Akselerasi Pemanfaatan IA CEPA Bagi Industri Otomotif, Pemerintah RI Fasilitasi MoU Senilai AUD 6 juta

138
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail

Dari kiri ke kanan: Ayu Siti Maryam (Kepala ITPC Sydney), Taufiq Setyawan (Manajer Perwakilan Australia PT Pertamina Lubricants), Luke King (Brand Ambassador Pertamina Lubricants), Christian Liadinata (CEO Business Automotive Solutions), Y. Kristiarto S. Legowo (Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia dan Republik Vanuatu), Vic Soghomonian (CEO ASV Euro Auto Parts), Agung Wicaksono (Atase Perdagangan RI di KBRI Canberra), Kushan Jayarathne (CFO ASV Euro Auto Parts), dan Trisari Paramita (Plt. Konjen RI di Sydney)

Bertempat di kantor Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney, Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, H.E Kristiarto Legowo, didampingi oleh Plt Konjen RI Sydney, Atase Perdagangan RI Canberra, dan Kepala ITPC Sydney, menyaksikan penandatangan MoU antara Business Auto Solutions Pty Ltd (BAS), selaku principle distributor yang ditunjuk oleh PT Pertamina Lubricant, dengan ASV Euro Car Parts Pty Ltd (ASV).

MoU tersebut ditandatangani oleh CEO BAS, Christian Liadinata, dan CEO ASV,
Vic Soghomonian. Turut menyaksikan penandatanganan MoU tersebut adalah
Manajer Perwakilan Pertamina Lubricants di Australia Taufiq Setyawan, CFO ASV Kushan Jayarathne, Pembalap Australia sekaligus Brand Ambassador Pertamina Lubricants
Luke King, COO BAS Andry Wijaya, Business Development Manager BAS Maurizio Lapa, dan perwakilan pengusaha Indonesia lainnya.

Dalam MoU ini, BAS menunjuk ASV sebagai Exclusive Distributor produk pelumas Pertamina untuk segmen workshopdan bengkel seluruh wilayah Australia dan Selandia Baru.

Penandatangan MoU ini merupakan bukti nyata bahwa IA CEPA telah membawa kedua negara menjadi lebih dekat secara ekonomi. “Kalangan dunia usaha Australia semakin percaya bahwa industri dan produk Indonesia layak diperhitungkan di pasar Australia,”
ujar Duta besar RI untuk Australia, Kristiarto Legowo.

“MoU senilai AUD 6 juta antara BAS dan ASV ini merupakan awal yang bagus bagi Pertamina Lubricant untuk memasarkan produk Indonesia di pasar Australia secara
lebih luas melalui jaringan BAS dan ASV,” tandas Kasan Muchri, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan.

Guna menerobos pasar minyak pelumas di Australia yang sangat kompetitif dan telah dipenuhi oleh 50 merek lokal dan global, BAS selaku distributor utama memperkuat pondasi pasar yang melibatkan 300 bengkel di Sydney Metro. Lanskap pasar ini berbeda dengan pasar yang sudah ditembus oleh Indonesia di negara lain, seperti Bangladesh
dan Thailand.

“Pasar Australia tantangannya besar, namun peluangnya juga besar bagi Pertamina Lubricants. Kami lebih dari siap untuk memperluas jangkauan pasar kami secara
nasional melalui kolaborasi dengan ASV,” ungkap CEO BAS, Christian Liadinata.

ASV adalah pemimpin industri di pasar suku cadang mobil pabrikan Eropa di Australia
dan Selandia Baru selama lebih dari 35 tahun. Sebagai salah satu klien BAS dan melihat kehadiran 300 bengkel BAS, ASV berminat untuk bekerja sama dengan BAS. Hal ini mempercepat ekspansi Pertamina Lubricants di segmen bengkel di Australia dan Selandia Baru.

Vic Soghomonian, CEO ASV menyatakan, “Kami telah bekerja sama dengan produsen pelumas dari banyak negara, namun ini merupakan kemitraan pertama dengan Indonesia.”

Proses transfer telah dimulai, dan operasi resmi ASV sebagai distributor eksklusif dari Pertamina Lubricants di segmen otomotif Australia dan Selandia Baru akan dimulai
pada 1 April 2021. [IM]

Previous articleAndres Adiguna Satya
Next articleSiuaji Raja – Work Is Worship