MAAF: ANTARA MEMINTA DAN MEMBERI

38
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Manakah yang lebih penting? Dan, apa hubungannya dengan kedewasaan diri, kesehatan jasmani, mental, dan juga rohani? Mari kita telisik lebih dalam.

Sebelum memasuki bulan Ramadan, umat muslim Indonesia biasanya memiliki tradisi meminta maaf dari semua kesalahan yang telah dibuat. Tujuannya agar ibadah puasa mereka mulus dan lancar hingga mendatangkan berkah. Di bulan yang sama pula, umat Kristen akan menundukkan kepala demi mengingat pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib yang rela mati untuk menebus dosa umat manusia. Bulan ini INDOMEDIA mengajak para pembacanya untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan menjawab pertanyaan seputar maaf.

Sebelum dimulai, INDOMEDIA berterima kasih sebesarnya kepada panelis pembaca yang berkontribusi pada artikel ini. 

Apa Arti kata Maaf?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata maaf adalah ungkapan permintaan ampun atau penyesalan.

Kata maaf memang mudah diucapkan, tapi tidak semua orang bisa melakukannya dengan keikhlasan hati. Padahal kalau kita bisa melakukannya dengan tulus, akan sangat bermanfaat dan membuat hidup lebih tenteram. Untuk itu, sebaiknya kamu segera belajar memberi dan meminta maaf dengan baik sebelum hal-hal buruk terjadi. 

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Berdasarkan sebuah penelitian, salah satu hal yang paling sulit dilakukan orang adalah meminta maaf dan memberi maaf kepada orang lain. Walaupun seseorang menyadari kesalahannya, meminta maaf kepada orang yang telah disakiti bukanlah perkara mudah. Ada rasa gengsi ataupun ego yang menghalangi seseorang untuk bisa berkata, “Aku telah bersalah. Aku meminta maaf atas tindakan yang telah kulakukan dan berharap kamu dapat memaafkan aku.”

Sama halnya meskipun seseorang sudah bisa menahan rasa sakit akibat kesalahan yang dibuat orang lain, memaafkan orang tersebut juga bukan perkara mudah. Rasa yang tergores seolah tak bisa lepas dari ingatan dan terus membekas. Dalam sebuah judul lagu disebutkan, “Forgiven not Forgotten”. Aku memaafkan tapi aku tidak bisa melupakan kesalahanmu. Apakah ini yang dinamakan memberi maaf? 

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Dapatkah kita memaafkan seseorang yang telah menyakiti begitu dalam? Begitu dalam sehingga membekaskan “luka” pada tubuh, dalam hati, pikiran, dan jiwa.Jika begitu kasusnya, maaf seperti apakah yang bisa kita berikan? Apakah memaafkan artinya melupakan? Bagaimana kita move on dari rasa sakit dan kesedihan? Ada lima alasan penting untuk memaafkan, yaitu:

1. Saat memaafkan orang lain, kita memaafkan diri sendiri.
2. Kita bukanlah korban, tapi pemenang.
3. Rasanya bebas. Coba, deh.
4. Meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Oh, yeah!
5. Kedewasaan iman kita akan naik tingkat.

Kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?Mengampuni menjadi sulit karena sebagian alasannya adalah manusia mahluk yang berevolusi secara psikologis juga, dalam hal ini motivasi psikologis yang berusaha menghindari ‘dilukai’ oleh orang lain. Salah satu cara termudah untuk menghindari perlakuan tak mengenakkan ini adalah dengan ‘memukul balik’ atau ya, menghindari orang-orang yang menyebalkan itu saja. Tapi, apa jadinya jika sudah terlanjur ‘dilukai? Simak jawaban-jawaban menarik dari panelis bulan ini yang sangat menginspirasi kita yang berhati ‘tebal’ atau bahkan menyimpan dendam.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?Alasan mengapa harus ada hukum dalam kehidupan adalah untuk mengatur tingkah laku manusia agar tercipta ketertiban, kenyamanan, keamanan, dan keadilan. Tentu kita bisa membayangkan kalau tidak ada hukum atau aturan dalam kehidupan sehari–hari, bukan? Tidak adanya hukum/aturan dapat menyebabkan kekacauan dalam kehidupan sehari–hari karena orang akan berbuat sesuka hatinya karena mereka bebas berbuat apa saja tanpa adanya perasaan takut akan terkena sanksi atas perbuatannya.

Apakah Anda pemaaf?
Memaafkan sungguh luar biasa kuasanya. Jika bisa dibotolkan, satu dosis kecil saja dalam setiap hari bisa menyelamatkan begitu banyak hubungan pernikahan, persahabatan, keluarga, dan lainnya. Namun, apa, sih, sebenarnya “bahan-bahan aktif-nya”? Bagaimana kita belajar memaafkan? Memaafkan pada dasarnya adalah sebuah keputusan. Saat kita memutuskan untuk merelakan, berkorban, percaya bahwa Tuhan pasti memiliki maksud yang baik, dan bertumbuh dewasa, saat itulah kita menjadi seorang pemaaf. 

Nah, lalu bagaimana dengan pandangan atau opini dari para panelis pembaca bulan ini? Yuk kita simak aja komentar mereka!

 

Nama: Sumery Hardinata
Suburb: Eastlakes

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Kata maaf adalah kata-kata yang harus diucapkan, jika melakukan kesalahan, walau itu tidak segaja atau baru menyadari kata-kata kita telah menyakiti orang lain. Memang susah mengucapkan kata maaf, tapi ingat dengan satu kata “maaf” ini cukup mampu menghilangkan permusuhan maupun rasa dendam dan mampu menyembuhkan luka seseorang.

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Lebih suka memberi maaf, karena memberi maaf pastinya bukan kita melakukan suatu kesalahan.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Cadangan tidak ada, yang ada kata maaf itu reflect keluar dari mulut sendiri, walaupun tidak melakukan suatu kesalahan.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan? Menurut saya semua kesalahan bisa dimaafkan. Memang memaafkan itu sulit diberikan, ada yang mudah atau ada yang lama sekali untuk memaafkannya.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Tidak sama, karena Hukum Negara ada UUD, walau sudah dimaafkan, kadang hukuman Negara tetap dijalankan.

Apakah Anda pemaaf?
Saya mencoba menjadi orang yang pemaaf dan penyabar walaupun tidak mudah. Pada saat kejadian kebanyakan spontanitas kita jadi kesal atau kecewa keluar lebih dulu dan saat mendengar kata maaf bisa membebaskan emosi negatif dan membuat hati kita damai. Salam Damai & Sejahtera.

 

Nama: Daniel Alexander
Suburb: Nabire, Papua, Indonesia

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Itu menunjukkan bahwa kita ini memang manusia yang selalu bersalah, ngga ada manusia hidup tidak pernah berbuat salah, jadi kalau kita bersalah kita harus minta maaf, itu arti maaf bagi saya, Jangan sombong!

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Tergantung situasinya, kalau saya yang salah terlebih dahulu, saya harus minta maaf dan mengakui kesalahan saya. Lalu kalau saya memberi maaf kepada seseorang, sebelum saya memberi maaf, sebagai sahabat, sebagai rekan, saya harus mengingatkan dia, bahwa ini loh sesuatu yang kamu harus perbaiki dalam hidup dan setelah itu saya baru memberikan maaf kepada dia.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Ada seorang tokoh yang pernah hidup di dunia ini, pernah mengajarkan, mengampuni, memaafkan orang, itu 70 x 7 kali bukan 70 x 7 dan dia adalah satu-satunya orang yang pernah hidup di dunia ini yang mengajarkan, memaafkan orang, mengampuni orang itu 70 x 7 kali, itu berarti dalam hidup kita, tidak boleh kehabisan cadangan memaafkan dan minta maaf.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Sebetulnya tidak ada kesalahan yang tidak bisa dimaafkan karena Tuhan memaafkan semua kesalahan kita. Nah, tapi ada orang-orang tertentu, setelah dia memaafkan, dia menjaga jarak dengan orang itu, ngga apa-apa karena masing-masing orang itu beda. Jadi tidak ada kesalahan teman kita, saudara kita, keluarga kita, anak buah kita yang tidak bisa dimaafkan, harus semua dimaafkan.

Dan mengapa tidak bisa dimaafkan? Nah, jadi jawabannya tidak ada, harus dimaafkan walaupun akhirnya saudara mengambil keputusan ngga mau ketemu, atau ngga mau kontak dengan orang itu lagi, jaga jarak, ngga apa-apa.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Ya…seorang tokoh bernama Paulus pernah berkata begini, Tuhan tidak pernah memandang muka, jadi siapa saja yang bersalah harus menanggung akibat kesalahan itu, jadi sebetulnya negara tidak pernah menghukum rakyat tapi undang-undang dan peraturan atau hukum itu sendiri yang menghukum orang yang bersalah, jadi bukan negara tapi hukum itu sendiri, begitu pula Tuhan. Tuhan ngga pernah menghukum, tapi peraturan yang Tuhan buat. Dalam keluarga, dalam rumah tangga, ada peraturan yang harus ditaati, jika ada yang melanggar, yah bukan papa, mama, anak-anak yang menghukum tapi peraturan yang dibuat itu yang menghukum. Jadi kalau sampai negara memberi hukuman itu tetap memaafkan karena setelah dihukum ngga diusir kok dari negara itu, tetap boleh tinggal disitu, setelah menyelesaikan hukumannya diterima kembali di masyarakat.

Apakah Anda pemaaf?
Yang jawab bukan saya, tapi coba teman-teman saya yang saudara kenal, tanya mereka, apakah saya ini pemaaf atau tidak.

Terima kasih Indomedia untuk kesempatan ini boleh berbagi, maka dunia akan menjadi indah untuk ditinggali, untuk ditempati, kalau semua kita itu menjadi pribadi-pribadi yang pemaaf. Sukses selalu buat Indomedia!

 

Nama: Lucy Waty
Suburb: Rockdale NSW

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Menyadari dan menyesali kesalahan atau perbuatan yang kita lakukan.

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Untuk saya lebih suka memberi maaf.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Tidak terbatas.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Menurut saya kesalahan apa pun bisa dimaafkan asal dia/mereka yang berbuat kesalahan itu tidak sengaja dan tidak bermaksud untuk berbuat kesalahan. Tetapi kalau kesalahan yang sengaja dibuat dan sudah direncanakan, apa lagi tahu kalau itu salah, tentu tidak bisa dimaafkan.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Tidak sama. Hukuman negara tidak bisa disamakan dengan tindakan memaafkan, karena hukuman negara itu kita harus bertanggung jawab dengan perbuatan/kesalahan yang kita perbuat.

Apakah Anda pemaaf?
Saya merasa saya pemaaf. Karena dengan memaafkan saya merasa hidup lebih damai. Semoga banyak orang bisa jadi pemaaf, tentunya hidup akan lebih terasa damai karena berkurangnya rasa kebencian dan balas dendam, dll.

 

Nama: Herda dan Herma Ismail
Suburb: Mascot

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Herda – Berdamai dengan suatu kesalahan/kesalahpahaman.
Herma – Kata yang menandakan penyesalan atau ungkapan memohon ampunan, umumnya karena suatu kesalahan.

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Herda – Meminta maaf.
Herma – Tergantung posisi “saya yang bersalah” atau “saya yang harus memaafkan”. Biasanya saya tidak ada masalah melakukan keduanya dan tentu hal ini ini dibarengi oleh introspeksi diri. Suka atau tidak suka, memberi maaf atau meminta maaf adalah proses pembelajaran.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Herda – Sebanyak saya ingin berdamai dengan diri sendiri dan hidup dengan tenang.
Herma – We only know it when we get there.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Herda – Ingkar janji dan berbohong kesekian kalinya, karena hanya akan mempersulit dan memperburuk suatu hubungan yang berujung stress dan merusak kesehatan mental.
Herma – Tuhan Maha-pengampun, dan menurut-Nya, tidak ada kesalahan yang tidak diampuni jika orang yang bersalah benar-benar menyesal akan perbuatannya. Saya selalu memberi ruang untuk tidak menghakimi boleh dimaafkan atau tidak boleh dimaafkan.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Herda – Tidak, menurut saya hukuman yang diberikan oleh negara adalah sesuatu yang telah dipertimbangkan sesuai dengan kesalahan/kejahatan yang dilakukan oleh pihak terkait dan harus menerima hukuman atas perbuatannya tersebut.
Herma – Tidak karena hukuman negara adalah hukuman atas perbuatan pelaku kejahatan agar pelaku “jera” menyesali perilakunya namun tidak ada hubungannya dengan tindakan memaafkan.

Apakah Anda pemaaf?
Herda – Iya.
Herma – Iya, untuk berdamai dengan diri sendiri.

 

Nama: Ivan Paulus
Suburb: Eastern Suburbs

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Artinya melepaskan. Melepaskan orang lain, juga melepaskan ganjalan di hati. Dalam Bahasa aslinya Yunani, Greek word aphiemi maaf berarti melepaskan, to let go, to release.

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Dalam hidup kita, akan ada orang yang berbuat salah kepada kita, begitupun juga kita akan berbuat salah kepada orang lain. Yang salah perlu meminta maaf, dan yang benar perlu memaafkan. Ini terjadi supaya kita tetap sehat jasmani rohani dan tidak ada ganjalan.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Ketika orang berbuat salah, kita perlu memaafkan. Di saat yang sama kita perlu refleksi supaya hal yang sama tidak terulang di dalam kendali kita. Perlu berhati-hati supaya maaf yang kita sudah berikan tidak disalahgunakan. Karena banyak orang di dunia akan memakai kesempatan dari kebaikan kita. Jadi perlu kehati-hatian dan bijaksana dari kita.

Ketika kita berbuat baik untuk orang lain, jangan karena orang yang kita sudah bantu kemudian menyakiti kita di kemudian hari, kita jera kapok tidak mau membantu orang yang lain lagi. Jangan, karena disitulah tantangannya untuk kita, Teruslah menjadi berkat. Jangan jemu jemu berbuat baik.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Ada beberapa kesalahan yang tidak terampuni, tapi itu ranahnya Tuhan. Siapa saya menjawab ini.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Hukuman negara proses secara hukum tidak ada hubungannya dengan memaafkan.Memaafkan lebih ke personal. Sedangkan hukum tetap berjalan sesuai proses undang undang yang berlaku. Ada kalanya kita mendengar pemangkasan hukuman dari negara, pardoning dan sebagainya yang bukan ranah saya.

Apakah Anda pemaaf?
Seperti Anda ketahui, banyak orang berinteraksi dengan saya di level personal dan bisnis. Orang yang bersalah kepada kita, kita harus maafkan supaya tidak mengganjal hati dan menghambat progres kita dan langkah kita ke depan.

Tetapi kita perlu lebih bijak dan hati hati supaya tidak dimanfaatkan orang lain. We forgive not because the person deserves it, but because we deserve peace. Di iman saya kristiani, kita memaafkan sesama seperti Tuhan mengampuni kita.

Saya ada prinsip, yang keliatan sekali kita bisa membaca orang lain sekitar kita bahkan diri kita sendiri:

Those who have tasted grace, will show grace.
Those who have tasted forgiveness, will show forgiveness.

 

Nama: Amin Hady 

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Maaf berarti leggero, tidak dendam.

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Keduanya perlu ditumbuhkan sehingga menjadi karakter seseorang.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Tentu harus diusahakan sebanyak-banyaknya, mestinya tanpa batas.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Semua kesalahan seharusnya bisa dimaafkan, hanya kadang perlu persyaratan demi pendidikan.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Tindakan negara adalah untuk pendidikan dan pencegahan bukan untuk memaafkan.

Apakah Anda pemaaf?
Mudah-mudahan.

 

Nama: Hans Lermana
Suburb: Kellyville NSW

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Arti maaf buat saya yaitu kesempatan kedua (second chance).

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Memberi maaf.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
70 x 7 kali.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Menurut saya semua kesalahan bisa dimaafkan dan dibutuhkan seorang dengan pribadi yang kuat dan penuh kasih untuk bisa melakukannya.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Tidak sama, karena yang namanya hukuman negara berbicara tentang konsekuensi atas perbuatan kita yang harus kita tanggung. Pemberian grasi barulah tindakan memaafkan yang mengatasnamakan pemerintah.

Apakah Anda pemaaf?
Saya selalu belajar untuk memaafkan. Awal biasa dimulai dengan mengambil keputusan untuk memaafkan dan selalu mengingatkan diri sendiri bahwa keputusan telah di ambil. Bagi saya forgiveness adalah forgive, forget and bless. Saat kita memberi maaf/pengampunan kepada orang yang paling menyakiti kita, disanalah kita bisa merasakan apa yang Tuhan Yesus rasakan pada saat dia mengambil keputusan untuk menjalani perjalanan dari taman Getsemani ke Golgota.

 

Nama: Hassan Fadeli
Suburb: Belmore

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Orang yang salah terhadap kita. Kita maafin.

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Lebih suka meminta maaf.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Gak pernah habis.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Semua kesalahan bisa kita maafkan. Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan? Menurut saya. Jesus aja pemaaf.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Tidak. Kalau tidak, apa alasannya? Kalau membunuh, memperkosa, mencuri. Kalau dimaafkan. Tidak ada hukuman.

Apakah Anda pemaaf?
Tuhan Jesus saja pemaaf. Jadi kita juga harus pemaaf.

 

Nama: Enny Walsh
Suburb: Chisholm NSW 2322

Apa arti kata “maaf” buat Anda?
Maaf adalah mengikhlaskan setiap kondisi atau perbuatan orang lain yang ada pengaruhnya terhadap saya dan lingkungan saya.

Lebih suka memberi maaf atau meminta maaf?
Saya lebih suka memberi maaf.

Sebanyak apa “cadangan” maaf yang Anda punya?
Banyak, bisa tidak terbatas.

Menurut Anda, kesalahan apa sajakah yang tidak boleh dimaafkan? Dan, mengapa tidak bisa dimaafkan?
Tidak ada, semuanya bisa dimaafkan.

Apakah hukuman negara sama dengan tindakan memaafkan? Kalau tidak, apa alasannya?
Tidak, karena tidak semua orang bisa memaafkan segalanya.

Apakah Anda pemaaf?
Ya, saya pemaaf.

Previous articleUnjuk Gigi di The Australian Auto Aftermarket Expo, Paviliun Indonesia Siap Mendulang Sukses
Next articleDidik Trimardjono