Ternyata, Kulit Jeruk Juga Bervitamin Lho!

197
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Membuang kulitnya, itulah hal pertama dan yang memang umumnya dilakukan kebanyakan orang tak lama setelah mengkonsumsi jeruk. Dan ini wajar, mengingat bentuk dan rupa dari kulit itu sendiri yang sekilas memang menyerupai sampah. Kalau tidak dibuang, memangnya mau diapakan. Nah, tidak tahu saja mereka, kalau ternyata kulit jeruk juga ada manfaatnya. Sangat banyak bahkan, hingga tak kalah bermanfaat dari daging (buah) ataupun airnya, yang biasanya berguna untuk melawan infeksi virus yang menyerang tubuh dan mencegah sariawan.

Lantas, bagian kulit jeruk yang mana yang biasanya berguna untuk kesehatan? Khusus untuk jeruk keprok atau jeruk mandarin, kulit bagian dalam disebut-sebut sebagai bagian yang layak untuk dimakan. Ini karena kulit bagian dalam jeruk tersebut memiliki rasa netral dan lebih lembut – sehingga tidak mengganggu jika dimakan, serta merupakan bagian yang paling tinggi mengandung serat. Nah, serat sendiri sangat penting untuk melancarkan sistem pencernaan, dan membuat kenyang lebih lama.

Sementara kulit bagian luar, tak bisa dipungkiri memang jarang ada yang mau makan. Dan ini bukan tanpa sebab, apalagi mengingat rasanya yang bisa membuat mata menyipit, alias pahitnya minta ampun. Padahal, tahukah Anda bahwa kulit jeruk bagian terluar ini justru mengandung senyawa yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Ya, satu buah jeruk yang berukuran sedang konon mengandung lebih dari 60 jenis flavonoid dan 170 fitonutrisi yang berbeda. Nah, sebagian besar senyawa yang menguntungkan ini adanya di albedo yang tak lain merupakan bahan putih yang melingkupi jeruk.

Apa hanya itu? Tentu saja tidak. Perlu diketahui juga bahwa kulit jeruk ternyata kaya akan asam buah dan vitamin C. Bahkan lebih banyak dari daging atau buah jeruk itu sendiri.
Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa manfaat kulit jeruk:

1. Mencegah kanker kulit
Flavonoid yang ada di kulit jeruk berguna untuk membantu vitamin C agar bisa bekerja lebih efisien. Flavonoid juga bermanfaat menghambat pertumbuhan sel kanker dengan jalan menghambat pasokan makanan yang dibutuhkan oleh sel-sel kanker.

2. Menurunkan kolesterol
Ini tak lain berkat dua flavon penting yang terdapat di kulit jeruk, hesperidin dan polymethoxylate. Kedua senyawa ini menurut Departemen Pertanian AS dan sebuah perusahaan nutraceutical, KGK Synergize, adalah senyawa yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat low-density lipoprotein(LDL).

3. Pengganti nikotin dalam tubuh
Selain digunakan untuk membuat berbagai produk kecantikan, ekstrak
kulit jeruk juga digunakan untuk membuat produk yang bisa membantu orang berhenti merokok. Salah satunya adalah permen nikotin yang dibuat seorang ilmuwan asal Korea. Ia menggunakan salah satu bahan kulit jeruk kering yang telah terbukti secara ilmiah bisa memecah dan menghilangkan nikotin dari dalam tubuh.

 

Please follow and like us: