Gunakan Tisu Sebagai Tatakan Toilet Ternyata Berbahaya

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Toilet umum, sebagus apapun tampilannya, tidak akan pernah membuat orang merasa tentram saat menggunakannya. Ada saja kekhawatiran yang datang, dan yang paling utama adalah terkait kebersihan. Alasannya sederhana, toilet umum, apalagi toilet duduk, logikanya pasti telah diduduki oleh banyak orang bukan? Sehingga wajar saja jika kita merasa risih. Kita tentu tidak ingin terkena berbagai macam bakteri, kuman, atau bahkan sumber penyakit lain dari orang lain. Nah, dalam situasi seperti inilah biasanya kita mencari tisu untuk ditempelkan pada dudukan toilet, sebelum akhirnya bisa gunakan. Lantas, efektifkah cara ini?

Usut punya usut, ternyata tidak. Memang, bukan dalam artian tidak boleh, apalagi dilarang. Sebaliknya, menempelkan tisu di atas dudukan toilet ternyata tidaklah diperlukan, jika memang yang ingin kita hindari adalah kuman. Menurut pakar kesehatan, dudukan toilet pada dasarnya telah dirancang sedemikian rupa sehingga menjadi produk yang anti kuman. Hal ini terbukti dari bentuknya yang cenderung bulat dan melengkung dengan tekstur yang cukup halus. Konon, bentuk dan tekstur seperti ini diyakini mampu mencegah penyebaran atau penularan kuman dengan baik. Tak hanya itu, sebagian besar kuman yang ada di toilet pun ternyata tidak mampu berkembang biak sehingga walaupun kita duduk di atasnya, yang terjadi adalah kuman hanya akan menempel saja dan bukannya memberikan masalah kesehatan yang berarti.

Nah, yang justru mengejutkan di sini adalah penggunaan tisu di atas dudukan toilet itu sendiri, yang konon katanya malah bisa menjadi tempat dimana bakteri bersarang. Karena alasan inilah tisu juga tidak disarankan untuk digunakan sebagai alat penyeka wajah, hidung, atau bahkan bibir lantaran memungkinkan berbagai kuman penyakit masuk. Jadi, daripada repot mencari-cari tisu saat berada di toilet, ada baiknya kita rajin membersihkan badan, khususnya mencuci tangan sebelum makan atau setelah menggunakan toilet agar terbebas dari berbagai kuman dan bakteri penyebab penyakit.

Untuk diketahui, toilet sendiri, yang oleh sebagian orang, mungkin termasuk kalian, dianggap sebagai tempat paling kotor yang membawa kuman, sejatinya disebutkan dalam sebuah studi, masih lebih baik ketimbang wastafel dapur dan spons yang biasa kalian gunakan untuk mencuci piring. Kedua hal ini, disebut para ahli memiliki lebih banyak kuman.

Please follow and like us: