Indonesia Business Summit di Canberra

13
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Kegiatan Indonesia Business Summit yang dilaksanakan pada 13 November lalu telah berjalan dengan sukses. Acara yang diadakan atas kerjasama KBRI di Canberra dan IIPC Sydney diadakan di National Convention Center, Canberra.

Acara berlangsung dalam beberapa sesi, yang pertama adalah sesi keynote speech dimana semua hadirin berkumpul dalam satu ruangan, kemudian dilanjutkan dengan sesi panel yang dibagi menjadi dua acara dengan topik yang berbeda. Sesi one-on-one meeting dengan investor yang sudah memiliki minat berinvestasi di Indonesia serta business luncheon, yaitu kegiatan makan siang sambil mendengarkan paparan serta Investment clinic.

Acara dibuka dengan sambutan dari Deputy Chief of Mission KJRI Canberra sebagai perwakilan dari Bapak Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia yang menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Australia kini sudah semakin membaik dan pentingnya agar hubungan kedua negara untuk lebih ditingkatkan. Disusul kemudian oleh keynote speech dari Deputi Promosi Investasi BKPM, Bapak Himawan Hariyoga yang mewakili kepala BKPM.

canberra2

Dalam kesempatan itu, Menteri perdagangan dan Investasi Australia menyampaikan bahwa saat ini hanya ada 250 pelaku usaha dari Australia di Indonesia, sedangkan di negara dengan jarak yang lebih jauh seperti Dubai, terdapat lebih banyak pelaku usaha dari Australia. Pihaknya menargetkan akan ada lebih dari 1000 pelaku usaha Australia di Indonesia, dimana kunjungan ke Indonesia bersama dengan lebih dari 100 calon investor ke Indonesia akan menjadi trade mission terbesar yang pernah Australia lakukan ke Indonesia.

Dalam acara ini dilakukan suatu proses hubungan bisnis yang nyata dengan adanya penandatanganan MoU Sister Port antara PT Pelindo II dengan Port of Townsville (Badan Usaha Milik Pemerintah Queensland Australia).

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi panelis bersama beberapa pembicara ternama seperti Bruce Gosper, CEO Austrade. BKPM sendiri dalam sesi one-on-one meeting mencatat minat investasi dari beberapa investor di Australia dalam sektor perkapalan, port, serta industri manufaktur cat.

Beberapa Gubernur yang hadir antara lain Gubernur Lampung, Gubernur Jawa Timur, dan Gubernur Banten. Gubernur Banten juga sempat menyampaikan paparannya tentang potensi investasi di Banten.

Acara berlangsung sukses dihadiri lebih dari 200 orang tamu undangan yang terdiri dari berbagai kalangan bisnis dan juga pemerintah Australia.

canberra1

Please follow and like us: