Wonderful Indonesia Hadir di World Travel Expo di Sydney

102
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Sejak lama, Australia menjadi penyumbang utama angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Bali pun sudah seperti halaman belakang bagi para turis Australia. Meski sudah sangat dikenal, bukan berarti pemerintah Indonesia kemudian santai saja, tanpa melakukan promosi apapun di Negeri Kanguru. Untuk ini, Kementerian Pariwisata, didukung beberapa pihak, termasuk KJRI Sydney berpartisipasi pada Flight Centre World Travel Expo yang berlangsung di Sydney Showground, Sydney Olympic Park (2-3 Februari 2019), di Kota Melbourne & Perth (9-10 Februari 2019), dan Brisbane (16-17 Februari 2019).

Lebih dari 20 pelaku usaha pariwisata Indonesia difasilitasi untuk mengisi booth yang tersedia. Mereka secara langsung menawarkan bermacam paket wisata dengan harga khusus ke para pengunjung. Dan untuk memeriahkan pameran, seniman tradisional turut diboyong langsung dari Indonesia. Sehingga, pengunjung tak hanya mendapat kesempatan liburan ke Indonesia dengan harga khusus, tapi juga bisa lebih dekat dengan budaya-budaya luhur yang tersebar di seluruh Nusantara.

Sydney, Melbourne, Perth, dan Brisbane adalah empat kota penyumbang angka kunjungan turis Australia terbesar ke Indonesia. Sebab itu, keempat pasar utama ini terus digarap oleh Kemenpar. Di samping itu, kota-kota lain seperti Darwin, Hobart, dan Adelaide pun tidak dilupakan.

“Kerja sama dengan Flight Centre sebagai penyelenggara untuk mempertemukan industri jasa pariwisata perlu ditingkatkan, apalagi untuk melakukan penetrasi pasar Australia, masih terdapat banyak potensi-potensi kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut dari jaringan bisnis travel di kedua negara”, ungkap Konsul Jenderal Sydney Heru Subolo.

Selain pameran, sehari sebelumnya juga diadakan acara pertemuan bisnis di hotel bersama sejumlah pelaku usaha pariwisata Australia. Dari situ diharapkan akan tercipta transaksi bisnis yang menguntungkan kedua pihak.

Sepanjang tahun 2018, dengan segala bencana alam yang melanda, Indonesia mampu menarik 1.286.108 kunjungan turis Australia. Hal ini merupakan pencapaian tersendiri, pasalnya tahun lalu angka kunjungan dari Australia sempat turun 0,8%. Melihat tahun ini trennya kembali positif, tepatnya di angka 8,2%. Jadi kika semua berjalan lancar, maka target 1,5 juta kunjungan dari Australia dan 20 juta kunjungan dari seluruh dunia bukan hal yang mustahil untuk digapai. [IM/KJRI]

Please follow and like us:
Loading...