Minum Kopi Untuk Penderita Sakit Maag

434
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Tak hanya untuk orang tua saja, kalangan muda, bahkan mereka yang masih remaja, banyak yang menjadi penikmat kopi. Bahkan, kopi dianggap sebagai sumber inspirasi hingga muncul istilah “tidak ngopi tidak kerja”. Istilah itu memang tidak berlebihan. Sebab banyak penelitian menyebut bahwa kandungan kafein dalam kopi sanggup mengusir rasa lelah dan meningkatkan konsentrasi. Kopi juga mendukung fungsi kognitif otak sehingga ingatan lebih kuat, mempertajam emosi, serta meningkatkan kewaspadaan.

Sayangnya, kopi sering disebut-sebut menjadi penyebab naiknya asam lambung dan pemantik penyakit maag. Benarkan demikian? Apa benar orang yang memiliki gangguan penyakit maag tidak boleh minum kopi sama sekali? Nah, jika Anda penderita maag dan tetap ingin menikmati kopi, memilih kopi yang benar adalah salah satu kuncinya. Berikut caranya!

Pilih Arabica
Sudah umum jika kopi Arabica memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan kopi Robusta. Kadar keasaman pada varietas Arabica juga berada setengahnya di bawah Robusta. Perlu diingat bahwa kadar tidak sama dengan rasa. Karena kandungan kafein dan keasaman yang lebih rendah ini, maka Arabica masih aman dikonsumsi oleh para penderita maag. Selain itu, kandungan kafein juga bisa berbeda-beda menurut jenis kopi yang dipanggang atau disangrai. Semakin lama kopi dipanggang, semakin hitam warnanya, maka semakin tinggi kafeinnya. Salah satu kopi rendah kafein adalah jenis kopi hijau.

Seduh Manual
Kopi yang diseduh manual, atau istilah kerennya manual brew, umumnya memakai filter untuk menyaring kopi. Filter ini menjadi semacam penyeleksi karakter-karakter baik dari kopi yang bukan hanya membuat karakter aslinya keluar, tapi juga menjadikannya lebih ringan karena proses ekstraksi yang rata-rata hanya sekitar 2-3 menit. Metode seduh manual ini lebih pas dikonsumsi dibandingkan dengan metode tubruk yang biasanya melibatkan proses perendaman cukup lama. Proses ekstraksi lama akan membuat karakter kopi keluar secara berlebihan sehingga tidak baik, bukan hanya untuk penderita maag.

Kopi Harus Segar
Ini jugalah sebabnya mengapa rata-rata ahli kopi menyarankan untuk membeli kopi yang diolah dari biji kopi asli. Kopi segar memastikan tidak ada campuran lain yang tersisip ke dalam bubuk kopi. Dengan kata lain, kopi yang akan kita seduh dan nikmati adalah sebenar-benarnya kopi. Bukan unsur lain yang dicampurkan bubuk kopi. [IM]

Please follow and like us:
error
Loading...