jalan dalam menjalin pendidikan yang lebih kuat dan hubungan antar masyarakat dengan Indonesia,” katanya. [IM]

Previous articleDidik Trimardjono 
Next articleCLANCY PETERSEN – DAMANIK