Kentut Berbau? Coba deh Kurangi Makanan-Makanan Ini!

402
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Ih, bau! Sebagian dari kita mungkin pernah berada di posisi itu. Entah sebagai tertuduh maupun orang yang menuduh, ketika mendapati orang ataupun diri sendiri tak sengaja mengeluarkan gas berbau tak sedap dari dalam tubuh. Ini hal yang normal. Pasalnya semua orang pasti pernah kentut, dan hampir semua orang pula mengeluarkan kentut berbau tak sedap, jika tidak ingin dibilang busuk.

Ini sebenarnya sah-sah saja, mengingat kentut itu sendiri pada dasarnya merupakan sebuah cara alami tubuh untuk membuang limbah atau kotoran dalam bentuk gas. Nah, yang namanya limbah atau kotoran ya hampir pasti bau, meski ada juga yang tidak. Namun, kentut yang berbau tentu tidak datang tanpa sebab. Ini tak lain lantaran adanya kandungan hidrogen sulfida (sulfur) dan zat merkaptan, yang mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur sulfida dan merkaptan yang diproduksi oleh bakteri dalam perut, maka makin berbau pula kentut kita.

Banyak faktor yang menyebabkan kentut berbau busuk, salah satu yang paling umum adalah makanan. Nah, mau tahu makanan apa saja yang bisa membuat kentut kita berbau tak sedap? Check this out!

1. Daging sapi
Ini terjadi tak hanya karena daging sapi mengandung enzim yang menimbulkan bau busuk pada gas setelah dicerna dari dalam tubuh, tetapi juga karena daging sapi juga kaya akan kandungan metionin, semacam sulfur yang terdiri dari asam amino. Saat kandungan zat tersebut sudah melewati saluran pencernaan, ia akan memproduksi bau kentut yang sangat menyengat sehingga gas yang dikeluarkan pada kentut juga berbau tidak sedap.

2. Kembang kol
Siapa sangka kalau zat gula rafinosa yang ada didalam kembang kol ternyata menjadi makanan untuk bakteri dalam usus besar. Alhasil, bakteri dalam usus itu juga dapat mengeluarkan serta meningkatkan gas yang juga menyumbangkan aroma tak sedap pada kentut.

3. Ubi jalar
Bukan rahasia lagi jika ubi jalar bisa membuat kentut seseorang berbau. Ini karena beberapa jenis gula oligosakarida – stakiosa, rafinosa, dan verbaskosa yang ada di dalamnya, yang memang tidak dapat dicerna oleh sistem percernaan akibat tidak adanya enzim galaktosidase. Jika kita mengkonsumsi ketela alias ubi jalar, maka akan dicerna oleh bakteri pada usus bagian bawah. Alhasil, senyawa berbau tidak sedap akan dihasilkan dari usus tersebut.

4. Bawang
Tanaman yang satu ini diketahui mengandung zat fruktosa yang tinggi sehingga menghasilkan kotoran pencernaan yang kotor dan berakibat aroma busuk pada bau kentut. Selain itu, bawang juga bisa memicu masalah seperti perut kembung dan irritable bowel syndrome yang berbahaya bagi usus besar, hingga memicu tak hanya bau mulut ataupun bau keringat, tetapi juga kentut yang bau.

 

Please follow and like us:
Loading...