Cara Bijak Bermedia Sosial

137
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

Beda zaman, beda media sosialnya, beda pula cara mainnya.

Di tengah makin mudahnya mengakses informasi lewat media sosial, tentu timbul juga efek-efek negatif sebagai akibatnya. Hoax, atau berita bohong, yang berujung pada konflik kini sudah sampai pada tingkat politik negara, bukan lagi antar kakak-adik. Oleh sebabnya, kita harus tahu “main mesdos” yang aman dan nyaman.

Cek Filter Pertemanan
Hampir semua media sosial memiliki fitur untuk menyaring profil orang-orang yang dapat kita undang sebagai teman atau mengikuti dia. Misalnya, di Instagram, Anda bisa mengaktifkan moda “private”, yang membatasi informasi yang dapat diakses publik tentang dirimu.

Pikir Serius Sebelum Bikin Status
Sepertinya, kok, sederhana, ya. Tapi, hei, mulutmu adalah harimaumu. Jadi, hati-hati sebelum ketak-ketik bikin status di medsosmu. Semua konflik yang bersumber dari medsos umumnya berhilir dari status. Bisa saja, kan, status kamu dapat menyinggung bahkan menyakiti atau terang terangan menyerang perasaan orang lain. Nggak asik! Sebelum berurusan dengan hukum, pikirkan baik-baik terlebih dahulu hal ini: apa yang ingin ditulis, apa tujuan tulisan itu, dan perkiraan dampaknya.

Privacy, Please!
Memberikan informasi tentang identitas diri sepertinya tak berbahaya. Waduh, salah sekali. Di dunia maya, semua informasi dapat “digoreng” sedemikin rupa sehingga informasi pribadi dapat terbuka di mana-mana. Tak ada rahasia begitu akun kita terbuka! Pendeknya begini, semua yang bersifat pribadi (nomor hape, alamat rumah, tanggal lahir, nama ibu) adalah rahasia kamu dan kata kuncimu saja! Jangan mempermudah kejahatan cyber!

Sharing is Caring

Cek ricek semua konten yang “main” di linismasa kamu. Tidak semua konten baik dan berguna, meskipun mungkin hampir semuanya menghibur. Kita harus ikut bertanggung jawab terhadap konten-konten (gambar, tuisan, video) yang akan kita bagikan kepada teman-teman medsos kita, karena sejatinya, tidak semuanya kita mengenal dengan sangat baik. Perhatikanlah muatan konten tersebut, jika mengandung hal-hal negatif (SARA, propaganda, pornografi, ujaran kebencian, kekerasan, body shamming, dan lainnya), sebaiknya stop di diri kita saja. [IM]

Please follow and like us:
Loading...