Memperkenalkan PPIA NSW dan Ranting 2016-2017

352
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

PPIA New South Wales

ppia-tirzaNama: Tirza Amelia Luwia
Kota Asal: DKI Jakarta, tetapi banyak meluangkan waktu saya di Malang, Jawa Timur
University: Macquarie University
Major: B.Medical Science
.

Motto:
Dari kecil saya sudah dididik untuk tidak merasa puas dengan menjadi orang yang biasa-biasa saja. Saya dididik untuk melakukan segala sesuatu dengan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik saya sehingga saya mampu mencapai hasil yang terbaik, tetapi tidak lupa untuk selalu percaya dan berserah penuh kepada Tuhan.

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
Saya memilih Australia karena Australia memiliki perguruan tinggi yang berkualitas internasional, sehingga ilmu-ilmu yang saya peroleh bisa bermanfaat untuk membangun Indonesia menjadi lebih maju dan lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
Sukanya: Saya tentunya disini harus bisa belajar mandiri, menangani masalah dan membuat keputusan diluar bantuan orang tua. Saya juga bisa mengenal lingkungan yang baru, dan mendapat banyak teman baru disamping menuntut ilmu.

Dukanya: Karena keluarga adalah hal yang sangat penting untuk saya, jelasnya saya sangat sekali kangen keluarga saya, dan juga rasa makanan khas Indonesia yang tidak mudah didapatkan di Australia dan yang terakhir kangen kepada teman-teman saya yang melanjutkan perguruan tinggi di Indonesia.

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
Menjadi seorang mahasiswa bukanlah hal mudah, namun bisa dipermudah jika kita mau untuk menjalaninya dengan baik. Caranya, kita harus menjalankan kewajiban kita sebagai mahasiswa dengan semestinya, menjadi mahasiswa yang mau belajar lebih dari sekedar ilmu buku, dan tidak hanya menjadi sebatas mahasiswa biasa. Untuk alasan itulah saya terlibat dengan organisasi. Organisasi sebetulnya sangat penting untuk kebaikan kita sebagai mahasiswa, namun kesadaran ber-organisasi itu sangat minim pada umumnya. Padahal, dengan ber-organisasi kita mampu menemukan jati diri kita sesungguhnya dan memperkuat mental juara sebagai kaum intelektual. Tidak hanya sekedar duduk dan terbawa arus pergaulan masa kini, tetapi menguji pemikiran kritis kami dan menguji cara cara kita menghadapi masalah (internal walaupun eksternal) dan bagaimana mengatasinya dengan efektif, tegas dan bijaksana.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
Moment paling memorable di PPIA untuk saya adalah, melihat karya-karya dan bakat anak-anak mahasiswa Indonesia di Australia maju dikancah global. Melihat bakat dan warna setiap mahasiswa di acara-acara yang digelar, seperti Indonesian Night Market (UNSW), Aksara (UNSW), Nusantawa (Sydney University), SoundQuriang 3 (Macquarie University) dan NSW Cup; di semua acara ini, setiap mahasiswa memancarkan bakatnya dan melihat semangat mereka adalah hal yang paling memorable untuk saya.

Apa pesan-pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
“Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu inginkan, maka kamu tidak akan mendapatkannya. Jika kamu tidak bertanya maka jawabannya adalah tidak. Jika kamu tidak melangkah maju, kamu akan tetap berada di tempat yang sama” – Nora Roberts. Kata-kata bijak dari Nora Roberts ini adalah suatu kutipan yang relevan dengan situasi anak muda saat ini. Pesan saya adalah, mencobalah menjadi mahasiswa yang tidak hanya duduk diam lalu terbawa arus dan tenggelam dalam pergaulan masa kini, tetapi keluarlah dari zona nyaman tersebut dan kerahkan kemampuan terbaik kalian untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik.

Manfaat: Menurut saya ada banyak sekali manfaat dalam mengikuti organisasi. Beberapa diantaranya adalah: membangun karakter, belajar membagi waktu, memperluas wawasan, memperbanyak teman, mengasah kemampuan bersosialisasi, serta melatih kepemimpinan.

PPIA University of New South Wales

ppia-albertNama: Albert Tjahja
Kota Asal: Semarang, Indonesia
Universitas: University of New South Wales (UNSW)
Major: Bachelor of Laws and Bachelor of Commerce (Accounting)

.
.

Motto:
“When life knocks you down, get back up and fight harder”
“Believe in yourself that you can overcome”

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
High quality education, a great balanced life style, and close to home.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
High: Being fortunate enough to have the opportunity to serve as the president of PPIA UNSW.

Low: When I am behind time in my revision and the exam is tomorrow.

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
To gain practical real world experiences, make new connections and be apart of something bigger than myself.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
Project managing the Indonesian Night Market 2016

Apa pesan-pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
Don’t be a nerd and Get involved!!! There’s so much more to a tertiary education (University) than just studying. By being a part of an organisation, you get to learn a lot of practical skills that cannot be learnt from textbooks, make many new friends who share the same passion as you, and most importantly you will get the opportunity to serve and impact a larger community besides yourself.

PPIA University of Technology Sydney

ppia-markoNama: Marco Stephanus Tianadi
Kota asal: Jakarta
Universitas: University of Technology Sydney
Major: Bachelor of Animation
.
.

Motto:
“Stay Hungry. Stay foolish” – Steve Jobs (1966-2011)

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
Australia menawarkan lingkungan studi yang menarik dan membangkitkan kreativitas serta memiliki pemandangan alam yang mempesona, satwa liar. Disamping itu Australia juga sebagai salah satu negara teraman di dunia, masyarakat Australia tergolong ramah dan multikultural. Kualitas sistem pendidikan yang sangat baik, pengajaran dan gaya pembelajaran yang inovatif, fleksibilitas untuk bekerja paruh waktu hingga 20 jam per minggu dan selama liburan. Kualitas pendidikan di Australia diterima di seluruh dunia, karena semua University/College harus terdaftar pada CRICOS (The Commonwealth Register of Institutions and Courses for Overseas Students). Pilihan saya jatuh pada University of Technology Sydney (UTS), karena UTS merupakan salah satu TOP University di Australia, Khususnya di bidang Design Animation dan ilmu Informasi Teknologi pada umumnya.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
Selama hidup merantau, saya dapat berkenalan dengan teman-teman dari Indonesia yang datang dari berbagai daerah, disamping berkenalan dengan student dari Negara lain. Saya juga belajar untuk mandiri seperti membuat keputusan sendiri yang menjadikan saya menjadi orang yang lebih bertanggung jawab dan saya juga belajar mengelola emosi lalu berlatih juga untuk menghargai waktu dan uang. Walaupun ada hal-hal yang saya sukai tapi ada juga hal-hal yang tidak saya sukai.

Disini saya keluar dari zona nyaman, tidak mudah bagi saya untuk keluar dari zona nyaman saya. Tapi kalau saya tidak keluar dari zona nyaman saya kapan lagi? Pada waktu saya pertama kali tinggal di Australia, saya masih rindu dengan rumah karena saya lebih nyaman tinggal di Indonesia dimana saya punya kendaraan. Sedangkan di Australia saya harus jalan kaki, naik bus dan naik train. Sangatlah tidak mudah untuk saya pada saat pertama kali. Tetapi seiring berjalannya waktu hal itu lama-lama menjadi terbiasa atau sudah menjadi nyaman. Lalu hal lainnya seperti mengelola uang, karena biaya hidup di Australia itu lumayan tinggi, saya dilatih untuk mengelola uang dan harus tahan godaan untuk bisa bertahan hidup disini.

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
Karena saya ingin mencari tahu bagaimana cara mengatasi orang-orang yang mempunyai sifat yang berbeda. Dan untuk menambah networking.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
Pengalaman memorable buat ku adalah pada saat menghadiri Kongress PPIA 2016 di Canberra bersama ketua-ketua ranting lainnya. Disana kita pergi dari Sydney ke Canberra dan nginap di Canberra selama 3 hari karena acaranya juga 3 hari. Itu adalah saat yang memorable buat saya karena disitu saya baru naik jadi ketua dan belum berkenalan dengan ketua-ketua lainnya. Tetapi mengikuti Kongress ini saya menjadi lebih mengenal dengan ketua-ketua ranting.

Apa pesan-pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
Pesan saya untuk pelajar Indonesia di Australia, partisipasi dalam dunia organisasi itu sangat penting. Banyak sekali yang bisa dipelajari seperti networking, social skills, personality development, alumni networking, organization and management skills. Banyak sekali soft skill yang kalian akan pelajari saat mengikuti organisasi dan skill itu lah yang dapat membantu kalian nanti.

PPIA Macquarie

ppia-fernandoNama: Fernando Budiargo
Kota asal: Jakarta
Universitas: Macquarie University
Major: Pursuing Bachelor of Applied Finance
.
.

Motto:
Just keep going, believe it, you’re almost there.

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
Pertama, karena letak negara Australia yang tidak terlalu jauh dengan Indonesia. Lalu juga kualitas dari universitas-universitas di Australia yang sudah mendunia dan juga keadaan negaranya yang bisa dibilang one of the best city to live in.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
Hmm, bisa dibilang dukanya ya jauh dari orang tua, apalagi kalau lagi sakit atau lagi butuh sesuatu gitu tidak bisa langsung ditolongin. Terus terkadang bingung kalau mencari makanan, apalagi kalau lapar tengah malam, dan kebanyakan restoran sudah tutup atau harganya diatas budget pelajar.

Sukanya sih banyak, enak juga tinggal mandiri, mengatur semuanya sendiri. Lalu, bertemu dengan teman-teman yang juga merantau, jadi kaya senasib gitu. Keadaaan Australia yang rapih juga bikin tinggal disini betah, tidak panas terus seperti di Indonesia.

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
Jadi awalnya itu cuma ikut-ikutan teman saja masuk ke PPIA, eh ternyata semakin lama di PPIA, dunia organisasi itu luas banget dan seru untuk diikutin. Daripada hanya jadi mahasiswa Kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) sekarang ada kegiatan lain yang bermanfaat dan gak bikin bosan.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
Ada banyak sih pengalaman-pengalaman yang saya dapat saat berorganisasi khususnya di PPIA, yang pasti itu jadi kenal banyak banget orang-orang baru, dan banyak orang-orang penting juga. Tapi salah satu acara yang paling mengena pada saat PPIA Macquarie bikin acara terbesarnya di Sydney, Soundquriang 3 bulan Oktober lalu. Dari acara itu aja, kita dapat pengalaman super banyak, dapat kenalan-kenalan baru contohnya artis-artis Indonesia, seperti Raisa dan Kahitna, yang hingga seusai acara masih keep contact. Masih banyak pengalaman lainnya yang sangat memorable!

Apa pesan-pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
Menurut saya, untuk kita semua yang sedang mengenyam pendidikan apalagi yang di luar negeri, selain fokus ke pendidikan, kita juga harus memperhatikan kebutuhan sosial. Berorganisasi itu akan membantu sekali untuk mendapatkan koneksi-koneksi baru dan juga untuk ketika kita mau memasuki dunia kerja. Ada banyak sekali perusahaan-perusahaan yang juga melihat aktivitas kita selain sekolah. Dan dari belajar berorganisasi contohnya PPIA, kita sebenarnya secara tidak langsung juga membantu negara kita Indonesia semakin dikenal oleh banyak orang khususnya di lingkungan kita di Sydney.

PPIA University of Sydney

ppia-andiasNama: Johannes Bagus Andiaz Putra Handoko
Kota asal: Jakarta
Universitas: University of Sydney
Major: Bachelor of Mechanical Engineering
.
.

Motto:
“A ship is safe in a harbour but that is not what ships are made for”

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
Menurut saya, Australia merupakan sebuah tempat yang tidak terlalu jauh dari rumah tetapi memiliki fasilitas dan sarana yang cukup memadai untuk melengkapi proses pembelajaran, terutama untuk pendidikan tinggi seperti kuliah.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
Suka: Berkenalan dengan pelajar-pelajar dari berbagai negara, belajar hidup mandiri. Duka: Homesick, kangen makanan rumah

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
Saya terlibat di dalam organisasi karena organisasi bagi saya adalah sebuah sarana untuk mengasah kemampuan berkepemimpinan dan berkomunikasi yang akan bisa diaplikasikan ke dalam dunia kerja seusai kuliah.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
Pastinya PPIA paling memorable! Selain itu organisasi-organisasi lainnya di USYD yang lebih kategori-spesifik karena bisa bekerja sama dengan pelajar-pelajar lokal juga.

Apa pesan-pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
Mulai aktif dalam berorganisasi! Karena selain mendapatkan kemampuan berorganisasi, berpartisipasi juga akan memperluas network, apalagi di organisasi yang sifatnya sentris-Indonesia yang juga dapat menjadikan ajang untuk menunjukan rasa cinta negara!

PPIA University of Newcastle

ppia-florentinaNama: Florensia Theograsia
Kota asal: Ambon
Universitas: University of Newcastle
Major: Masters of Philosophy in Theology
.
.

Motto:
Harus berani mencoba, tidak pernah mencoba sama dengan tidak pernah tahu. Mendengar dari orang itu seharusnya tidak cukup. Beranilah mencoba, lalu alamilah.

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
Karena masters degree di Europe rata-rata hanya satu tahun yang bagi saya tidak cukup, dan di USA rata-rata masters degree by research adalah tiga tahun, tidak memungkinkan bagi saya karena beasiswa penyokong pendidikan saya hanya berjangka dua tahun. Jadi, Australia adalah pilihan yang tepat. Juga, sistem pendaftaran yang berkesinambungan dengan level pendidikan di Indonesia memudahkan saya untuk bersekolah disini.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
Suka: Saya belajar banyak perspektif baru, bertambah pengalaman, dan menjadi lebih matang dalam mengatur hidup sendiri.

Duka: Perbedaan-perbedaan terkadang sulit disesuaikan, mulai dari bahasa, kebiasaan-kebiasaan, makanan, sistem belajar-mengajar, dan lain-lain.

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
Sudah sejak sekolah menengah pertama saya terjun ke dalam dunia organisasi. Sehingga, sampai sekarang, tanpa organisasi, saya merasa ‘hidup kurang lengkap’.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
Ketika saya menjadi ketua Badan Perwakilan Mahasiswa dan harus mendisiplinkan kepanitiaan-kepanitiaan yang berada di bawah tanggung jawab saya, pada masa itulah saya harus berani bersikap tegas dan menjunjung tinggi kedisiplinan, yang berarti saya tidak dapat menunjukkan sisi feminim dalam diri saya secara utuh. Saya hampir menangis karena terlampau tegas, tetapi saya berhasil menahan diri.

Apa pesan-pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
Terlibat dalam organisasi sangat membantu dalam pembentukan karakter diri. Ada banyak nilai yang dapat diperoleh dengan melibatkan diri di dalam dunia organisasi. Oleh sebab itu, dunia organisasi bagi saya merupakan kebutuhan primer. Saya rasa, teman-teman pun dapat melakukan hal yang sama. Dengan berorganisasi kita dapat menjadi lebih matang dalam mengambil keputusan, bukan hanya keputusan-keputusan organisasional tetapi juga setiap keputusan dalam kehidupan keseharian kita. Berorganisasi juga membantu memperluas jaringan kerja-sama kita. Kita lebih mengenal banyak orang dari beragam latar-belakang. Networking adalah salah satu hal penting dalam dunia modern sekarang ini, dan hal itu dapat diperoleh melalui dunia organisasi.

PPIA University of Wollongong

risNama: Riza Azmi
Kota asal: Banjarmasin
Universitas: University of Wollongong
Major: PhD
.
.

Motto:
Good is enough, but done is better than perfect

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
Kembali ke tahun 2014 saat saya mulai mencari kampus untuk kuliah, ada beberapa daftar negara yang saya buat, salah satunya Australia. Pilihan saya kemudian jatuh ke Australia. Ada beberapa hal yang membuat saya lebih tertarik berkuliah di negara ini. Dari sisi geografis Australia merupakan negara 4 musim paling dekat dengan Indonesia namun dengan kultur yang jauh berbeda dari tentangga dekatnya, Asia dan Oceania. Tapi disisi lain, nilai tambahnya adalah banyak kampus dengan kualitas pendidikan kelas dunia yang dapat saya temukan disini. Bagi saya, dua hal tadi, kedekatan wilayah dan kualitas pendidikan jadi faktor utama memilih Australia.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
Yang lebih saya suka di Australia adalah mature-nya sistem di negara ini baik dari sisi transportasi, pendidikan, sosial, lingkungan hidup, dan pemerintahan. Oleh-oleh saya yang nantinya akan saya bawa untuk Indonesia.

Duka:

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
Terlibat di organisasi memberi saya kesempatan mengenal lebih luas dan bersilaturrahmi dengan orang lain di luar lingkar pertemanan. Saya yakin dengan mempererat silaturahmi, dan membuka kesempatan mengenal orang lain akan bermanfaat untuk saya kedepannya. Selain itu, berorganisasi memberikan saya kesempatan untuk belajar mengatur dan menghargai waktu dan sumber daya yang saya miliki.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
N/A

Apa pesan-pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
Berorganisasi membuat kita belajar siapa diri kita sendiri, dan meningkatkan kepekaan kita dalam memahami karakter orang lain. Jadi, jangan habiskan waktu untuk hanya duduk manis dan mengerjakan tugas-tugas kuliah. Habiskan juga waktu untuk pengalaman di luar itu. Masa-masa kuliah terlalu singkat hanya untuk kegiatan belajar. Tambah pengalaman dengan berorganisasi.

PPIA Western Sydney University

ppia-iqbalNama: Muhammad Iqbal
Kota asal: Bandung
Universitas: Western Sydney University (WSU)
Major: Bachelor of Commerce (Accounting)
.
.

Motto:
“When you talk, you are only repeating what you already know. But if you listen, you may learn something new.” – Dalai Lama

Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia?
Banyak pertimbangan sebelum saya memilih Australia sebagai destinasi untuk menempuh jenjang studi berikutnya setelah lulus dari SMA. Selain jarak yang tidak terlalu jauh dari Indonesia, biaya pendidikan di Australia relatif lebih murah dibandingkan negara barat lainnya seperti Amerika Serikat atau Inggris. Selain itu, kualitas pendidikan di Australia juga sudah diakui secara dunia dan tidak kalah dengan negara-negara maju lainnya.

Apa suka & duka kamu selama hidup merantau?
Kemampuan menyesuaikan diri adalah skill yang wajib dimiliki dalam merantau, mulai dari budaya, bahasa, hingga cuaca yang berbeda. Merantau juga melatih kita dalam pendewasaan diri dan kemandirian, dimana pada saat di tanah kelahiran kita kadang sangat bergantung kepada keluarga maupun teman. Terakhir, merantau bukan sebuah pilihan, tetapi keputusan. Berani bertanggung jawab dengan sebuah keputusan adalah keharusan.

Kenapa kamu terlibat di dunia organisasi?
Selain menjalin “networking” antar para pelajar di Australia, khususnya di Sydney, berpartisipasi di dalam organisasi seperti PPIA juga memberikan ilmu yang bermanfaat seperti melatih jiwa kepimpinan dan membangun team work yang solid. Last but not least, organisasi juga mengajari kita untuk tidak lagi bermain-main dengan komitmen dan pentingnya menghargai waktu.

Apa pengalaman organisasi yang paling memorable buat kamu?
Yang menarik dan yang membuat saya berkesan dalam pada saat PPIA dari kampus saya bisa berpartisipasi secara external seperti menjadi team volunteer di program Supermentor tahun ini dan berkerja sama dengan PPIA cabang ranting lainnya di NSW.

Apa pesan pesan untuk para pelajar lainnya dan kenapa berpartisipasi dalam organisasi itu penting?
Seperti yang disampaikan tadi mengapa saya merasa perlu untuk mengikuti sebuah organisasi, namun yang perlu diingat adalah tunjuan utama kita saat ini adalah kuliah – menimba ilmu sebaik baiknya. Jangan sampai, urusan organisasi atau kerja part-time malah membuat kuliah kita jadi terbengkalai.

Please follow and like us: