Kue Cubit

310
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Kue cubit adalah kue yang bentuknya mungil yang awalnya populer di Jakarta. Kue cubit biasanya dijajakan oleh pedagang kaki lima di depan sekolah, pasar atau pusat keramaian lainnya. Dinamakan kue cubit karena untuk mengambil kue yang sudah matang dari cetakan, digunakan alat seperti pengait sehingga kuenya seakan dicubit pengait oleh si abang penjualnya hehehe. Saya sendiri tidak punya alat pengait tersebut, jadi cukup diambil menggunakan tusuk sate aja.

Bahan:
3 butir telur
150 gr gula pasir
50 gr margarin, lelehkan
1/2 sdt vanilla bubuk
200 ml susu (atau air)
300 gr tepung terigu serbaguna
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt garam
Meises secukupnya

Cara Membuat:
1. Campur dan ayak tepung terigu, baking powder dan garam. Sisihkan.
2. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang, kemudian masukkan vanilla bubuk. Kocok rata.
3. Masukkan campuran terigu, aduk perlahan hingga rata atau bisa juga dikocok menggunakan mixer kecepatan rendah.
4. Masukkan margarin leleh dan susu. Aduk hingga rata.
5. Tutup adonan dengan lap bersih dan diamkan selama kurang lebih 30 menit.
6. Panaskan cetakan kue cubit, oles margarin tipis-tipis dan tuang adonan hingga 3/4 tinggi cetakan. Tutup cetakan.
7. Setelah 1/2 matang, taburi dengan meises dan lanjutkan memasak hingga matang.
8. Angkat kue cubit dan hidangkan hangat.

foto-ibu-nina-dapurResep dan Photo:
“Bunda Nina” (Agustina Dwi K)

Website:
http://catatan-nina.blogspot.com.au

Please follow and like us: