MAU SEHAT? MAKAN COKELAT!

57
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Cokelat merupakan makanan yang disukai dan mempunyai daya tarik tersendiri di hati banyak orang. Dengan beragam olahan, cokelat menjadi makanan yang dicari banyak kalangan. Pasalnya selain karena rasanya yang manis, cokelat juga dipercaya bisa menurunkan kadar stres dalam diri seseorang.

Bukan hanya orang dewasa yang menikmatinya, cokelat juga menjadi kudapan favorit untuk anak kecil. Bahkan sejak kecil, kita mungkin telah terbiasa mendengar ataupun melihat bahwa cokelat sering dijadikan hadiah dan simbol untuk menunjukkan rasa perhatian terhadap orang yang kita sayang. Tak hanya di moment-moment spesial, cokelat juga hadir di setiap suasana dan tempat.

Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika sebagai minuman. Dilansir dari situs hungry.com, cokelat sudah diproduksi sejak 1900 SM. Masyarakat Mesoamericans kuno diduga turut andil dalam membudidayakan tanaman kakao untuk pertama kalinya. Tanaman kakao saat itu ditemukan di hutan hujan tropis Amerika saat sedang difermentasi. Biji kakao inilah yang kemudian dipanggang dan dibuat menjadi pasta dan dicampur dengan air, vanili, madu, cabai, serta aneka rempah hingga menjadi segelas minuman cokelat berbusa.

Saat itu, cokelat dikonsumsi sebagai minuman pahit bukan sesuatu yang manis seperti yang kita kenal saat ini. Cokelat lalu dibuat menjadi minuman menyegarkan untuk penambah suasana hati saat peradaban Olmec, Maya, dan Aztec. Saat peradaban ini, cokelat dipandang secara spiritual bahkan bangsa Maya menyembah dewa kakao secara sakral agar dilindungi penguasa. Di tahun 1500-an cokelat mulai masuk ke Spanyol lewat Hernan Cortes. Di Spanyol cokelat menjadi simbol kekayaan dan kekuasaan. Setelah Spanyol barulah cokelat masuk ke Eropa. Sejak itulah popularitas cokelat kian tersebar hingga ke seluruh dunia.

Dari sekian banyak jenis cokelat yang tersedia di pasaran, ada tiga jenis cokelat yang paling terkenal yaitu, dark chocolate, white chocolate, dan milk chocolate. Dark chocolate memiliki kandungan biji cokelat yang paling tinggi dan terbanyak yaitu minimal 70%. Kandungan gula dan lemak jenuh di dalam dark chocolate juga rendah. Sedangkan white chocolate memiliki kandungan biji cokelat hanya 33% dan sisanya adalah gula, susu, dan vanila. Dibandingkan dengan dark chocolate dan white chocolate, milk chocolate mengandung padatan kakao dan cocoa butter dengan jumlah lebih rendah, dan juga ada tambahan susu bubuk serta gula sehingga rasanya manis, enak, dan tidak terlalu pahit. Cokelat jenis milk chocolate ini yang paling banyak digemari oleh masyarakat, apalagi anak-anak.

Dalam perkembangannya, cokelat dapat dinikmati dalam beberapa adonan seperti minuman ataupun makanan. Kreasi makanan dan minuman dengan menggunakan bahan dasar cokelat tidak akan menghilangkan manfaat yang ada pada cokelat. Dan tahukah anda bahwa pada saat anda mengkonsumsi cokelat ada beberapa manfaat yang dapat anda rasakan. Apa saja itu?

> Kaya Akan Antioksidan
Cokelat merupakan sumber antioksidan yang punya peranan penting pada tubuh. Antioksidan bekerja untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak jaringan tubuh serta kulit. Jadi, dengan banyak mengkonsumsi cokelat hitam atau dark chocolate, kita akan terhindar dari penyakit berbahaya sekaligus memperlambat proses penuaan karena cokelat akan membuat kulit selalu muda. Untuk menambah manfaat cokelat, anda bisa membuat saus cokelat untuk buah-buahan seperti strawberry, cherry, atau pisang. Dengan begitu, rasa pahit pada cokelat ternetralisir dengan rasa manis dari buah-buahan.

> Meningkatkan Kesehatan Jantung
Senyawa flavonoid pada cokelat meningkatkan keelastisan pembuluh darah, maka dari itulah kolesterol tidak bisa menempel di dinding pembuluh darah arteri. Tak heran jika cokelat yang masuk ke dalam tubuh dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Minuman smoothie bisa anda jadikan pilihan tepat untuk menikmati cokelat hitam. Anda bisa membuat minuman yang kaya akan protein, kalsium, dan serat dengan mencampur bubuk kokoa tanpa pemanis, susu, yogurt, dan batang cokelat hitam menjadi satu minuman yang pas anda nikmati saat sarapan atau di waktu santai.

> Melindungi Kulit Dari Sinar Matahari
Senyawa bioaktif pada cokelat hitam sangat baik untuk kesehatan kulit. Senyawa yang disebut flavonol ini dapat melindungi kulit dari paparan jahat sinar UV, meningkatkan peredaran darah ke kulit, serta menjaga kulit tetap lembab dan elastis. Untuk anda yang banyak beraktivitas di luar ruangan, dengan makan banyak cokelat hitam, maka kulit akan terhindar dari kerusakan akibat sinar matahari dan mencegah kulit keriput.

> Meningkatkan Aktivitas Otak
Studi menyebutkan bahwa mereka yang mengonsumsi kokoa tinggi flavanol memiliki kelancaran peredaran darah ke otaknya. Secara signifikan, cokelat akan meningkatkan daya kognitif serta kemampuan verbal seseorang. Anda bisa membuat berbagai makanan penutup atau cemilan dari cokelat. Misalnya saja muffin, cookies, atau jika anda senang makan popcorn, anda bisa mencampurkan lelehan cokelat ke atas popcorn untuk santapan yang nikmat namun tetap menyehatkan.

> Menurunkan Berat Badan
Nah untuk anda yang sedang menjalani program diet sekaligus hidup sehat, cokelat hitam adalah cemilan sehat yang tepat. Cokelat hitam membantu mengurangi kadar ghrelin yang membuat kita merasa lapar. Itulah sebabnya, cokelat baik untuk pelengkap menu sarapan di pagi hari. Anda bisa menambahkan parutan cokelat hitam ke dalam sereal atau oatmeal panas untuk mengurangi nafsu makan dan menjaga kestabilan berat badan anda.

Please follow and like us: