Mahasiswa Asal Jakarta Memenangkan Dua Penghargaan Akademik

117
Verren Lo & UTS Provost & Wakil Presiden Andrew Parfitt
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Tiga mahasiswa dari Indonesia menerima hadiah karena meraih nilai tertinggi di University of Technology Sydney (UTS) Insearch di Sydney baru-baru ini.

UTS Insearch adalah jalur perguruan tinggi untuk UTS, universitas muda nomor 1 Australia yang baru-baru ini menggelar upacara Kelulusan khusus dan pemberian hadiah bagi para mahasiswanya yang unggul secara akademis.

Verren Lo, Bonfilio Joeng, dan Hansen Christian, ketiganya dari Indonesia, mendapatkan Outstanding Graduate Awards. Penghargaan ini untuk mengakui para mahasiswa yang telah mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dalam program mereka.

Verren, yang berasal dari Jakarta, mengatakan bahwa dia merasa luar biasa dapat memenangkan Outstanding Graduate Prize pada kelulusannya untuk UTS Foundation Studies. Hal itu tak lepas dari keberhasilan yang ia raih sebelumnya di semester pertama.

“Saya mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif 10 dari 10 di semester pertama, karena itu saya menerima Dean’s Merit Prize untuk UTS Foundation Studies,” kata Verren, yang telah mencapai puncak dari keseluruhan programnya setelah menyelesaikan semester terakhirnya.

“Rasanya luar biasa telah menjadi pemenang hadiah lagi karena saya selalu sangat menghargai pengalaman saya di UTS Insearch. Saya senang menjadi relawan mahasiswa dan menunjukan kepada calon mahasiswa kampus UTS yang indah.”

Pemenang hadiah UTS Insearch Verren Lo

Verren sekarang belajar Diploma IT di UTS Insearch dan berencana untuk belajar Sarjana S1 Sains dalam IT dengan jurusan Analisa Data.

“Saya ingin menjadi seorang analis data karena saya suka bercerita menggunakan data,” katanya.

Selain sebagai sukarelawan mahasiswa, Verren juga berpartisipasi dalam Program UTS Insearch Peer Mentoring. Ia dapat membantu mahasiswa IT lainnya untuk memastikan semua mahasiswa memiliki banyak bantuan dan dukungan.

“Setiap kelas diisi sekitar 20 mahasiswa dan saya juga bekerja dengan mahasiswa lainnya di dalam kelas karena pengajarnya tidak dapat berada di semua tempat sekaligus,” kata Verren.

Tujuan bantuan bimbingan dalam kelas adalah untuk memperjelas istilah, membantu mahasiswa dalam mempersiapkan tugas dan kegiatan kelas, memfasilitasi keterlibatan dan partisipasi kelas, serta memudahkan para mahasiswa untuk nyaman mengajukan pertanyaan, selain juga mencari dukungan atas studi mereka. [IM]

Please follow and like us:
Loading...