| 26-07-2010 17:51:11 Ternyata Indonesia! |
Hari gini, masih saja ada yang belum tahu kalau produk-produk di bawah ini ternyata asli buatan Indonesia. Entah karena terlalu keren atau terlalu ‘mendunia’, mereka pikir itu produk impor. Eeeh… ternyata Indonesia!
J.Co Donuts and Coffee Wah, pasti banyak yang doyannn makan produk donat ini. Soal rasa, tidak usah ditanya. Outlet-nya pun sudah melanglang buana ke negara lain. Dilihat dari interior dan display gerainya, banyak orang ‘menebak’ J.Co adalah produk franchise dari luar negeri. Ternyata eh ternyata… produk ini asli buatan Indonesia loh. Bahkan lambang J.Co adalah burung merak! Johnny Andrean, sang pemilik, memilih burung merak agar J.Co memiliki khas Indonesia. Lucunya, sampai sekarang masih banyak orang (bahkan orang Indo itu sendiri!) yang mengira bahwa J.Co adalah produk ‘bule’.
Banyak orang bilang kalau celana jeans merk LEA adalah buatan luar negeri. Maklum, kualitas bahannya sangat bagus. Model iklan mereka pun selalu orang-orang asing. Padahal, aslinya Lea adalah produk Indonesia dengan kantor pusat yang terletak di Jakarta Barat. Sales Manager PT Lea Sanent, Didiek Agus, menejlaskan bahwa strategi iklan dengan model orang ‘bule’ adalah untuk menarik minat pembeli di Indonesia dan luar negeri. “Terbukti kalau produk kami laku dijual di pasaran Indonesia dan dunia,” tutur Didiek.
Polygon ada di Singapura, Jepang, Korea, Republik Ceko, bahkan Australia. Tapi, kalau ditanyakan dari manakah asalnya? Hmm, pastinya belum pada tau nih. Polygon itu berasal dari Indonesia, tepatnya di Sidoarjo, Jawa Timur. Biarpun buatan Indonesia, Polygon dibuat dengan kesungguhan dan perhatian mendalam akan fungsi yang tepat dan signifikan dari setiap sepeda. Kualitas internasional inilah yang kemudian membawa namanya ke dunia internasional.
Merk Polytron sudah akrab bagi orang Indonesia sejak lama. Namun selama itu pula mereka mengira Polytron adalah produk Jepang! Polytron ini asli buatan Indonesia. Mampir saja ke kota Kudus dan Semarang, Jawa Tengah. Di sanalah pabrik resmi pembuatan Polytron yang kemudian didistribusikan ke berbagai negara.
Byon dan Xyrex Urusan komputer, Indonesia tidak mau kalah. Notebook yang semakin merajalela tidak lagi dikuasai merk luar seperti Acer, Toshiba, Dell, HP, atau Asus. Kini ada Byon dan Xyrex yang sudah memasarkan produknya ke negara-negara tetangga. Dari segi harga, kedua merk ini jelas lebih terjangkau. Kualitasnya pun terjaga dan mumpuni. Kini banyak penggunaan notebook dan komputer buatan lokal sudah merambah hingga ke orang-orang asing yang beraktivitas di Indonesia.
Namanya sih Amerika banget, tapi yang buat ternyata orang Indonesia loh. Budi Hamidjaja mendirikan California Fried Chicken (CFC) pada tahun 1988, lantaran melihat prospek restoran siap saji sangat bagus di Indonesia. Usai dibuka, CFC mampu menjadi restoran ayam nomor 1 di Indonesia. Nama ‘bule’ CFC sendiri sengaja dipilih untuk menarik minat masyarakat yang pada tahun tersebut sangat menyukai barang-barang yang berbau asing. (Haris) |

Lea
Polygon
Polytron
California Fried Chicken






