Aha! Kutemukan Jurusan Kuliah Yang Sempurna

123
Facebooktwitterpinterestlinkedinmail


Bagaimana, sih, cara menemukan dan mendaftar ke jurusan yang sempurna buatku? Universitas mana yang paling cocok buatku? Harus mulai dari mana? Kenapa ada banyak sekali pilihan!? Tolong!

Kalau kalian mengatakan padaku empat tahun lalu, saat aku akan menyelesaikan
Bachelor of Marketing and Media di Macquarie University, Sydney, aku tidak akan memercayai kalian (dan mungkin lari kabur).

Empat tahun lalu, aku mengambil IPA di SMA dan tidak mau masuk ke bidang yang bersangkutan dengan bisnis. Juga, Macquarie University tidak ada di daftar universitas impianku. Lagipula, kuliah di luar negeri terdengar seperti mimpi. Too good to be true!

Jadi, empat tahun berlalu dan sekarang aku punya gelar marketing and media
dari Macquarie University meskipun masih belum graduation sampai sekarang,
sih (thank you, 2020).

Di artikel kali ini, aku akan membagikan proses dan tip untuk akhirnya memutuskan jurusan apa yang kuambil di universitas.

1. Buat daftar jurusan yang diminati
Did I just ask you to make a list in the first point of my list? Yes. Aku suka membuat daftar dan langkah pertama adalah mengumpulkan semua jurusan yang kusukai untuk dipelajari. Lalu, tambahkanlah jurusan yang berhubungan dengan bidang yang kira-kira menarik untuk menjadi karier di masa depan. Usahakan untuk menuliskan jurusannya secara spesifik. Google Search adalah sahabat terbaik dalam mencarinya. Jadi, pastikan jurusan yang diminati memang ada.

Kalau kalian se-galau aku dulu, lakukan proses eliminasi. Misalnya, aku tahu aku tidak
mau masuk ke bidang kedokteran atau yang berhubungan dengan hewan, jadi aku coret jurusan-jurusan seputar itu. Lakukan terus sampai tersisa beberapa jurusan yang ada. Untuk beberapa ide jurusan yang ada di luar sana, coba ke thestudentroom.co.uk–lihat laman mereka yang berjudul A-Z of University Courses. Aku sarankan untuk menyeleksi jurusan yang kalian minati hingga paling banyak 10.

2. Bikin Perbandingan Online
Setelah memilih beberapa jurusan, lanjutkan memeriksa online platform, seperti QS World University Ranking atau Times Higher Education, dan temukan universitas unggulan di bidang tersebut. Jangan hanya melihat peringkat keseluruhan, carilah universitas yang khusus di bidang tersebut. Ingatlah kalau peringkat memang bukan segalanya, tapi
dapat memberikan gambaran awal mengenai kualitas sebuah universitas. Kemudian,
coret universitas yang terletak di negara yang dirasa tidak cocok. Kalau ada pilihan
untuk mengambil beasiswa, tidak perlu langsung mencoret universitas mahal.
Tambahkan nama-nama universitas di samping daftar jurusan kalian.

3. Gali Lewat Situs Universitas
Oke, sekarang saatnya untuk menggulung lengan baju kalian dan buka Google tabs yang banyak! Buka semua situs universitas yang sudah ditulis dan masuk ke informasi jurusan yang diminati. Carilah course details dan daftar mata pelajaran yang termasuk dalam program jurusan itu. Ingatlah kalau kalian mungkin bisa juga mengambil double degree, double major, ataupun mengambil minor.

Jangan berhenti sampai situ, gali lebih dalam dan cari Unit Guide untuk mendapatkan deskripsi mata pelajaran dan bahkan tugas-tugas untuk unit itu. Coba saja tanya
ke google “Unit Guide (nama universitas)”. Prosesnya memang makan waktu,
tapi bertahanlah! Kamu akan mendapat gambaran yang lebih lengkap mengenai
jurusan yang kalian minati itu. Kembalilah ke daftar, dan coret jurusan yang tidak
sesuai harapan dan tandai yang hanya benar-benar menarik.

4. Kunjungi Pameran Edukasi
Di titik ini, kalian harusnya sudah memiliki daftar jurusan dan universitas yang spesifik. Sekarang, carilah pameran pendidikan di kota kalian yang dihadiri oleh perwakilan universitas yang diminati. Biasanya, kalian bisa menemukan informasi ini di sekolah atau agen edukasi. Di masa pandemi, kalian tentu masih bisa mencari keterangan secara online atau kirim e-mail ke universitas dan minta kontak yang bisa dihubungi sebagai calon mahasiswa. Aku yakin mereka akan sangat terbuka untuk menjawab dan membantu
“calon klien”. Nah, apa saja yang bisa ditanyakan? Proses aplikasi, karier yang pas
setelah lulus, dan dukungan universitas untuk para lulusannya dalam mencari pekerjaan.

5. Find “real people” testimonies about the course
Let’s be real, university websites and representatives will speak of their programs
fondly. Jadi aku sarankan agar kalian bisa menemukan alumni atau pelajar yang
sedang mengambil jurusan tersebut di universitas tersebut. Atau kalau tidak,
seseorang yang mengambil jurusan yang mirip-mirip di universitas lain dan
orang lain lagi yang berkuliah di universitas yang kalian minati.

Di mana menemukannya? Selain dari kenalan-kenalan, kalian bisa menemukan mereka online melalui blog, vlog, atau LinkedIn. Reach out to them, be polite and straightforward. Jika kalian bertanya dengan sopan dan baik (jangan spam) tentunya mereka akan dengan senang hati menjawab pertanyaan kalian. Kalaupun tidak, tidak ada salahnya juga kan.

Selain itu, tentunya kalian bisa membaca artikel-artikel Indomedia dengan judul
“A peek into studying…” dimana mahasiswa dan alumni dari berbagai jurusan
dan universitas di Australia membagikan cerita mereka!

6. Bandingkan, Seleksi, dan Lamar!
Langkah terakhir adalah melakukan final penyeleksian berdasarkan semua informasi
yang sudah didapat. Tidak harus benar-benar dapatkan satu, aku bahkan sarankan
kalian untuk melamar ke beberapa universitas dan jurusan. Kasarnya, kan belum
tentu diterima juga. Ya, jangan takut untuk mencoba. Berikutnya adalah galau
memilih tawaran dari kampus mana, deh.

Catatan: Dalam proses panjang ini, terbukalah dengan orangtua dan teman kalian, terutama yang sudah memiliki pengalaman melamar ke uni, ya! Best of luck to you
and remember that nggak ada yang harus disesali kalau “salah jurusan”. Aku yakin,
semua ilmu dan pengalaman yang kita dapatkan itu pasti bisa berguna dalam hidup
kita. But that’s another story for another article.

Ringkasan:
• Tulis semua jurusan yang diminati dalam perkuliahan dan pekerjaan.
• Cari tahu kampus terbaik di jurusan yang dipilih.
• Cari tahu lebih dalam dan kumpulkan semua detail jurusan di situs universitas.
• Kunjungi pameran pendidikan untuk bertanya lebih dalam dan lanjut, buka semua kesempatan.
• Hubungi orang-orang yang belajar di jurusan yang kamu akan ambil untuk cari tahu.
• Bandingkan, seleksi dan lamar! [IM]

Previous articleDURAL, Asri Dan Menawan
Next articleNasihat Untuk Masa Lalu