Minum Air Putih, Ada Aturannya Loh!

1177
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Selama ini yang sering Anda dengar adalah informasi bahwa banyak minum air putih itu penting untuk menjaga kesehatan. Ya, kebanyakan dari kita pasti sudah tidak asing lagi dengan informasi tersebut. Air memang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Mengingat fakta bahwa sekitar 60 % bagian tubuh manusia terdiri dari air dan mengkonsumsi cukup air akan mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh, serta membantu transportasi nutrisi dalam tubuh. Mengkonsumsi banyak air juga membuat racun dari tubuh akan dapat dinetralisir dan dikeluarkan lewat air seni.

Namun, di balik kebutuhan dan manfaat air putih untuk tubuh kita, tahukah Anda kalau mengkonsumsi air putih juga harus sesuai dengan porsinya? Kebutuhan tubuh akan air tidak serta merta membuat Anda harus mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang amat banyak. Sama halnya saat Anda mengkonsumsi obat, jika dikonsumsi sesuai dosis maka akan berefek menyembuhkan. Sebaliknya jika dikonsumsi melebihi dosis, maka berefek negatif. Begitupun saat mengkonsumsi air putih, terlalu banyak minum air justru malah akan memberikan efek tidak baik untuk tubuh seperti merusak ginjal dan bahkan dampak paling fatal seperti kematian pun bukan tidak mungkin dapat terjadi apabila kita minum terlalu banyak air pada satu waktu tertentu.

Ya, asupan cairan yang berlebihan ke dalam tubuh ternyata bisa membawa dampak negatif bagi tubuh. Kurang dan kebanyakan minum air putih sama-sama berakibat buruk untuk tubuh, terutama bagi ginjal. Penting bagi kita untuk mengkonsumsi air dengan jumlah yang cukup, tidak kurang, atau berlebih. Asupan cairan ke dalam tubuh sebaiknya mengimbangi jumlah cairan yang dikeluarkan. Dalam kondisi tubuh normal, asupan air tidak boleh berlebihan karena ginjal normalnya hanya sanggup mengeluarkan sekitar 400-600 ml air per jamnya.

Untuk aktivitas biasa atau ketika tidak berolahraga, Anda dianjurkan minum sebanyak 2-4 liter air dalam sehari. Sedangkan untuk orang yang sudah berusia lanjut dianjurkan untuk lebih sedikit minum air, sedikitnya 1 liter dan paling banyak 1,5 liter dalam sehari. Ini karena fungsi ginjal orang yang berusia 65 tahun ke atas telah jauh menurun. Jika Anda sedang berolahraga, Anda pun tetap dianjurkan minum air putih secukupnya, tidak boleh kelebihan ataupun kekurangan. Asupan cairan harus disesuaikan berdasarkan kegiatan fisik atau olahraga yang dilakukan.

Kegiatan fisik mulai dari yang intensitasnya ringan sampai yang berat dapat menguras cairan tubuh sebanyak 5 liter. Sedangkan, dalam keadaan santai atau ketika tidak melakukan kegiatan fisik, volum cairan yang dikeluarkan dari dalam tubuh mencapai 1,6 liter. Cairan yang dikeluarkan dari urin sebanyak kurang-lebih 500 ml, dari kulit melalui keringat kurang-lebih 500 ml, melalui saluran pernapasan 400 ml, dan melalui feses (tinja) sebanyak 200 ml.

Setelah mengetahui pentingnya mengatur asupan air yang masuk ke dalam tubuh, Anda mungkin bertanya mengapa jumlah air yang masuk ke tubuh begitu penting untuk diperhatikan?

Sesungguhnya, ada hal yang terjadi pada tubuh ketika kita terlalu banyak minum air putih. Berikut beberapa di antaranya:

1. Meningkatkan jumlah volume darah.
Apabila volume darah meningkat maka berimbas pada sistem pembuluh darah yang akan tertutup yang membuat kinerja jantung beserta pembuluh darah akan meningkat bersamaan dengan meningkatnya tekanan pada sistem pembuluh darah yang tertutup itu.

2. Meningkatkan kinerja ginjal dari yang seharusnya.

Ginjal akan menyaring setiap cairan yang masuk ke dalam tubuh, mekanisme ini berbeda dengan pipa air dimana semakin banyak air yang masuk pada pipa maka akan semakin membersihkan pipa tersebut. Sayangnya mekanisme ini tidak berlaku pada ginjal, malah sebaliknya beban yang diterima ginjal akan semakin besar dengan semakin meningkatnya air yang harus disaring melalui glomerulus. Bahkan parahnya lagi, jika terlalu banyak menyaring cairan yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh maka glomerulus bisa rusak.

3. Menyebabkan kondisi yang fatal pada tubuh yakni keadaan hiponatremia.
Hiponatremia merupakan suatu kondisi yang terjadi dimana darah pada tubuh kekurangan kadar natrium (kadar garam) yang terbilang abnormal. Natrium merupakan elektrolit yang membantu mengatur jumlah kadar air di dalam dan di sekitar sel-sel tubuh. Dan terlalu banyak minum air dapat menyebabkan natrium dalam tubuh menjadi encer. Secara normal konsentrasi natrium yang seharusnya ada dalam darah berkisar antara 135 sampai dengan 145 milmol/liter, namun pada keadaan hiponatremia konsentrati natirum ini kurang dari 135 milmol/liter. Ketika kondisi seperti ini terjadi, kadar cairan dalam tubuh akan meningkat dan sel-sel dapat mengalami pembengkakan. Pembengkakan inilah yang dapat menimbulkan banyak masalah kesehatan, dari mulai ringan hingga parah.

Please follow and like us: