SAKIT TIFUS? CORET MAKANAN INI DARI MENU!!

1639
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Sebagian dari Anda mungkin tidak asing lagi dengan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi ini? Tifus, demikian ia biasa dipanggil. Secara garis besar, tifus (tipes) atau demam tifoid merupakan penyakit yang menyerang bagian pencernaan seseorang dan disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Bakteri tersebut biasanya terdapat pada makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella Typhi. Misalnya makanan yang tidak bersih atau makanan dihinggapi lalat dan sebagainya.

Di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, demam tifoid masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Pasalnya, penyakit yang menyerang baik orang dewasa maupun anak kecil ini juga bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya. Biasanya, tifus yang disebabkan oleh bakteri, menginfeksi sistem pencernaan seseorang, sebelum akhirnya menyebabkan diare, dan membuat daya tahan tubuh seseorang melemah.

Alhasil, penanganan lebih pun dibutuhkan untuk mengatasi penyakit ini, mengingat proses penyembuhannya yang memang tidak sebentar. Penyakit tifus membutuhkan ketelatenan dan kesabaran tinggi, plus tekad bulat dari si penderita untuk mematuhi pantangan-pantangan yang ada. Makanan, dalam hal ini adalah yang menjadi perhatian utama.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa orang-orang yang menderita tifus dilarang untuk mengkonsumsi makanan pedas dan bersantan, pun demikian dengan minuman-minuman seperti kopi, teh kental, alkohol dan soda, tapi mungkin hanya sebagian saja dari kita yang tahu bahwa ada beberapa makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti beras ketan, beras tumbuk/merah, roti gandum, jagung, ubi, singkong, talas, dodol dan kue-kue yang manis dan gurih juga sangat tidak dianjurkan.

Alasannya sederhana, semua makanan itu memiliki tekstur yang tidak halus, alias keras. Larangan serupa berlaku untuk beberapa sumber protein hewani seperti daging kambing/sapi, daging ayam, ikan yang diawetkan atau ikan asin. Pun demikian dengan sayuran berserat tinggi seperti daun singkong, daun pepaya, daun katuk, daun melinjo, oyong, timun yang dimasak dan sayur lainnya yang dimakan secara langsung tanpa dimasak terlebih dahulu, alias mentah. Selain itu, beberapa seperti apel, jambu biji, jeruk, buah asam, nangka dan durian pun tidak dianjurkan. Selain karena rasanya yang asam, buah-buah ini (nangka dan durian) juga dapat memicu timbulnya gas di pencernaan, yang nantinya berujung pada perut kembung.

Tidak mengenakkan, bukan? Oleh karena itu, berpuasa dari makanan-makanan ini menjadi multak untuk Anda lakukan jika ingin segera pulih dari tifus. Tentu saja, disamping istirahat yang cukup, minum banyak air, dan mengatur pola makan dengan lebih baik.

Please follow and like us:
Loading...